Wa'Alaikum Salam Mei

Wa'Alaikum Salam Mei
Episode 49



SELAMAT MEMBACA


*****


Adrian, Bili, Rara, Alika dan Natasya pergi keluar dari mall dan menuju parkiran. Sampai di parkiran Natasya melihat ban mobilnya kempes.


Alika dan Rara pun menghampiri, kemudian lewat mobil Adrian dan Bili. Mereka yang melihat ketiga gadis itu belum masuk mobilnya turun dan melihat keadaan ketiga gadis itu.


Adrian menawarkan untuk mengantar Natasya pulang dan mobil Natasya ditinggal untuk nanti di perbaiki dan diantar oleh sopir Adrian. Tanpa penolakan Natasya menyetujui Adrian dan menurut pulang di antar Adrian.


Didalam mobil Natasya hanya terdiam tak berani memulai percakapan karena ia bingung untuk mulai percakapan.


Adzan maghrib pun berkumandang. Natasya membuka mulutnya untuk berhenti di masjid pinggir jalan yang ia lihat didepan.


Adrian menuruti Natasya dan kemudian keluar mobil untuk melaksanakan sholat maghrib. Setelah selesai Natasya dan Adrian melanjutkan perjalanannya menuju rumah Natasya.


“Hallo Assalamu’alaikum” ucap Adrian yang mengangkat panggilan di ponselnya


“Wa’alaikum salam, nak kamu dimana?” suara bu lina dari balik telfon


“Adrian masih dijalan kenapa bun?” tanya Adrian


“Cepat pulang nenek mau bahas sesuatu yang penting” ucap bu Lina dari ujung telephon


“Hmmm jangan bilang untuk bahas masalah perjodohan, berhentilah mencarikan gadis-gadis menjilat seperti mereka” balas Adrian


“Kali ini kamu gak bakal nolak, cepat pulang. Atau ayahmu akan marah” ucap bu Lina


“ia” balas Adrian singkat dengan menghembuskan nafas beratnya dan menutup telfon


Natasya yang duduk disamping Adrian hanya diam sambil memperhatikan Adrian yang sangat kesal dengan panggilan telfon dari ibunya membahas perjodohannya.


Ingin rasanya Natasya bertanya tentang percakapan Adrian yang mengataka perjodohan, tapi Natasya urungkan niatnya itu, karena ia tidak ingin ikut campur dalam urusan Adrian apalagi menyangkut keluarga.


Mobil Adrian berhenti tepat didepan rumah Natasya. Natasya pun langsung turun dari mobil dan mengucapkan terimakasih pada Adrian. Adrian hanya mengangguk menjawabi Natasya. kemudian Natasya berkata lagi


“Hati-hati ya ka jangan gebut” ucap Natasya dari luar jendela mobil Adrian karena khawatir dengan kondisi Adrian yang sedang kesal


“Emmm” balas Adrian yang kemudian melajukan mobilnya meninggalkan rumah Natasya


Diruang tamu Natasya melihat ada ustad Mahmud bersama kedua orang tuanya sedang berbincang dengan pak Yusuf dan bu Halimah. Nampak serius perbincangan mereka, entah hal apa yang sedang di bahas.


Setelah mengucap salam Natasya masuk dan bersalaman dengan bu Halimah dan pak Yusuf serta kedua orang tua yang bersama ustad Mahmud. Tanpa berlama-lama Natasya langsung melanjutkan kakinya menuju kamar.


Terdengar sedikit akhir percakapan mereka


“Ia itu Natasya, bagaimana pun nanti akan kami pikirkan. Semoga tidak mengurangi rasa hormat dan kita tetap menjalin persaudaraan” ucap pak Yusuf


“Ia pak, kalau begitu kita pamit. Assalamu’alaikum


” ucap bapak ustad Mahmud


“Wa’alaikum salam” jawab pak Yusuf dan bu Halimah berbarengan


Natasya yang mendengar percakapan ayahnya tadi, tidak terlalu memperdulikannya dan ia terus berjalan menuju kamar untuk membersihkan diri dan berganti pakaian.


.......


Di rumah Adrian


Pak Herlambang dan bu Lina sudah duduk bersama bu Mala di ruang keluarga, terlihat mereka asik mengobrol ditemani dengan beberapa cemilan dan minuman serta album foto lama milik bu Mala.


Adrian yang sudah sampai rumahnya langsung menaiki tangga menuju kamar untuk segera berganti pakaian, dan menanyakan keberadaan kedua orang tua dan neneknya pada asisten rumah tangga yang menyambutnya datang.


Asisten rumah tangga itu memberi tahu bahwa majikannya berada di ruang keluarga. Adrian yang mendapat info itu bergumam dalam hatinya bahwa kali ini pembahasan sangat penting dan ujungnya pasti Adrian tidak bisa menolak keinginan mereka.


Setelah selesai berganti pakaian Adrian turun menuju ruang keluarga. Perlahan namun pasti ia sampai di ruangan itu, tak lupa Adrian mencium tangan kedua orang tuanya dan bu Mala. Bu mala menyuruh Adrian untuk duduk disampingnya, Adrian pun duduk disamping bu Mala.


******


TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGAN NYA


TERUS DUKUNG DENGAN LIKE KOMEN DAN JADIKAN FAVORIT YA KA


☺️😊