
LANJUT YUK KA
JANGAN LUPA UNTUK TERUS DUKUNG DENGAN LIKE, KOMEN DAN JADIKAN FAVORIT YA KA
TERIMAKASIH đ
SELAMAT MEMBACA
*****
Pagi di sekolah....
Rara dan Alika sudah berada di kelasnya namun Natasya belum kunjung datang sampai bel sekolah berbunyi. Mereka masih mengira mungkin Natasya telat lagi, sampai pak Eko masuk Natasya tak kunjung terlihat, seharusnya walaupun ia telat sudah ada di dalam kelas karena pak Eko masuk kelas pagi ini sedikit telat.
Pak Eko mengabsen siswanya
âSiapa yang tidak hadir? Jika tidak ada keterangan tidak hadir bapak Alpakanâ
âDimana Natasya?â tanya Rara pada Alika yang berada di belakangnya.
Alika menganggkat bahu dan menggelengkan kepalanya seraya mengatakan tidak tau sambil memasang wajah yang khawatir.
âMa maaf pak... Natasya belum hadir, kami tidak tau dia dimana, bolehkah saya izin menghubunginya?â Rara dengan sedikit gugup memberanikan diri menganggat tangannya
âOh Natasya.... Dia tadi pagi kecelakaan sekarang dirawat di rumah sakit sejahtera baru saja bapak menerima kabar dari kesiswaanâ jawab pak Eko
âAPA???â Rara dan Alika terkejut mendengar berita Natasya kecelakaan
âGimana sih katanya sahabat, tapi salah satu mau ****** gak ada yang tau hahahaâ ucap Sandra yang tertawa di ujung mejanya
âSudah hentikan, sebaiknya kita mendoakan agar Natasya segera pulih karena dia mengalami komaâ tegur pak Eko.
Kedua sahabat Natasya pun tak bisa konsentrasi dalam belajar, memikirkan Natasya yang kecelakaan. Mereka terus menghubungi nomor Natasya dan Ayahnya namun tidak ada yang mengangkat.
Rara dan Alika pun berniat melihat keadaan Natasya selesai sekolah, namun karena Ramadhan menghitung hari jadi mereka sering kumpul osis untuk mempersiapkan program yang akan dijalankan ditambah mereka juga menggalang dana dan sumbangan untuk di salurkan ke panti asuhan nantinya.
Setiap hari dari para guru dan siswa memberikan sumbangan untuk panti asuhan bahkan tak sedikit masyarakat sekitar juga ikut berpartisipasi, membuat para anak osis sibuk setelah selesai sekolah.
.......
Tiga hari berlalu tanpa Natasya. Rara dan Alika merasa sangat kesepian, ditambah geng bala-bala terus saja mengganggu mereka. Siang ini Rara berencana akan ke rumah sakit menjenguk Natasya ia pun tak lupa mengajak Alika
âAl.... pulang ini gue mau langsung ke rumah sakit jenguk Natasya, dia sudah tiga hari ini belum sadar dari komanya, loe mau ikut gak?â
âSerius loh Ra... loe dapat info dari mana?â Alika terkejut mendengar berita Natasya
âSemalam gue dapat balasan pesan dari abi Yusuf tentang kondisi Natasyaâ Rara menjelaskan
âYa ampun gue lupa.... ah masa bodo, gue pokoknya mau izin sama ka Adrian selaku ketua pelaksanaâ Rara kekeh ingin melihat sahabatnya yang tak kunjung sadar itu
âGue ikut kalau gituâ balas Alika.
Bel istirahat telah berakhir, Rara, Alika dan siswa yang lain masuk ke kelas dan mengikuti pelajran sampai selesai.
Dan bel pulangpun berbunyi, seluruh siswa keluar menuju parkiran, anak-anak osis satu persatu berjalan menuju ruang osis. Rara dan Alika pun menuju ruang osis untuk meminta izin pada Adrian
Ditengah perjalanan mereka melihat Adrian dan kedua temannya yang tak lain Bili dan Robi berjalan menuju
ruang osis juga, langsung saja mereka menghampiri Adrian
âKa Adrian..... ka Adriaaaannnnnnâ Panggil Alika dengan lantang
Adrian pun berbalik dan menghentikan langkahnya serta menunggu kedua gadis itu menghampirinya
âAda apa?â tanya Adrian ketika Rara dan Alika sudah sampai didepannya
âAlika Rara mana my bebeb Natasya?â tanya Robi yang melihat mereka hanya berdua saja
âAh ka Robi nanti dulu pertanyaanmu tidak sepenting izin kamiâ jawab Alika dengan nafasnya yang terengah engah
âNafas dulu kalianâ ucap Bili
âAyo Ra cepet bilangâ Alika menyenggol tangan Rara. Rara mengangguk mengiakan Alika
âKa Adrian, hari ini kami izin tidak bisa membantu di ruang osis, karena mau jenguk Natasyaâ ucap Rara yang mencoba mengatur nafasnya
âMy bebeb Natasya sakit? Dia sakit apa?â tanya Robi
âIa ka.... tiga hari yang lalu Natasya mengalami kecelakaan saat hendak ke sekolah dan sampai sekarang belum sadar dari komanya, dan kami sekarang ingin melihat keadaan Natasya karena beberapa hari kemarin juga kami selalu di sibukkan dengan agenda osisâ jelas Rara
âBaiklah, gue izinkanâ ucap Adrian
âGue ikut mereka ya Yan?â tanya Robi
âLoe disini aja bantu gue sama Adrianâ Bili menarik kerah belakang baju Robi yang berjalan mendekati Rara dan Alika
âKalau gitu kita duluan kaâ pamit Rara dan Alika
âPantas aja gue gak liat Natasya akhir-akhir ini, loe kecelakaan apa bisa koma sampai tiga hari?â batin Adrian bertanya
Adrian, Bili dan Robi melanjutkan langkahnya menuju ruang osis dan mereka membantu mengepak semua donasi yang terkumpul
Pukul 17.45 wib Adrian baru keluar dari sekolahnya bersama Bili dan Robi serta tiga anak osis laki-laki.