When I'm Falling In Love

When I'm Falling In Love
Calon Suamiku



...Selamat datang di novel karya...


...π‘†π‘žπ‘’π‘Žπ‘‘ π‘ƒπ‘’π‘›π‘¦π‘–β„Žπ‘–π‘Ÿ/PIMOYᢠᡃⁿⁿʸ 🌼...


...semoga kalian suka ya ☺️....


...Like, Vote, Koment, & klik β™₯️ nya, favoritin novel ini. Agar aku semangat menulisnya ✌️...


...π»π‘Žπ‘π‘π‘¦ π‘…π‘’π‘Žπ‘‘π‘–π‘›π‘”...


.....................


"Lepasin aku Brian, sakit!" ujar Alesha menahan sakit.


"Lepasin dia!" bentak seseorang dan memaksa Brian melepaskan cengkeramannya di pergelangan tangan Alesha.


"Siapa kamu!" bentak balik Brian kepada seorang lelaki dengan mata sipit tersebut.


"Abang," melihat kedatangan Hyun membuat Alesha seketika menghambur ke arahnya. Bersembunyi di balik punggung Hyun yang langsung menarik diriny ke belakang tubuhnya.


Melihat gesture yang diberikan oleh lelaki yang baru saja datang itu tentu semakin membakar amarah Brian. Dia tidak suka jika ada lelaki lain yang dekat dengan Alesha. Padahal dia sendiri tidak mengaca dengan apa yang pernah dia lakukan kepada Alesha.


"Kamu nggak apa-apa Sha?" tanya Hyun dan Alesha hanya menggelengkan kepalanya.


Tetapi Hyun sempat melihat pergelangan tangan Alesha yang berwarna kemerahan itu. Pasti akibat ulah lelaki yang kini berdiri di depannya tersebut.


"Abang, ayo kita pulang saja," ajak Alesha meminta Hyun untuk segera mengajaknya pulang.


Alesha tidak mau terjadi masalah yang bisa dilihat banyak orang disana. Lebih baik segera pergi dari sana daripada terus berurusan dengan Brian yang sedang tak bisa dikontrol emosinya.


"Heh, jangan bawa pergi Alesha!" sentak Brian menepis bahu Hyun sehingga lelaki itu sedikit terhuyung ke samping. Dan lagi-lagi Brian menarik tangan Alesha agar gadis itu mau dia ajak berbicara.


Bug!


Briaaaan!!!!


Sebuah bogeman langsung Hyun layangkan untuk lelaki yang telah membuat Alesha menjerit kesakitan. Dia tidak akan tinggal diam begitu saja. Sedangkan suara jeritan tadi bukan berasal dari Alesha. Namun, Monica yang tergopoh-gopoh berlari mendekati Brian yang tersungkur ke pelataran perusahaan.


"Briaaann????!! bri, kamu nggak apa-apa kan?" Monica seketika membantu Brian berdiri dan hendak melihat luka pukul di wajah Brian.


Akan tetapi lelaki itu justru menepis tangannya dengan kasar. Melihat respon yang diberikan Brian tersebut membuat hati Monica cukup sakit. Akan tetapi dia berusaha tidak menangis di depan semua orang. Tidak! Seorang Monica tidak boleh lemah di depan semua orang.


"Kamu! Siapa kamu beraninya kamu memukulku hah!" teriak Brian seperti orang kesetanan.


Namun Hyun yang diteriaki seperti itu tidak takut sama sekali. Lelaki itu tetap tenang dengan wajahnya yang dingin dan datar. Hyun tidak suka dengan kelakuan lelaki didepannya ini yang beraninya hanya kepada wanita saja.


"Jangan pernah dekati lesha lagi," ucapan Hyun yang berupa sebuah peringatan tersebut membuat Brian berdecih dan mengejek Hyun seakan-akan mengatakan siapa dia sampai berani melarang seorang Brian untuk menjauhi Alesha.


"Hahahahaha, kamu siapanya Alesha!?? nggak usah sok-sokan belain. Kamu siapanya Alesha!???"teriak Brian semakin kencang.


"Dia calon suamiku! Puasssss kamu!" balas Alesha dengan suara yang meninggi.


Baru kali ini alesha berteriak sampai membuat Monica juga ikut terkejut mendengarnya. Brian tampak melotot dengan jawaban Alesha. Calon suami katanya? Calon suami???? benarkah lelaki bermata sipit ini calon suami Alesha. Apakah benar jika Alesha akan dijodohkan? jadi berita itu benar? bukan rekayasa Alesha semata?


Hyun menatap ke arah Alesha yang tampak kesal dengan sorot matanya menatap tajam ke arah Brian. Lelaki itu lalu mengajak Alesha untuk pulang saja. Apalagi melihat pergelangan tangan Alesha yang memerah. Itu harus segera diobati.


"Lesha, ayo kita pergi dari sini," ajak Hyun dengan lembut kepada Alesha.


...----------------...


Bersambung 🌼