Wa'Alaikum Salam Mei

Wa'Alaikum Salam Mei
Episode 46



LANJUT YUK KA


JANGAN LUPA UNTUK TERUS DUKUNG DENGAN LIKE, KOMEN DAN JADIKAN FAVORIT YA KA


TERIMAKASIH 😊


SELAMAT MEMBACA


*****


Natasya yang tersadar melihat Adrian menatapnya tajam bergumam dalam hati


“Matiiii gue, si burung hantu matanya mau copot, apa dia benar-benar ke rumah tadi pagi?” Natasya bertanya dalam hatinya


“Ra, Al. Balik ke kantin lagi yuk, gue lupa beli sesuatu tadi” ucap Natasya mencoba menghindari Adrian


“Loe mau beli apa?” tanya Rara


“Lolipop” jawab Natasya sekenanya


“Nah ia gue lupa, gue juga mau beli itu” sahut Alika


“Ayo Al” Natasya menggandeng tangan Alika dan berbalik ke kantin lagi


Rara yang melihat kedua sahabatnya itu berbalik arah mengekor dibelakangnya


.......


“Mau kemana lagi si banteng itu? mencoba menghindar dari gue?” batin Adrian yang melihat Natasya berbalik arah


“Yan loe gak dengerin kita dari tadi?” tanya Bili


Adrian melihat kedua temannya itu dengan mengangkat satu alisnya kemudian tersenyum kikuk tanpa dosa


“Ahhh loe ini, tenang aja Natasya gak bakal kemana-mana dia milik loe” ucap Robi yang sadar melihat Adrian memperhatikan Natasya dan kedua temannya


Adrian tidak menanggapi perkataan Robi, ia malah membuka ponsel dan mengirim pesan di grup osis untuk segera kumpul di ruangan.


Robi yang memegang ponselnya refleks langsung membuka chat grup osis dan mendapati pesan yang dikirim Adrian


“Hahaha loe ini masih aja gak paham sikap dan sifatnya Adrian, yuk lah” balas Bili yang beranjak dari duduknya


Adrian masih tak menanggapi kedua sahabatnya ia hanya memasang muka datang dan tak peduli


kemudian Adrian, Bili dan Robi berjalan menuju ruang osis. Setelah menunggu beberapa menit semua anggota osis berkumpul dan rapat pun dimulai.


......


Sampai rapat usai, Adrian masih saja menatap Natasya dengan tajam entah memang karena ia kesal atau hanya menggoda Natasya saja. Namun tatapannya membuat Natasya tidak nyaman.


Kemudian Sandra menghampiri Adrian dan menghalangi pendangan Adrian yang melihat Natasya. Sandra mencoba mendekati Adrian entah drama apa yang sedang ia mainkan untuk meluluhkan hati Adrian. Namun tak lama Eka pun datang dan berdebat dengan Sandra dihadapan Adrian, namun dengan santainya Adrian hanya diam dan duduk mendengarkan kedua gadis itu dengan kaki kanan yang ditumpangkan ke kaki kiri lengkap dengan kedua tangan yang menyilang didadanya


Natasya yang melihat itu hanya senyum-senyum sambil bergumam


“Ya Rabb terimakasih” gumam Natasya yang didengar Rara


“Loe kenapa?” tanya Rara


“Gue sedang menyaksikan drama antara ular berbisa dan ulat bulu mereputkan burung hantu” balas Natasya


“Maksud loe itu” Rara melirik Adrian yang sedang berhadapan dengan Sandra dan Eka


“Emmmm, Ra sini duduk ayo nonton” jawab Natasya dengan senyumnya sambil menarik tangan Rara untuk duduk disampingnya


Rara pun yang ditarik tangannya terduduk disamping Natasya menghadap drama layar lebar yang tak berbatas itu


Kemudian Natasya mencoba mengarang cerita dengan menyesuaikan gerakan dari Sandra dan Eka yang berhadapan dengan Adrian.


Rara yang mendengar Natasya mengarang cerita tertawa terpingkal pingkal


“Sya stop perut gue sakit” ucap Rara yang memegang perutnya kesakitan karena tertawa


“Kalian tertawa kenapa?” tanya Alika yang baru datang dari toilet melihat Rara dan Natasay puas tertawa


“Hahaha gak ada, loe udah? ayo jalan” jawab Natasya


Alika yang masih heran hanya diam dan mengikuti Natasya menuju parkiran, Rara pun berusaha menghentikan tawanya dan ikut berjalan bersama Natasya dan Alika.