
"boleh aku membukanya..."tanya pak Andreas kepada Winona
"boleh..."ucap Winona dengan senyuman
Mario hanya memperhatikan gerak gerik Winona yang tampak tak biasanya, senyuman itu, senyum manis Winona menghiasi wajah cantiknya.
pak Andreas membuka kotak itu,dan melihat bolpoin berwarna gold dengan desain yang elegan dan dinamis, bolpoin itu terkesan sangat mahal dan mewah.
"wauu.. ini bagus sekali..."ucap pak Andreas senang melihat bolpoin itu
"semoga anda menyukainya..."kata Winona
"sejak 10 tahun aku memburu bolpoin dengan desain seperti ini..tapi sayang sekali... bolpoin yang hanya terjual 7buah di dunia ini tak bisa kubeli karena kalah cepat dengan pebisnis lain... sekali lagi.. terimakasih" ucap pak Andreas dengan mata berbinar
Winona tersenyum lagi,ia melirik sekilas kearah Bu Reva yang terlihat dongkol karena pujian yang dilontarkan suaminya kepada Winona
"bagaimana kau mendapatkan bolpoin Desain langka seperti ini..."
"aku memiliki kenalan seorang kolektor barang antik... beliau memiliki ini dan kebetulan menawarkan nya kepada ku .. rencananya akan aku berikan kepada Mario....tapi sepertinya...mario tidak cocok memilikinya... karena dia seorang aktor..jadi aku berikan ini kepada anda...,"
"aahhh .iya..iya .betulll..itu keputusan yang tepat...kemarilah ...aku juga memiliki hadiah spesial untuk calon menantu ku. ."ucap pak Andreas dengan wajah sumringah nya mengajak Winona mengikuti langkahnya
Mario hanya dibuat ternganga dengan pemandangan didepannya.ayahnya begitu sangat menyukai Winona.
"kekasih mu itu sangat pintar mengambil hati ayahmu... dia sangat pandai berakting!!!"
Mario menoleh ke ibunya yang memandang Winona dengan wajah yang tak sangat menyukainya.
"berpikirlah positif bu... jangan berprasangka buruk..."
"feeling ibu tidak baik Mario....gadis itu bukan orang baik-baik!!!dia memiliki rencana jahat di kepalanya..."
Mario membuang nafasnya kasar, "ibu... jangan berlebihan...dia tidak seburuk itu"
"kau ini benar-benar sudah masuk ke perangkap olehnya...!!!" ucap Bu Reva meninggalkan Mario.
Irene menghampiri kakak nya,ia sempat melihat kakaknya yang sedang berdebat dengan ibunya tadi tapi ia takut untuk mendekat karena tak mau ikut-ikutan kena omel ibunya.
"ibu kenapa kak??"
"ibu seperti biasa.. tidak menyukai seseorang yang mengambil perhatian ayah..."
"seperti nya cinta kakak akan berat jika ibu selalu menolak kehadiran Winona..."
Mario hanya bisa tersenyum getir, bagaimana bisa itu disebut cinta jika mereka tak saling mencintai.
disatu sisi pak Andreas sedang memberikan sebuah paper bag kepada Winona.ia menerima nya,
"apa ini??" tanya Winona
"bukalah...,"
Winona mencoba membuka paper bag itu dan mendapatkan scarf dengan merek terkenal.
"wah...ini .."
Winona tersenyum manis, saat ini dia hanya bisa berakting dengan menunjukkan kepolosannya.
"aku juga berharap seperti itu..." ucap menerawang Winona
"ada apa...apa Mario belum mengajakmu menikah??"
"belum..."
"aahh .. anak itu ... jangan khawatir...aku akan membuat Mario segera menikahimu.."
Winona hanya menanggapi nya dengan senyuman
tiba saatnya,di pagelaran acara inti yaitu sambutan dari pak Andreas.
pak Andreas berjalan dengan gagah menuju panggung megah yang tersedia.
"selamat malam semuanya, selamat datang untuk kolega-kolega ku yang menyempatkan diri untuk hadir, tokoh-tokoh penting dikota ini, juga anggota keluarga Andreas dan tamu undangan semuanya yang berbahagia... terimakasih telah menyempatkan hadir di acara ulang tahun Andreas group yang ke 25 tahun... sebelumnya saya akan menyampaikan sedikit cerita... berdirinya Andreas group sampai ke posisi sekarang..."
