
LANJUT YUK KA
SELAMAT MEMBACA
Selama empat jam perjalanan yang diisi dengan kemeriahan dan tawa para anggota OSIS didalam bus akhirnya sampai di sebuah villa megah.
Natasya yang tadi tertidur di bus membuka matanya perlahan setelah Rara membangunkannya. Mereka satu persatu turun dari bus dan menuju villa.
"Sya Al ayo udah sampai, malah tidur" ucap Rara yang membangunkan kedua sahabatnya itu
Natasya mengucek matanya dan membuka perlahan dilihatnya setiap kursi dalam bus yang sudah kosong
"Anak anak kemana?" tanya Natasya yang berdiri dari duduknya masih dengan nyawa setengah melayang
"Noh udah pada ke villa" jawab Rara menunjuk keluar bus
Setelah Alika terbangun mereka langsung turun dari bus dan berjalan mendahului Natasya, ketika ia melangkahkan kakinya untuk menuruni tangga bus Natasya tergelincir dan untung saja Adrian langsung menangkapnya, Natasya membulat kan matanya dengan sempurna karena terkejut dengan Adrian yang menyanggah tubuhnya, saat itupun manik mata mereka bertemu
"Hati hati" ucap Adrian yang masih menyanggah tubuh Natasya
"Lepasin gue" ucap Natasya yang tersadar dengan suara Adrian
Bruuggghhh
Natasya terjatuh
"Auuuhhhhh dasar burung hantu sialan" gerutu Natasya yang terjatuh
"Loe sendiri yang minta dilepas" ucap Adrian tanpa dosa
"Dasar burung hantu" gumam Natasya yang berusaha berdiri
"Sini" Adrian menjulurkan tangannya untuk membantu Natasya berdiri
Setelah berdiri dengan sempurna Natasya langsung meninggalkan Adrian dan mengambil kopernya
"Terimakasih" ucap Adrian yang mencoba mengingatkan Natasya untuk mengucapkan itu
Natasya tidak memperdulikan ucapan Adrian ia terus berjalan mengambil kopernya dan menyeret menuju villa.
Adrian yang masih berdiri ditempatnya tersenyum melihat Natasya yang berlalu menarik kopernya.
Acara liburan versi anak OSIS itupun dimulai pagi ini, mereka semua pergi ketempat wisata disana semuanya bebas memainkan permainan yang ada. Ada yang main arum jeram, playing fox, terjun layang dan ada yang menikmati ketenangan air terjun.
"Astaghfirullah" ucap Natasya terkejut dengan cipratan air terjun yang sengaja Alika cipratkan di wajah Natasya
"Hahaha loe ngapain duduk disitu?" tanya Alika yang menjulurkan tangannya pada air terjun
"Loe jangan ngegembel disini Sya, bangun bangun" ucap Rara yang berdiri disamping Alika
"Kurang ajar loe pada. gue sedang menikmati ketenangan, rasakan lah setiap butiran air yang jatuh dan suara riuhnya yang berlomba-lomba mencapai dasar" balas Natasya yang masih duduk dibawah sambil memejamkan matanya
"Sok puitis loe" ucap Alika
"Gak percaya banget loe sama gue, coba deh loe rentangin tangan loe dan pejamkan mata" balas Natasya yang berdiri dan merentangkan tangannya
Robi yang berjalan dengan Adrian dan Bili melihat ketiga gadis yang sedang berada di jembatan pelangi dekat air terjun itu menghampirinya
"Gini nih, terus mejam" Robi merentangkan kedua tangan Alika dari belakang
Alika yang terkejut membalikkan badannya
"Hiyakkkkkk kenapa ada manusia ini disini, jauh jauh loe ka" teriak Alika yang melepaskan tangannya dari Robi
Rara dan Natasya yang masih menatap air terjun ikut terkejut dengan teriakan Alika dan kedatangan ketiga cogan idaman cewek cewek sekolahnya itu yang kini sudah lulus.
"Ikutilah kata Natasya biar loe itu lebih tenang dan gak marah marah terus" balas Robi
"Loe sumber kemarahan gue ka" sahut Alika kesal
"Ia kah?" Robi mencipratkan air pada muka Alika. Sontak langsung membuat Alika kesal dan marah kemudian Alika yang melihat Robi berlari mengejarnya
Natasya yang berdiri sejajar dengan Rara Adrian dan Bili hanya terdiam menyaksikan tontonan gratis dihadapan mereka. kemudian tawa keempat anak manusia itu pecah melihat buaya yang dikejar kejar kucing betina dengan amarahnya yang memuncak.
Rara melihat jam di ponselnya menunjukkan pukul 17.00 ia kemudian mengajak mereka semua untuk kembali ke villa karena hari semakin larut.
*****
TERUS DUKUNG DENGAN LIKE KOMEN DAN JADIKAN FAVORIT YA KA
TERIMAKASIH 🙂😊