Wa'Alaikum Salam Mei

Wa'Alaikum Salam Mei
Episode 31



LANJUT YUK KA


JANGAN LUPA UNTUK TERUS DUKUNG DENGAN LIKE, KOMEN DAN JADIKAN FAVORIT YA KA


TERIMAKASIH 😊


SELAMAT MEMBACA


*****


Brakkkk (bunyi bantingan pintu)


Adrian yang masih terlelap kemudian terbangun mendengar itu. Iqbal yang melihat Adrian terduduk di atas ranjang kemudian mengucapkan


“Maaf ka”


“Jam berapa sekarang?” tanya Adrian


“17.15 wib ka” jawab Iqbal yang kemudian duduk di ranjangnya sambil membuka ponsel kakaknya dan memainkannya


Adrian kemudian berlalu untuk pergi mandi...


“Ka mau ikut gak? aku mau balikin HP mba” ucap Iqbal yang melihat Adrian sudah berganti pakaian


“Loe ngajak atau minta ditemani? Ayo” jawab Adrian


“Haha” Iqbal berdiri menyusul Adrian


“Bal, gue lupa naro Hp gue, tunggu bentar gue cari dulu” ucap Adrian tiba-tiba dan kembali ke kamar


“Gimana ada ka?” tanya Iqbal setelah Adrian keluar dari kamarnya


“Sepertinya di mobil” jawab Adrian kemudian berlalu bersama Ibal menuju rumah Natasya


Sampai disana Iqbal masuk tanpa ditemani Adrian karena Adrian hendak mengambil ponselnya yang tertinggal di mobil


Ketika mengambil ponselnya Adrian menyentuh pelastik yang berisi obat untuk Natasya


“Gadis itu membuatku melupakan ini” gumam Adrian menutup pintu mobilnya


“Ka ke pendopo yuk” ajak Iqbal yang keluar dari rumah Natasya


“Bentar Bal, kasih ini sama mba loe” Adrian menjulurkan plastik obat pada Iqbal


“Ok, ayo ka” balas Ibal yang berjalan menuju pendopo


“Bal kasih dulu itu obatnya” ucap Adrian


“Ini mau Iqbal kasih ka, mba Natasya ada di pendopo” ucap Iqbal


Adrian terus memperhatikan gerak gerik Natasya yang sedang mengajar para santri putri dengan gelak tawa menemani mereka dalam pendopo itu.


“Mbaaaaa” ucap Azizah menganggkat tangannya


“Ia Azizah ada lagi yang ingin ditanyakan?” jawab Natasaya


“Sepertinya ka Iqbal dan ka Adrian sedang menunggu mba disana” balas Azizah yang sadar melihat kedua pria memperhatikan


Natasya langsung menoleh ke arah Adrian dan Iqbal berada


“Baiklah semuanya, mba akhiri sampai disini dulu, ingat kita harus selalu berperan andil dalam membangun peradaban bukan malah baperan. Mba akhiri Assalamu’alaikum wr.wb”


“Wa’alaikumsalam wr.wb” jawab para santri kompak


Mereka bergantian keluar pendopo dan kembali ke asrama dengan bincang-bicang kagum membicarakan Iqbal dan Adrian yang berada di hadapan mereka.


....


“Mba tunggu” ucap Iqbal menghampiri Natasya yang hendak turun pendopo bersama Azizah


“Ada apa?” tanya Natasya setelah Iqbal berada dihadapannya


“Mba, Azizah pergi duluan, mari ka Assalamu’alaikum” ucap Azizah berlalu pergi dengan menyunggingkan senyum pada Iqbal


“Wa’alaikumsalam” jawab mereka kompak


“Apa Bal?” tanya Natasya lagi


“Mau balikin ini mba dan ini dari ka Adrian” Iqbal menjulurkan ponsel dan plastik obat yang ia bawa


“Udah selesai?” tanya Natasya menggambil ponselnya saja


“Udah mba, tinggal berdoa aja hehe” jawab Ibal cengengesan


“Ya udah, gue pergi dulu” Nataya berlalu pergi meninggalkan Iqbal dan Adrian yang berada dihadapannya


“Eh mba ini ketinggalan” teriak Iqbal menunjukkan plastik obat


“Kasih lagi aja sama orangnya, gue gak butuh” ucap Natasya yang masih kesal dengan Adrian dan melanjutkan langkahnya


Adrian yang dari tadi hanya menjadi penonton tak bersuara kini mengambil plastik yang Iqbal pegang dan berjalan mengejar Natasya


“Nih, jangan sok sok an gak butuh. Ini obat untuk luka loe itu” ucap Adrian yang memberikan plastik obat kepada Natasya dengan kasar


Natasya terkejut karena Adrian membalikkan badannya dan kemudian berlalu setelah menerima plastik obat pemberian Adrian tanpa mengucapkan apapun.