Winona dan Mario duduk di kursi VVIP di bagian depan, tidak ada obrolan diantara mario dan juga Winona mereka sama-sama diam dan menyimak sambutan dari pak Andreas dengan seksama.
"..............." (beberapa sambutan yang berbasa-basi versi pak Andreas)
"ditahun ke 15 ada sedikit kendala dalam perusahaan ku... seorang partner kerjaku yang sudah bertahun-tahun menjadi sahabat ku ... (pak Andreas diam sejenak dan melanjutkan perkataannya) semoga dia diampuni segala dosanya oleh Tuhan dan ditempatkan yang layak disisi-Nya., maksud ku.... dia membuatku sadar jika sedekat apapun aku dengan seseorang...aku tidak boleh mempercayakan apapun kepadanya..pada dasarnya kita.... tidak tahu maksud tersembunyi dalam pikirannya " ucap pak Andreas
tiba-tiba layar dibelakang podium menampilkan foto Candra Solomon dan istri serta bayi kecil digendongnya,juga pak Andreas di sisi kiri Candra Solomon.
Winona langsung melotot kaget, bagaimana bisa foto ayah dan ibunya ditampilkan di layar yang berukuran besar itu.jantungnya kini berdetak dengan cepat,ia baru mengetahui jika pak Andreas sedari tadi membicarakan sang ayah, tangan Winona menggenggam menahan amarahnya.keringat dingi kini sudah menjadi satu dengan wajah cantik yang kini memucat.
"ini foto pertemanan kami.... banyak sekali foto-foto kami berdua..tapi ini yang paling berkesan untuk ku .... karena ini pertama kalinya aku dipertemukan oleh istri dan juga bayi perempuannya...tapi ...itu tidak lah lama ...9tahun kemudian... pertemanan kami dinodai oleh keserakahan dirinya... perusahaan ku hampir saja failed... tapi itu tidak lah lama ... Tuhan benar-benar adil... orang yang bersalah akan selalu kalah .. sahabat ku ... semoga engkau tenang di surga..."
Winona menetes kan air matanya,ia merasa pak Andreas sedang menghakimi ayahnya yang kini telah tiada, padahal ayahnya meninggal karena ulah pak Andreas yang sengaja mencelakainya, dendam dan Amarah kian membuncah di titik didih darah winona saat ini.
Mario memejamkan matanya menahan kesal kepada ayahnya, bagaimana bisa ayahnya akan mengumbar aib seperti itu di ulang tahun perusahaan.
respon positif diberikan oleh para tamu undangan, karena mereka berpikir jika pak Andreas adalah orang yang tulus dalam berteman dan mau mau memaafkan segala kesalahan yang diperbuat oleh temannya.
Winona yang merasa tidak bisa menahan emosi , karena suara tepuk tangan para undangan yang memiliki simpati dengan pidato pak Andreas kemudian berdiri dan meninggalkan tempat.
mario sontak menoleh kearah Winona yang berjalan cepat menjauh dari tempat pesta.mario kemudian berdiri dan mengejar Winona.
Winona sudah sampai di dalam lift dan akan menekan tombol turun ke lantai lobby,tapi Mario tiba-tiba masuk dan menekan tombol itu.mario dengan wajah yang pucat dan air mata yang menggenang diwajahnya tak luput dari pandangan Mario.
"kamu .... ada apa???apa yang sebenarnya terjadi??" tanya Mario dengan ekspresi kecurigaan
"aku sedang tidak enak badan...aku butuh istirahat..." ucap Winona dengan menahan air matanya
ia benar-benar ingin berteriak dan menangis sekencang-kencangnya. ayah dan ibunya sudah meninggal, tapi masih ada orang yang menjahatinya.
bibir Winona bergetar, air matanya kini jatuh di pipinya.Mario melihat itu dan kaget,ia kemudian melangkah mendekat kearah winona.ia merengkuh tubuh Winona dalam pelukannya.seketika winona menangis terisak-isak tanpa suara.
Instagram eunhyeayu90