WINONA'S LIFE

WINONA'S LIFE
episode 67



"ibu...ayah..kalian pulang lah...," ucap Mario


"apa???pulang???" ucap shock bu reva atas tindakan Mario yang menurutnya tidak sopan itu


pak Andreas berdiri kearah Mario "anak siapa yang ada didalam kamar mu...saat ini..??" ucap pak Andreas.


Mario membuang nafasnya kasar, seperti nya dia harus mengatakan sejujurnya.


"mereka adalah anak-anak ku..." tegas Mario


bu Reva juga pak Andreas terlihat sangat shock dengan pengakuan Mario,


"kau jangan bercanda... wanita itu mungkin sekarang memiliki rencana buruk untuk mencoba mengikatmu...dia itu seperti rubah!!!belum tentu mereka adalah anak-anak mu mario!!sadarlah .." ucap bu Reva yang sangat marah dengan pengakuan Mario


"ibu!!!!" ucap Mario dengan nada keras


"kau berani berbicara keras kepada ku hanya karena wanita itu dan anak-anak palsunya??"


"cukup ibu!!! mereka ada anak-anak ku!!!"


pak Andreas yang sedari tadi menyaksikan perdebatan istri dan juga anaknya,merasa sangat kesal dan pergi meninggalkan apartemen Mario,


Mario melihat kepergian ayahnya yang tampak kesal dengan pergi meninggalkan apartemen nya.ibunya melirik mario dengan tatapan tajamnya


"satu hal kau ingat Mario!!!ibu tidak akan membiarkan wanita licik itu menjatuhkan keluarga kita lagi!!!ibu tidak akan mengakui anak-anak itu menjadi cucu ibu!!!" ucap bu Reva dengan melenggang pergi.


Mario mengusap wajahnya kasar, persoalan kedua orang tuanya ternyata lebih rumit dari yang ia bayangkan.seandainya kedua orang tuanya melihat wajah Marco, mungkin mereka akan menyadari jika kedua anaknya adalah darah dagingnya.


Winona didalam kamar mandi membasuh wajahnya sehabis menangis, perkataan ibunya Mario terdengar jelas ditelinganya.entah mengapa dirinya begitu bodoh dengan keadaan ini.


setelah puas menangis Winona keluar dari kamar mandi,di depan kamar mandi sedang berdiri sosok Mario yang menunggu nya.


Winona memandang tajam kearah Mario dan mendaratkan sebuah tamparan keras di pipi Mario,


plakkkk


"itu untuk perbuatan menjijikan yang kau lakukan tadii!!!aku tidak akan membiarkan itu terjadi lagi!!! Mario!!! aku sangat membencimu!!!"


Mario terdiam,ia menyadari hal itu dan merasa dirinya memang bersalah karena melakukan pelecehan kepada Winona,


Winona pergi membangun kan kedua anaknya,


"marco...mara.... sayang..mama sudah menjemput kalian...ayo kita pulang..."


marco mengucek matanya dan melihat kearah mamanya , "mama...mama sudah pulang bekerja..."


"iya sayang..kita pulang ya..." ucap Winona lembut


"iya ma..." ucap marco kemudian dia melihat kearah Mario yang diam dan berdiri.


"mara....bangun sayang..." ucap Winona


"iiyyaa ma..." ucap anak gadis yang mencoba untuk menyadarkan diri dari kantuknya.


"Marco.. bantu adik mu bangun..mama akan mengemasi barang kalian..." ucap Winona yang membereskan tas sekolah kedua anaknya.


Mario kemudian melangkah menuju Winona dan membantu nya berkemas.winona menoleh kearah Mario,ia melihat Mario terdiam dan membantu mengepak tas mereka.


setelah selesai berkemas,mario berjalan keluar dari apartemen dengan menggendong Mara sedangkan tangn kanannya menggandeng Marco.sedangkan Winona dibelakang Mario dengan membawa kedua tas anaknya,


setelah tiba di lobby hotel,para wartawan telah menunggunya,sorot kamera mengarah kepada merek, Mario panik dengan situasi ini.


