When I'm Falling In Love

When I'm Falling In Love
Dinner Romantis



...Selamat datang di novel karya...


...π‘†π‘žπ‘’π‘Žπ‘‘ π‘ƒπ‘’π‘›π‘¦π‘–β„Žπ‘–π‘Ÿ/PIMOYᢠᡃⁿⁿʸ 🌼...


...semoga kalian suka ya ☺️....


...Like, Vote, Koment, & klik β™₯️ nya, favoritin novel ini. Agar aku semangat menulisnya ✌️...


...π»π‘Žπ‘π‘π‘¦ π‘…π‘’π‘Žπ‘‘π‘–π‘›π‘”...


.....................


"Abang ini kok sepi gini tempatnya?" tanya Alesha begitu sampai di sebuah restoran tetapi menurutnya restoran itu terlalu sepi. Apa memang tidak ada pengunjungnya.


"Ayo masuk dulu, nanti kamu akan tahu," ajak Hyun sambil mengulurkan tangannya kepada Alesha.


Gadis berhijab warna cream tersebut sudah tidak bertanya lagi. Dia mengikuti langkah Hyun membawanya masuk ke dalam restoran. Begitu masuk ke dalam restoran. Mereka disambut oleh pelayan dengan sangat ramah. Dia mengantarkan keduanya ke sebuah tempat. Dalam genggaman tangan Hyun, Alesha ikut berjalan saja di belakang Hyun.


Dan ketika sampai di tempat yang ditunjukkan oleh pelayan restoran tadi. Alesha begitu terperangah karena mendapati tempat yang begitu indah. Apalagi di depannya terdapat pemandangan indahnya kota disaat malam hari.


"Abang.... ini," Alesha tidak dapat berkata-kata. Dia begitu menyukai pemandangan di depannya.


Pelayan restoran pamit setelah mengantarkan kedua tamu istimewanya malam hari itu. Tamu yang sudah membooking restoran khusus malam itu agar hanya keduanya saja yang ada di sana.


"Kamu suka?" tanya Hyun yang berdiri di belakang tubuh Alesha.


"Suka banget bang," jawab Alesha dengan senyum bahagianya.


"Ini indah banget pemandangannya. Aku sudah lama pengen ke tempat seperti ini. Kenapa Abang justru yang tahi tempat ini ya," ujar Alesha dengan masih memandangi pemandangan kota di malam hari itu.


"Bagaimana kamu bisa tahu? Kalau sukanya dikamar mulu," ujar Hyun sambil menahan tawa.


Alesha adalah anak yang mageran. Mana suka dia pergi-pergi nongkrong ke suatu tempat. Dia lebih suka sepulang kerja ya rebahan di kamarnya. Mana pernah main-main dengan temannya. Sepupunya saja, Mila, seringkali mengatainya robot. Karena Alesha lebih suka menghabiskan waktunya di kamar kalau tidak bekerja. Bagi dia merefresh otaknya yang lelah ya dengan istirahat. Bukannya kelayapan kemana-mana.


Hyun semakin gemas saja dengan tingkah laku Alesha ini. Giman Hyun nggak terlesha-lesha melihat langsung sikap Alesha yang bikin dia pengen mencubit pipi tembemnya itu. Hanya saja Hyun tahu batasan dirinya. Dia tidak mau nantinya Alesha menganggap dia tidak sopan. Dengan seenaknya saja menyentuh bagian tubuhnya.


"Ayo duduk dulu, kamu pasti laper kan? Kita makan saja dulu," ajak Hyun lagi-lagi menarik tangan Alesha dengan lembut.


Gadis berhijab itupun menurut dengan masih memandang pemandangan malam kota. Alesha sampai tidak memperhatikan kalau pelayan restoran sudah menyediakan makanan buat mereka berdua. Bahkan Hyun sampai menyentuh punggung tangan gadis itu karena Alesha terlalu asyik memandangi pemandangan di depannya. Sampai-sampai tidak fokus dengan makanan yang sudah tersedia di depannya.


"Wah banyak bener bang," tanya Alesha terkejut dengan menu masakan yang tersaji di meja.


"Pilih mana yang kamu suka," ucap Hyun menatap wajah cantik Alesha yang terteka cahaya lampu lilin semakin membuat wajahnya tampak berbinar.


Begitu cantik dan semakin membuat jantung Hyun berdetak tak karuan. Berkali-kali pria tampan bermata sipit itu menetralkan kegugupan yang dialaminya. Tetapi di depan Alesha dia berusaha menutupi semuanya itu.


"Ini semua makanan kesukaan aku bang, wah Abang hebat bisa tau apa yang aku suka," pujian dari Alesha membuat Hyun semakin jedag jedug saja hatinya.


Kalau diijinkan oleh ayah Arsyad, pengen banget Hyun rasanya ngeboyong anak gadisnya itu pulang ke rumahnya. Pengen diuyel-uyel gitu saking manisnya.


"Alhamdulillah kalau kamu suka, jadi pilihan Abang nggak salah," ujar Hyun tersenyum membuat lesung dipipinya menjadi terlihat.


Hyun mengusap sayang kepala berhijab Alesha yang dengan lahapnya makan makanan yang dia suka. Tiba-tiba terdengar suara alunan musik yang suaranya semakin terdengar semakin dekat.


"Eh suara apa itu bang?" tanya Alesha menoleh diikuti oleh Hyun.


"Lagu buat kamu dari Abang," ucap Hyun menatap Alesha dengan senyum simpulnya.


'Kenapa romantis banget makan malam ini. Apakah setelah ini ada adegan yang lebih romantis lagi. Aaarrrrkkkhhh.... jangan bilang dia mau nembak aku lagi??? Ayah tolooooooonnnggg,' jerit hati Alesha.



...----------------...


Bersambung 🌼