
Mario membereskan segala makanan yang ada di meja makan, karena Winona sebenarnya sangat menyukai kebersihan dia tak akan membuat apartemen Winona menjadi kotor.setelah menaruh semua makanan dan menata nya di lemari pendingin,mario kembali melihat anak-anaknya yang sudah tidur dikamar mereka.mario menyelimuti kedua anaknya sembari melebarkan senyumnya.
mario keluar dari kamar anaknya dan menuju ke kamar Winona, tangannya sudah mengambang diudara ingin mengetuk pintu kamar Winona,tapi ia urungkan.mario lalu membuka pintunya dan pintu nya tak terkunci,dia masuk kedalam kamar dan mendapati Winona ada di balkon dengan memakai kacamata dan menghadap ke laptop.sepertinya Winona sejak mengerjakan pekerjaan kantor dirumah.
"kamu belum istirahat ???" ucap Mario yang duduk di kursi sebelah Winona,dia menghadap kesunyian kota karena saat ini sudah tengah malam.
"kamu sudah selesai menjenguk anak-anak kan..pulanglah .." usir Winona yang sama sekali tidak melihat Mario
"aku titip anak-anak...5hari kedepan aku tidak akan kesini...aku ada fanmeeting di Korea..."
Winona tak menjawab nya ia terus melanjutkan pekerjaannya yang begitu menumpuk.dengan angin malam yang semilir membuat udara begitu dingin.
Mario lalu berdiri dan melangkah mengambil selimut di ranjang Winona ,dia kemudian memakaikannya di punggung winona.sontak perlakuan Mario membuat Winona menghentikan pekerjaannya,ia merasa seperti waktu telah berhenti.
"udara malam begitu dingin.. setelah selesai kembali lah masuk ke kamar..." Mario menunggu jawaban dari Winona tapi tidak ada sahutan sama sekali.
Mario kemudian mengusap pucuk kepala winona dengan lembut, "aku pulang .."
mario kemudian pergi dari kamar Winona,seperginya mario winona melanjutkan kembali pekerjaan nya .
setelah satu jam berkutat dengan laptopnya, Winona yang merasa perutnya lapar, keluar dari kamarnya lalu menuju kedapur.disana ia melihat dapurnya yang bersih.ia kemudian membuka lemari pendingin, banyak makanan yang tertata rapih disana.sepertinya mario telah membereskan dan merapihkan semuanya.aktor sekelas Mario melakukan itu untuk dirinya.apakah dirinya boleh untuk merasa senang saat ini.winona kemudian menggelengkan kepalanya.
pagi hari Winona mengantarkan kedua anaknya pergi ke sekolah,
"anak-anak...nanti kalian dijemput sopir ya...dan nenek Nita akan menemani kalian di apartemen sampai mams pulang bekerja..jadi kalian tidak boleh nakal sama nenek ya ."
"oke ma..." ucap Mara.
senyuman terbit di wajah ibu dan kedua anak itu.tapi tak berlangsung lama.mobil sedan mewah telah melaju kearah belakang mobil Winona.seseorang telah berjalan menghampiri mereka,
"kakek ..!!!!" teriak mara yang begitu bahagia
hanya marco yang terlihat biasa-biasa saja.sedangkan adiknya mara sudah berlari kearah pak Andreas.
"cucu kakek yang paling cantikkk...." kata pak Andreas yang sangat bahagia dengan respon mara kepadanya
"iya..ini kakek mau pergi ke kantor ...kakek juga merindukan kalian..." ucap pak andreas dengan melirik ke arah Marco yang begitu terdiam tanpa ekspresi itu.
Winona merasa semua orang dari keluarga andreas telah memasuki wilayahnya,ia merasa tak nyaman ketika berhadapan dengan mantan mertua nya itu.
"nona ...kau sudah sehat...?? apakah kamu akaj berangkat bekerja??"tanya pak Andreas ramah.
Winona hanya mengangguk,ia tidak tahu sampai kapan ia akan merasakan tidak nyaman dengan situasi ini.
"aku meminta ijin..nanti pulang sekolah anak-anak biar aku jemput ...aku ingin mengajak mereka jalan-jalan "
"mereka harus pulang dan belajar, karena ini bukan weekend...jika anda ingin bertemu dan bermain dengan mereka,anda bisa menemuinya di rumahku nanti.."
"oo..jadi... tidak boleh .. baiklah. tidak apa-apa....biar nanti aku yang menjemputnya dan mengantarkan mereka pulang..."
"jadi kita tidak jadi jalan-jalan kek...??" ucap mara sedih
",mara...kau ini !!! ini bukan hari libur..besok kita masih sekolah...kau tidak dengar mama bilang apa...jika kakek ingin bertemu dan bermain dengan kita.. kakek bisa main ke apartemen kita..." ucap marco dengan sedikit melirik kearah pak Andreas.
"oke ...nanti pulang sekolah kakek akan menjemput kalian ya ..."
"asyiikkk kek...." ucap mara bahagia,dan tidak untuk Marco yang masih belum berekspresi apapun.
Winona membuang nafasnya berat,"anak-anak belajar yang pintar dan rajin ya... Mama berangkat kerja dulu..." ucap Winona yang mencium kedua kening anaknya secara bergantian
Winona kemudian pergi tanpa berpamitan dengan pak Andreas,pak Andreas yang melihat respon Winona merasa tidak enak, sesekali pak andreas membuang nafasnya berat.kesalahan di masa lalu memang tidak dapat termaafkan begitu saja .
.
.
hallo gengs....masih mau lanjut up lagi nggak??? hmmmm.... menurut kalian winona harus bersikap seperti apa kepada pak andreas,???🙄
Instagram eunhyeayu90