
berita perceraian antara mario dan Winona kini tersebar di penjuru negeri bahkan mancanegara, banyak fans yang mendukung atas keputusan perceraian mario, banyak juga yang menyayangkan.
Mario saat ini berada di apartemen nya sendiri, dengan memegang sebuah botol minuman keras.di atas meja terdapat beberapa botol yang sudah dia minum.
"Winona....kau telah membuat ku gila...kau sudah mempermainkan perasaanku...hah...aku seorang Mario,.. aku bisa-bisanya dipermainkan oleh gadis kecil..."
Mario meneteskan air matanya,dia sering kali beradegan menangis.tapi untuk saat ini dia melakukan itu karena perasaan yang sesungguhnya.
tidak ada kenangan yang berkesan seperti pasangan lain,tapi ada satu hal yang membuat Mario akan selalu merindukan Winona, keluguan saat berhubungan intim.
dua Minggu berlalu,saat ini adalah jadwal sidang pertama yang akan dihadiri oleh Mario dan juga Winona.mereka dijadwalkan akan hadir dalam persidangan hari ini.
seluruh awak media telah memenuhi area pengadilan negeri agama, Mario yang datang terlebih dahulu dengan 5 lawyer yang mendampinginya, beberapa bodyguard dan juga manager nya Tika.
Mario menggunakan baju kemeja warna putih serta celana jeans crem dengan memakai masker yang menutupi wajahnya.wajah tampan itu terlihat dingin dan selalu diam tanpa menjawab satupun pertanyaan dari wartawan.
para wartawan mengerubungi langkah mario dan pengacaranya,tapi karena banyak sekali bodyguard yang menghalau para warta tidak dapat mendapatkan akses lebih dekat.
"Mario...."
"Mario..."
"wawancara sebentar Mario.."
"apa alasan perceraian kalian "
"apakah faktor orang ketiga??"
."apa benar jika karena faktor lingkungan sosial... yang membedakan kalian "
Tika yang dari tadi berdiam diri kini membuka suaranya
"nanti setelah persidangan..kita akan melakukan konferensi pers,jadi untuk saat ini..mohon doanya agar persidangan kali ini sukses tanpa kendala ...sudah cukup ya... nanti kita sambung lagi saat selesai persidangan..." tutup bicara Tika
para wartawan mengejar Tika, mereka belum puas dengan jawaban yang Tika sampai kan.
setelah itu Tika pergi berjalan membuntuti Mario yang kini sudah berada dalam ruang persidangan.
diruang persidangan, Mario sudah duduk ditempatnya.setelah menunggu lima menit, akhirnya yang ditunggu-tunggu datang juga, Winona datang dengan 3 lawyer,bu nita, Darren juga Tommy.
Winona memakai dress dibawah lutut berwarna crem dengan blazer putih, mereka tidak pernah janjian.tapi entah mengapa pakaian senada yang mereka gunakan begitu serasi.
Mario melirik kearah Winona, pandangan mereka bertemu sempat terdiam tapi kemudian Winona mengalihkan pandangan nya kearah hakim.
saat Winona beranjak meninggalkan persidangan, Mario menghentikan langkahnya.
"bisa kita berbicara sebentar...?" ucap Mario
Winona terdiam, tangannya mengepal.tommy melihat reaksi Winona kemudian mengajak Darren dan bu nita pergi menjauh.
para lawyer keluar ruangan terlebih dahulu agar bisa mengalihkan wartawan.karena Mario akan keluar dari pengadilan agama lewati jalur private Line.
Mario melangkah maju mendekati Winona, Winona berbalik dan menghadap Winona
"kau sudah mendapatkan apa yang kau inginkan bukan... ambillah semuanya...dan pergilah menjauh dari kehidupanku...aku bisa menghidupi keluarga ku,jadi jangan khawatirkan jika mereka akan mengemis pertolongan mu..." ucap Mario
"sepuluh tahun yang lalu aku masih berusia 9 tahun ,saat dihutan..aku dan kedua orang tua ku mengalami kecelakaan, mereka kecelakaan karena perbuatan seseorang..kau pasti tahu bukan siapa pelakunya??ibuku meninggal ditempat... sedangkan ayahku dalam kondisi sekarat,aku mencegat mobil mu saat akan melewati ku,aku meminta bantuan mu..untuk membawa ayahku kerumah sakit.tapi apa yang kau katakan padaku saat itu?...kau tidak berkata apapun padaku tapi kau hanya berkata kepada sopir mu untuk melaju pergi tanpa menghiraukan ku, apa kau tahu bagaimana perasaan ku saat itu... perasaan ku telah mati... aku harus melihat kedua orang tua ku meninggal didepan mata kepala ku sendiri,diusia yang begitu kecil,... tapi sekarang...aku harus bisa kembali bangkit untuk hadiah yang telah kau berikan untukku.... "ucap Winona,ia sempat ingin mengatakan sesuatu,tapi dadanya begitu sesak dan bergejolak.winona kemudian berbalik dan melangkah berjalan menjauh dari Mario.
Andai engkau tahu
Betapa ku mencinta
Selalu menjadikanmu
Isi dalam doaku
Ku tahu, tak mudah
Menjadi yang kau minta
Kupasrahkan hatiku
Takdir 'kan menjawabnya
Jika aku bukan jalanmu
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku 'kan memilikimu
Jodoh pasti bertemu
Instagram eunhyeayu90