
SELAMAT MEMBACA
Natasya dan Rara tertawa melihat Alika yang kesal dan mati kutu. Ditengah tawanya Natasya dipanggil oleh bu Lina
“Natasya, sini nak” ucap bu Lina dari kursi ujung yang berjarak tujuh kursi dari Natasya berdiri
Terlihat Adrian sudah bergabung bersama kedua orang tuanya dan juga Sandra serta Ririn dan Pipit.
Natasya pun menghampiri bu Lina bersama dengan kedua sahabatnya, tak lupa ia mencium tangan bu lina dan pak Herlambang secara bergantian diikuti Rara dan Alika. Kemudian Natasya memperkenalkan kedua sahabatnya itu secara bergantian.
“Kabarmu bagaimana nak, sehat?” tanya bu Lina yang membelai pipi Natasya dengan lembut
“Alhamdulillah baik tante, tante bagaimana?” jawab Natasya
“Alhamdulillah tante juga baik sayang. Oh iya selamat ya sayang” ucap bu Lina yang mengingat Natasya mendapatkan peringkat pertama.
“Wah ia om sampai lupa, selamat ya nak” sahut pak Herlambang memegang kepala Natasya denagn lembut
“Terimakasih om,tante” balas Natasya dengan senyum
“Yan kamu gak mau ngucapin selamat untuk Natasya?” tanya bu Lina yang melihat anaknya itu
Adrian melihat ibunya yang mengarahkan bola mata pada buket bunga yang baru ia ambil tadi di mobil kemudian memberikan buket bunga itu pada Natasya
“Selamat ya” ucap Adrian yang memberikan buket bunga beserta kotak hadiah
“Terimakasih ka, selamat juga untuk ka Adrian” balas Natasya yang menerima buket dari Adrian
Adrian membalas dengan senyuman. Sandra yang melihat adegan demi adegan didepannya merasa teracuhkan dan sangat cemburu dengan kedekatan orang tua Adrian dan perlakuan Adrian terhadap Natasya. kemudian Sandra pun berjalan meninggalkan mereka yang sedang berbincang membahas keluarga mereka.
Sedangkan Rara dan Alika senyum-senyum sambil saling berbisik melihat Adrian memberikan buket bunga lengkap dengan kotak hadiah yang berwarna silver itu.
“Natasya kamu pulang dengan siapa nak?” tanya bu Lina pada Natasya
“Sya bawa mobil sendiri tante” jawab Natasya
“Oh ya udah kalau begitu tante dan om duluan ya” balas bu Lina yang berlalu bersama pak Herlambang
“Ia tante” jawab Natasya yang mencium tangan kedua orang tua Adrian diikuti dengan Rara dan Alika
Mereka berempat menatap kepergian pemilik sekolah itu dengan senyum, sampai bayangan pemilik sekolah itu hilang dibalik pintu. Adrian masih setia berdiri bersama ketiga gadis itu tiba-tiba datang Robi yang merangkul pundak Adrian dari belakang.
“Yahhh kk buaya dateng, males gue. Pergi yuk” ajak Alika kepada Natasya dan Rara lengkap dengan muka malasnya
“Katanya mau foto sama abang malah pergi. Nyesel loh nanti kalau gak jadi foto” balas Robi yang menggoda Alika
“Ihhh ngapain gue nyesel. Siapa juga yang mau foto bareng loe ka, gue mau foto sama ka Adrian” Alika memasang muka malasnya dan melirik kearah Adrian
Adrian hanya diam yang dilirik Alika sambil mengangkat salah satu alisnya
“Mmmmm dimana ya ka Bili” ucap Natasya seketika dan memutar bola matanya mencari Bili
“Tumben loe nyariin ka Bili?” tanya Rara
Pertanyaan Rara tak ditanggapi Natasya, ia malah melambaikan tangan pada sosok yang ia cari
“Ka Bili sini sini” teriak Natasya yang melambaikan tangannya
Bili yang merasa dipanggil pun mendekat kearah Natasya
“Ada apa?” tanya Bili
“Selvi berenam yuk” ajak Natasya
Sontak kelima orang itu cengo dengan penawaran Natasya, yang biasanya enggan untuk berfoto
“Ini anak lagi kongsel apa ya tumben banget” gumam Rara disamping Alika
“Kayanya salah minum deh tadi dia Ra” sahut Alika
“Ayo ayo berfoto kita” ucap Bili yang menanggapi tawaran Natasya
Mereka berenam pun berfoto dengan Robi didepan memegang kamera, Bili disamping Robi dan Adrian di belakang Bili dan Robi sedangkan Natasya Rara dan Alika berdiri disamping Adrian
*****
TERUS DUKUNG DENGAN LIKE KOMEN DAN JADIKAN FAVORIT YA KA
TERIMAKASIH 🙂😄