Wa'Alaikum Salam Mei

Wa'Alaikum Salam Mei
Episode 58



SELAMAT MEMBACA


Ditengah perjalanan mereka, Natasya tergelincir batu licin yang menyebabkan kakinya terkilir


"Auhhhhhh" ucap Natasya yang masih terduduk


"Sya sakit ya?" tanya Alika polos


"Ya iya lah Al, loe ini gimna sih" sahut Rara yang memegang kaki Natasya mencoba memijatnya


Ketiga cogan yang berjalan bersama mereka pun terkejut melihat Natasya sudah terjatuh dan hendak membantunya


"Eh stop stop kalian mau apa?" Ucap Natasya menghentikan ketiga cogan itu mendekatinya


"Ya bantuin loe lah, sini biar gue gendong" balas Adrian yang menjulurkan tangannya


"Gak perlu, gue masih bisa jalan" Natasya mulai berdiri dibantu Rara


"Yuk Al" ucapnya Natasya lagi memanggil Alika yang masih berdiri


Natasya berjalan dipapah oleh kedua sahabatnya menuju kamar, sedangkan ketiga cogan yang berada di belakangnya masih berjalan memastikan mereka sampai. Kerena mereka tau Natasya paling tidak suka didekati oleh laki-laki.


Setelah ketiga gadis itu sampai di kamarnya. Adrian Bili dan Robi pun kembali ke kamar mereka


"Mau kemana Yan?" tanya Bili yang melihat Adrian beranjak dari kamarnya


"Bunda manggil" Adrian menunjukkan panggilan ibunya dan keluar


.....


"Ia Bun, bunda tenang aja. Udah dulu ya Bun assalamualaikum" ucap Adrian diakhir pembicaraannya dengan Bu Lina


Adrian mengakhiri panggilan ibunya karena ia melihat seseorang sedang berbicara ditempat gelap. Adrian pun melangkah kan kakinya perlahan untuk mendekati kedua orang yang sedang berbicara itu.


"Gue mau loe edit foto Natasya bersama laki laki sedang bermesraan dan sebarkan di sosmed" ucap gadis itu


"Gue bisa aja ngedit, tapi gue gak mau menyebarkannya" jawab kawan bicaranya


"Ya udah loe gak bakal gue bayar dan gue akan buat loe di skors dari sekolah" balas gadi itu


"Jangan San gue masih mau sekolah" ucap lawan bicaranya


"Ya udah makanya kerjain apa yg gue suruh, sana pergi" balas gadis yang memerintah dan itu ternyata Sandra


Gadis lawan bicara Sandra pergi dan menabrak Adrian sontak membuat ia terkejut. Adrian pun langsung menarik tangan gadis itu untuk menemui Sandra kembali


"Ini pesuruh loe? Gak nyangka gue, loe sekejam itu dengan orang lain" ucap Adrian yang mendorong gadis suruhan Sandra dihadapan Sandra dan hampir mengenai tubuh Sandra.


"Adrian???" Sandra terkejut dengan kedatang Adrian


"Loe wanita gak punya hati, jika loe ngancem dia di skors dari sekolah, gue bisa ngeluarin loe sekarang juga dari sekolah dan memerintahkan sekolah lain untuk tidak menerima siswi seperti loe" ucap Adrian tegas disertai amarahnya


"Loe pergi sana, gue masih ada urusan dengan gadis ini" lanjut Adrian yang mengusir gadis pesuruh Sandra


"JELASKAN INI PADA GUE, apa benar loe yang melakukan?" Adrian menyodorkan ponselnya yang berisi rekaman Sandra yang sedang berbicara dengan Ririn terkait kecelakaan Natasya semester lalu.


Isi video


Siang itu di depan ruang UKS yang berjarak empat ruangan dari ruang osis


“Sandra loe apain si Natasya sampe sekarang belum siuman?” Ririn menarik tangan Sandra yang berjalan didepannya


“Gue gak ngapa ngapain si gadis ganjen itu” jawab Sandra


“Jujur San, bukannya loe bilang loe yang nabrak Natasya?” tanya Ririn lagi


“Suuttt jangan keras-keras. Gue gak nabrak dia, gue Cuma nyenggol stang motornya aja” Sandra dengan rasa tidak bersalah sama sekali


“Sandra dia gak sadar udah tiga hari” tekan Ririn yang khawatir


“Loe ini sahabat gue atau sahabatnya si ganjen itu? Peduli amat sama dia” ucap Sandra


“Sandra justru gue khawatir sama loe, kalau sampai si Natasya meninggal terus ada yang tau dan liat loe pelakunya loe bakal dipenjara” balas Ririn


“Udah makanya loe diem, yang tau ini cuma loe, gue dan Tuhan kalau loe buka mulut gue bakal keluarin loe dari sekolah ini juga untuk menemani gue di penjara” Sandra mengancam Ririn


Sandra yang menyaksikan video dirinya membulatkan mata dengan sempurna.


"Jelaskan ini, kalau loe gak mau masuk penjara" ucap Adrian


"Maaf ka gue bener bener gak sengaja" Sandra memegang tangan Adrian


"Cih masih loe berpura pura dan menutupinya" Adrian menghempas kasar tangan Sandra


"Ka gue suka sama loe, ini juga demi loe ka, Natasya itu gak baik buat loe" ucap Sandra


"LOE GAK USAH MENJELEKKAN ORANG LAIN. SIKAP LOE SENDIRI BURUK. Gue peringatkan LOE, jika loe sekali lagi mencoba mengganggu Natasya loe langsung berurusan DENGAN GUE" balas Adrian tegas dengan menaikkan nada bicaranya dua oktaf dan tak tertinggal tatapan matanya yang mematikan seakan ingin segera menerkam dan mencabik cabik mangsa yang ada didepannya


Sandra bergetar ditatap Adrian dengan bentakannya. Iapun berdiri mematung menahan nafasnya


"PAHAM GAK LOE?" ucap Adrian yang berhasil membuat Sandra terkejut


"I i i iya ka" balas Sandra tak berdaya


"Kali ini loe masih gue biarkan, tapi jika berani macem macem mengganggu Natasya rasakan akibatnya sendiri. PERGI SANA" perintah Adrian


Sandra pun berjalan meninggalkan Adrian dengan tubuhnya yang gemetar, kemudian langsung masuk kedalam kamarnya dan menarik selimut.


Ririn dan Pipit melihat Sandra seperti itu aneh tapi tidak berani menanyakannya. Hingga akhirnya mereka terlelap.


*****


TERUS DUKUNG DENGAN LIKE KOMEN DAN JADIKAN FAVORIT YA KA


TERIMAKASIH 🙂😊