
dua jam berlalu,Winona berjalan didampingi asisten pribadinya dan juga sekretarisnya,ia mendatangi tempat mario juga tim manajemen nya berkumpul di suatu ruang rapat tersedia.
"maaf saya terlambat..." ucap Winona kemudian duduk ditempat singgah sana nya.
"tidak apa-apa bu nona..." ucap pemilik agensi Mario
Mario memandang Winona terkejut,ia tak mengetahui jika yang akan menjadi partner bisnis nya adalah Winona.apakah Winona sengaja untuk merekrutnya hanya ingin berbalas dendam lagi.
"kita mulai rapat ini..." ucap winona singkat
semua orang berkumpul dan memberikan persyaratan persetujuan juga hak-hak yang akan diberikan kepada sang iconis produk itu.
ketika tatapan mata orang lain akan fokus kepada berkas-berkas yang tersedia, Mario hanya bisa berfokus kepada Winona,dia melihat raut wajah wanita yang telah mengisi hatinya sampai saat ini.lemah ketika dia akan berhadapan dengan Winona,tak dipungkiri pesona Winona membuat dirinya kehilangan jati dirinya.
Mario mencoba mengubah pola pikirnya berkali-kali,saat ini Winona yang ada didepannya adalah Winona yang tetap sama,wanita yang tidak akan pernah mengenal cinta.wanita Ambisius adalah hal yang digambarkan oleh Mario untuk saat ini.
"baiklah rapat telah selesai...jadi semoga kerja sama kita berjalan lancar..."
"bisa kita mengambil foto bu Nona..." ucap salah satu tim manajemen Mario.
Winona mengangguk dan tersenyum,ia kemudian diarahkan untuk berdiri berdampingan dengan Mario, semua tim manajemen juga asisten serta sekretaris dan salah satu manager di perusahaan Winona ikut berfoto.ada 10 orang yang berfoto untuk mengabadikan kerja sama ini.
Winona merasa kikuk dengan situasi ini, berdampingan dengan mario, nampak ia sangat tegang dan gugup.
Mario kemudian meraih pinggang Winona dalam diam tanpa sepengetahuan orang-orang disejajarannya.
Winona spontan menoleh sambil melotot kaget kearah Mario,tapi Mario tak menggubrisnya,dia hanya melirik Winona sekilas dan kembali kearah depan kamera.
Winona mencoba menguasai dirinya dan kembali memandang kearah kamera.foto telah terjepret berkali-kali.membuat suasana tidak ada lagi kecanggungan.
setelah bersua foto , Mario juga tim telah berpamitan pergi, setelah rombongan manajemen mario juga beberapa staff dari perusahaan yang menaungi Mario pergi Winona Hanya membuang nafasnya kasar.
"bu Nona tidak apa-apa..???" tanya asisten Winona
"tidak...kau boleh persiapkan meeting selanjutnya..."
"baik bu..."
saat tangan seseorang telah memeluknya dari belakang, sontak Winona kaget dan menoleh kearah belakang punggung nya.
"Mmmma...riio??"
"diamlah.... sebentar saja .." ucap Mario membisikkan ketelinga Winona.
Winona yang merasa tindakan mario begitu tidak sopan kepada nya karena saat ini mereka tidak menjalin hubungan apapun.
"lepaskan!!!!" ucap Winona mengurai pelukan Mario
tapi Mario tetap saja memeluknya,malah Mario meremas kedua aset Winona.
"kau sedang melecehkan aku...!!! lepaskan atau aku akan teriak...!!!,"
"teriaklah!!!!aku akan senang... karena orang lain bisa melihat dengan jelas apa yang akan kita lakukan..." ucap mario dengan memutar tubuh Winona menghadap kearah nya.
"app...pa yang akan kau lakukan!!!" ucap Winona dengan gugup
"kau sengaja mengatur rencana ini..agar aku bekerja sama denganmu..dan kau sengaja mempermainkan ku untuk menunggu mu hampir 2jam...bukan 10 menit lagi seperti yang kamu sampaikan kepada sekretaris mu??" ucap Mario dengan datar
"aku tidak pernah sekali pun untuk menyuruh mu untuk menyetujui kerja sama ini, karena proyek ini ada sebelum aku pulang dari Belanda,...!!!" tegas Winona
"lalu kau menyuruh Tommy untuk mempertahankan ku iya begitu..agar kau tak seburuk itu di depan semua orang?...2jam aku menunggu untuk rapat tadi...kau pikir aku seorang artis yang tidak memiliki waktu dan sedang menganggur..atau aku hanya artis kaleng-kaleng buat mu!!!"
"aku sangat sibuk untuk urusan seperti ini!!!ini bukan pekerjaan ku . melainkan Tommy!!! tapi tim manajemen kalian mengajukan rapat ini lebih awal dari jadwal yang telah ditentukan ... siapa yang butuh...aku atau dirimu???"
"kau benar-benar tidak pernah berubah!!! kau masih sama dengan yang dulu... Winona yang aku kenal,penuh dengan arogannya...aku bisa menerima ketika kau memperalat ku menjadi target rencana mu...tapi aku tidak akan tinggal diam kalau kau mempermainkan karier yang sudah aku bangun Dengan perjuangan ku sendiri!!!" ucap Mario dengan mata yang menekan
Winona menahan sesak saat mario berbicara 'perjuangan membangun karir nya sendiri ' seakan dia begitu jahat.
Mario melepaskan pelukannya kepada Winona,ia kemudian melangkah pergi, Winona kemudian lunglai hingga terduduk dilantai,air mata terbendung dimata indahnya
tuhkaaann..gengs...mau mesra-mesraan gak jadi.. Mario marah, ternyata sama Winona 😥aku kira bakal kangen-kangenan...
Instagram eunhyeayu90