Winona juga terlihat panik dan mencari masker anak nya ditas mereka masing-masing, Winona memakai kan masker untuk marco, sedangkan Mario memakai kan masker untuk Mara


setelah selesai, Mario melepaskan maskernya dan memakaikannya ke Winona, Winona terperanjat dan melihat kearah Mario.


"kau tak usah takut...aku akan melindungi kalian...tetap berada di belakang punggung ku..." ucap Mario kemudian menggendong mara.sembari menggandeng tangan Marco.


mereka sudah mendekati wartawan,lampu flash dari banyaknya kamera wartawan yang bersiaga dilobby, security apartemen pun sampai kewalahan menghadang.


"mario??siapa mereka??"


"mario...apa mereka adalah Keluarga mu"


"Mario??apa wanita ini adalah kekasih barumu??"


"kau sedang memacari seorang janda??"


Mario berjalan dengan cepat menerobos wartawan.winona menggendong Marco dan berjalan dengan menyembunyikan wajahnya dibalik punggung Mario.


mereka berdua berjalan dengan cepat menjauh kearah basemen.sedangkan security berhasil menghalau wartawan agar tidak bisa mengejar mereka.


sesampainya di basemen tempat parkir Mario membuka mobilnya dan menyuruh masuk.


"Marco dan mara...kaliwn masuk kedalam..."


kedua anak itu menurut dan masuk, mereka begitu terkejut dengan para awak media yang memotret mereka.banyaknya wartawan yang mengerubungi mereka tadi membuat mereka bertanya-tanya apakah mereka melakukan kesalahan.dan siapa sebenarnya paman yang bersamanya sekarang.


"masuklah..nona..aku akan mengantarkan kalian pulang..." ucap Mario yang membuka kan pintu mobil nya


Winona menurut dan masuk kedalam.mario kemudian menutup pintu dan beralih kearah kemudi.mobil mereka melaju kencang kearah luar apartemen.


di jalan keheningan begitu tercipta, suasana malam hari dan ac yang menyala tak membuat suasana didalam mobil menjadi dingin.


"apa kalian tidak ingin menjelaskan sesuatu??" ucap Marco memecahkan keheningan.


mara menarik baju kakak nya agar berhenti berbicara,mara begitu takut dengan ekspresi kedua orang dewasa didepannya itu.


"suatu fakta yang tidak kalian ketahui... sebenarnya aku ..." ucap Mario


"kalian diamlah ..mama akan menjelaskan semuanya ketika kita sampai di hotel..." putus Winona.


Mario menoleh sekilas kearah Winona," aku adalah papa kalian....mama mu tidak mengakui keberadaan ku...kalian tahu.. . begitu kejamnya mama kalian... telah memisahkan aku dan kalian selama ini...??"


Marco dan mara terkejut dengan pengakuan pria dewasa didepannya,


"Mario!!!" ucap Winona


"kenapa??aku ingin anak-anak ku mengetahui sebenarnya... mereka adalah anak kandung ku...!!" ucap Mario


"benarkah seperti itu...jadi..paman adalah papaku??" ucap mara yang terlihat terharu.mara Begi menyukai sosok Mario,dan sekarang kenyataan baru jika paman tampan nya ini adalah papa kandung nya.


"iya mara sayang... sekarang kamu bisa panggil aku papa..."


"papa....??mara.. sangat bahagia....kak Marco....kita punya papa" ucap mara dengan mata berbinar-binar.


Marco terdiam dan tak menjawab, dirinya mungkin berbeda dengan adiknya yang gampang sekali terbawa suasana,tapu saat ini dia tidak ingin menunjukkan sikap itu.marco ingin melihat ketulusan dari mario yang mengaku sebagai papanya itu.


wahh... Marco....???kayaknya marco belum menerima kenyataan deh gengs....hmmm.. gimana episode selanjutnya ya...yukkk..jgn lupa vote dan likenya ya...🙃😳😳


Instagram eunhyeayu90