Wa'Alaikum Salam Mei

Wa'Alaikum Salam Mei
Episode 23



LANJUT YUK KA


JANGAN LUPA UNTUK TERUS DUKUNG DENGAN LIKE, KOMEN DAN JADIKAN FAVORIT YA KA


TERIMAKASIH 😊


SELAMAT MEMBACA


*****


Natasya membawakan dua teh hangat dan menyuguhkannya


“Terimakasih” ucap Adrian dengan senyumnya


Natasya tidak menjawab ia langsung pergi membawa nampannya menuju dapur, dari dapur ia sedikit melirik Adrian yang sedang berbincang dengan ayahnya


“Apa yang mereka bicarakan?” tanya Natasya dalam hatinya


“Loh ko masih disini nak, bukannya siap-siap mengaji?” bu Halimah menghampiri Natasya yang duduk dikursi meja makan


“Ia mi, ini mau siap-siap” jawab Natasya kemudian menuju kamarnya


Pukul 20.30 Natasya keluar menuju Masjid untuk mengaji kitab kuning dengan mengenakan Jilbab Mocca senada dengan rok yang ia kenakan


“Umi Abi, Sya ke masjid dulu, assalamu’alaikum” ucap Natasya mencium tangan kedua orang tuanya


“Sendirian nak?” tanya pak Yusuf


“Ia Bi” jawab Natasya


“Sekalian sama Adrian saja dia mau ke masjid juga, dia masih baru disini nanti nyasar lagi” sahut bu Halimah yang menggoda Adrian


“Adrian sudah hafal ko jalannya Mi” jawab Adrian


“Nah Mi, dia kan burung hantu pasti gak bakal nyasar, penglihatannyakan tajam” ucap Natasya yang melangkahkan kakinya menuju pintu


“Sya....” pak Yusuf memanggil Natasya seraya memberi tahu jagan bersikap seperti itu


“Ia Bi.... yuk ka buruan udah telat” ajak Natasya pada Adrian


“Abi, Umi, Adrian pergi dulu Assalamu’alaikum” pamit Adrian mencium kedua tangan orang tua Natasya


“Wa’alaikumsalam” jawab  mereka kompak


.......


“Sya, Sya tunggu....” ucap Adrian yang ditinggal Natasya


“Woyy Banteng” lanjutnya lagi


Natasya yang mendengar itu menghentikan langkahnya dan berbalik badan


“Bisa gak loe gak manggil gue sembarangan?” tanya Natasya dengan nada kesal


“Emang loe banteng kan, Banteng cantik” ucap Adrian dengan senyumnya


“Tunggu Sya, gue mau nanya” lanjut adrian yang berjalan di belakang Natasya


“Apa?” jawab Natasya yang menghentikan langkahnya lagi


“Ustad Mahmud itu pacar loe ya, atau calon suami loe?” tanya Adrian


Natasya tidak menjawab pertanyaan Adrian ia terus berjalan, Adrian pun menyusulnya dan berjalan beriringan dengan Natasya


“Woy banteng jawab” Adrian kesal karena pertanyaannya tidak dijawab


“Apa urusannya sama loe? udah gue mau masuk. Tuh disebelah sana pintu masuk laki-laki” ucap Natasya yang sudah sampai di pekarangan masjid dan berlalu meninggalkan Adrian


Adrian pun masuk ke masjid dan mengikuti proses mengaji disana. seperti biasa banyak mata berusaha mencuri-curi pandangan Natasya dari balik pembatas, ustad Mahmud yang menyadari itupun sering menyindir tingkah mereka dengan mengaitkan penjelasan dari kitab yang sedang ia baca.


Pukul 04.30 wib Natasya masih tadarus dikamarnya setelah sahur tadi dan melaksanakan sholat subuh serta melanjutkan aktivitas bersih-bersih badan dan membereskan kamarnya serta membantu bu Halimah bersih-bersih rumah, hari ini tidak sekolah karena program ramadan yang diadakan sekolah dimulai pada hari ke empat ramadhan.


.......


Hari ke-3 Ramadhan.


Natasya melalui hari-harinya dengan memperbanyak tadarus di rumah serta mengaji kitab sesuai jadwal yang telah dibuat, tak lupa ia juga membantu ibunya menyiapkan takjil berbuka.


“Natasya.... nak ada Rara dan Alika” panggil bu Halimah dari ruang tamu


“Ia Mi bentar” Natasya mencuci tanganya dari adonan kolak yang sedang ia buat


“Kenapa Mi?” lanjut Natasya yang tidak mendengar ada Rara dan Alika


“Ini sahabatmu” sahut bu Halimah menunjukkan Rara dan Alika yang duduk di kursi tamu


“Eh tumben kalian pada kesini?” Natasya duduk di kursi


“Umi tingal ya” pamit bu Halimah melanjutkan pekerjaan di dapur


“Iya Mi” jawab mereka serentak


“Gue kangen sama loe, apa lagi loe itu sekarang jarang banget aktif WA” balas Alika


“Ia loe kenapa Sya?” tanya Rara


“Hehe hemat data” jawab Natasya singkat


“Halah mana ada loe hemat data” sahut Rara yang sudah kenal dengan kebiasaan Natasya


“Haha Hp gue disita Iqbal udah dua hari” jelas Natasya


“Whattt ko bisa?” tanya Alika


“Adek gue lagi ikut tes sekolah yang di mesir untuk SMA dan kuliahnya nanti” jawab Natasya


“Eh ke danau yuk sekalian ngabuburit” ajak Natasya kepada kedua sahabatnya


Mereka bertiga berjalan beriringan menuju salah satu pendopo yang ada disana.