When I'm Falling In Love

When I'm Falling In Love
Rasa Berbeda



...Selamat datang di novel karya...


...π‘†π‘žπ‘’π‘Žπ‘‘ π‘ƒπ‘’π‘›π‘¦π‘–β„Žπ‘–π‘Ÿ/PIMOYᢠᡃⁿⁿʸ 🌼...


...semoga kalian suka ya ☺️....


...Like, Vote, Koment, & klik β™₯️ nya, favoritin novel ini. Agar aku semangat menulisnya ✌️...


...π»π‘Žπ‘π‘π‘¦ π‘…π‘’π‘Žπ‘‘π‘–π‘›π‘”...


.....................


"Ya ampun Abang...." ucap Alesha lirih saat dia melihat Hyun yang tertidur di sofa.


Alesha terbangun tengah malam karena ingin buang air kecil ke kamar mandi. Dan ketika melihat Hyun di sofa depan kamarnya. Alesha cukup terkejut karena hyun ternyata sudah tertidur. Dengan laptop yang masih belum ditutup. Apalagi Hyun tertidur dengan lengan yang menutupi wajahnya. Sepertinya Hyun tertidur karena kecapekan sehabis mengoreksi pekerjaannya.


Alesha mengambil selimut yang ada di sofa yang berada di sebelah tempat Hyun tidur. Alesha menutup laptop dan membereskan map-map yang berserakan di atas meja. Kemudian menyelimuti tubuh Hyun.


Grep.


"Abang..." lirih Alesha terkejut saat ada yang memegangnya dengan tiba-tiba.


Hyun hanya menghela napasnya panjang saat melihat siapa yang ada dihadapannya kini. Ternyata dia ketiduran di sofa setelah mengerjakan beberapa berkas yang tadi diberikan oleh Reza saat mengantarkan makan malam untuknya dan juga Alesha.


"Kamu belum tidur sha?" tanya Hyun sambil berusaha untuk duduk karena dia merasa kurang nyaman juga posisi tidurnya.


"Aku kebangun Abang. Kenapa Abang tidak tidur saja di ruang tamu. Sudah seminggu lebih Abang tidur di sofa. Apa tubuh Abang nggak sakit-sakit? Kalau nanti Abang yang gantian sakit. Lalu siapa yang akan merawat Abang?" tanah alesha dengan wajah khawatir.


"Tidak apa-apa. Aku cuma tidak ingin kamu sibuk sendiri. Padahal kondisimu belum pulih sepenuhnya. Ayo kembali tidur lagi. Ini masih tengah malam. Apa laper? Pengen Abang buatin makanan kah?" tanya Hyun menawarkan.


Alesha hanya meringis mendengar tawaran akan dibuatkan makanan oleh Hyun.


"Boleh bang, hehehe.... aku juga agak lapar ini," ucap Alesha dengan senyum pasta giginya membuat Hyun ikut tersenyum melihat tingkah menggemaskan dari gadisnya tersebut.


Akhirnya kini keduanya berada di dapur untuk membuat makanan yang mudah saja. Sebenarnya Alesha hanya duduk manis di meja ruang makan. Sedangkan Hyun yang berkutat di dapur dengan peralatan tempur memasaknya. Hyun membuatkan spaghetti istimewa untuk Alesha. Karena Alesha juga kepengen makan spaghetti sama seperti dirinya.


Lima belas menit kemudian. Jadilah dua piring spaghetti dengan toping yang berbeda. Hyun menaburkan toping keju di atas spaghettinya. Sedangkan pada spaghetti Alesha tidak ada karena gadis itu tidak terlalu menyukai keju parut.


"Selamat makan, bismillahirrahmanirrahim, Alloohumma barik lanaa fiimaa razaqtanaa waqina'adzaa bannar."


Artinya: "Dengan nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Ya Allah, berkahilah rezeki yang Engkau berikan kepada kami, dan karuniakanlah rezeki yang lebih baik dari itu dan peliharalah kami dari siksa api neraka."


Keduanya mengucapkan doa bersama sebelum makan. Kemudian Alesha mencoba mencicpi masakan yang dibuat oleh Hyun. Dan setelah suapan pertamanya, Alesha merasa begitu menikmati rasa yang ada dalam makanan tersebut.


"Bagaimana?" tanya Hyun penasaran akan hasil masakannya.


"Hmmm...enak banget!" ucap Alesha semangat sambil mengacungkan kedua jempol nya.


Hyun ikut berbahagia melihat sang gadis makan masakannya dengan begitu lahapnya. Hyun pun mengelus kepala Alesha yang terbalut hijab tersebut dengan sayang.


...----------------...


Bersambung 🌼