Wa'Alaikum Salam Mei

Wa'Alaikum Salam Mei
Episode 67



SELAMAT MEMBACA


Selang beberapa menit Rahmat berdiri dan mengumpulkan soal, kemudian mengantarnya menuju meja Bu Yuli. Setelah kembali dari ruang guru Rahmat memberi tau Natasya Rara dan Alika bahwa anggota OSIS yang kemarin disuruh kumpul di ruang pak kepala.


Natasya dan kedua sahabatnya yang mendengar itu ragu unuk datang karena masih ada jam pelajaran di kelasnya, dan Rahmat memintakan izin untuk mereka kumpul pada guru yang bersangkutan, sedangkan Sandra and the geng tidak peduli lagi dengan OSIS.


Ketiga gadis itu keluar kelas dan berjalan menuju ruang pak kepala setelah mendapat izin dari guru pelajaran yang bersangkutan. Tak lupa mereka mampir ke kelas Dina dan mengajaknya.


Kini kelima gadis itu sudah sampai di ruang pak kepala sekolah dan mendapati sosok Adrian dan Riko yang sedang duduk dengan serius bersama kepala sekolah


Tok tok tok


"Assalamualaikum" ucap salah satu dari kelima gadis itu


"Wa'alaikum salam, masuk" jawab pak kepala


Natasya Rara Alika Dina dan Vika pun masuk dan duduk setelah pak kepala mempersilahkan mereka


"Cuma kalian berlima?" Ucap Riko yang melihat cuma lima orang yang datang


"Ia ka, yang lain mundur" ucap Dina


Adrian dan Riko hanya tersenyum remeh setelah mendengar ucapan Dina sambil menggelengkan kepalanya.


"Ya udah kita lanjut aja kalau begitu" ucap Adrian


Natasya dan keempat temannya beserta Riko dan Adrian mendengarkan dengan seksama penuturan dari pak kepala sekolah. Tak jarang disana terjadi sedikit perdebatan. Pak kepala ditemani oleh kesiswaan, Bk dan jajarannya pun ikut mempertahankan argumennya demi kebaikan semuanya. Akhirnya dengan sedikit panas dan peliknya perdebatan mereka terbentuklah beberapa keputusan dan peraturan.


Bel pulang sudah berbunyi sejak 15 menit yang lalu, namun Natasya baru selesai dan keluar dari ruang kepala sekolah bersama Adrian Riko dan keempat temannya.


"Itu keputusan yang baik untuk kalian juga" ucap Riko


"Ia ka" balas Natasya


Mereka bertujuh masih berbincang didepan ruang pak kepala sekolah dan tiba tiba terdengar seorang gadis manggil Adrian.


Adrian yang merasa dipanggil menoleh ke sumber suara. Gadis itu berlari menghampiri Adrian dan tanpa sengaja atau emang sengaja menyenggol Alika yang menyebabkan lolipop yang ia pegang terjatuh, gadis itu tidak memperdulikannya ia terus berjalan menghampiri Adrian sehingga membuat Alika sedikit geram.


"Ihhhh dasar kampret" gumam Alika yang didengar Natasya dan Rara


"Udah jangan emosi mungkin dia gak tau" ucap Natasya


Alika melihat gadis itu dengan wajah kesalnya


"Kakak.... Aku ikut pulang ya, belum di jempaut, ka Adrian mau pulangkan?" ucap gadis itu manja di depan Adrian


Natasya Rara dan Alika yang melihat adegan itu merasa sangat jijik dengan tingkah manja gadis itu


"Ia" balas Adrian singkat


"Ka nanti mampir di toko ice cream ya" gadis itu menggandeng tangan Adrian


Natasya cs dibuatnya semakin membulatkan mata dengan sempurna dan saling bertanya dalam hati


"Siapa sebernya gadis kecil ini? Tiba tiba nyosor dan tumben tumbenan sosok burung hantu care sama cewek yang ganjen" batin Natasya


Natasya Rara dan Alika hanya saling melirik dan seakan saling berbicara lewat gerakan mata dan alis mereka.


"Wah wah loe udah lulus dari sini aja masih ada fans Yan, gue duluan ya kalau gitu" ucap Riko yang berlalu pergi


Dina dan Vika pun menyusul Riko ke parkiran dan kemudian pulang


Sedangkan Alika Natasya dan Rara masih bersama Adrian dan gadis kecil itu


"Ka ayo pulang" ajak gadis itu yang menarik tangan Adrian


Adrian hanya menurut ditarik tangannya oleh gadis itu, dan menuju parkiran.


Tak lama setelah kepergian Adrian Natasa cs pun menyusulnya dan melajukan mobil masing masing menuju rumah.