Wa'Alaikum Salam Mei

Wa'Alaikum Salam Mei
Episode 28



LANJUT YUK KA


JANGAN LUPA UNTUK TERUS DUKUNG DENGAN LIKE, KOMEN DAN JADIKAN FAVORIT YA KA


TERIMAKASIH 😊


SELAMAT MEMBACA


*****


Sesampainya di aula


Adrian sudah memulai rapat dengan semua anggota osis, ia duduk didepan dan memberi arahan kepada semuanya.


“Matiii........ ka Adrian sudah ngomong didepan” ucap Alika


“Apanya yang mati Al?” tanya Natasya


“Loe gak tau apa, ka Adrian paling gak suka kalau ada yang telat ikut rapatnya Sya” jawab Alika yang mengingat sikap Adrian


“Trus gimana?” tanya Natasya lagi


Rara dan Alika hanya menggelang


“Kalian ngapain masih dipintu sana? Masuk!” ucap Adrian yang melihat Natasya bersama kedua sahabatnya masih berdiri ragu didepan pintu aula


Natasya, Rara dan Alika yang terkejut mendengar itu membalikkan badan dan masuk kedalam ruangan.


“Baiklah lanjut... Alhamdulillah hari ini acara kita berjalan dengan lancar, semua karena kerja keras kita semua. Gue ucapkan terimakasih. Terus semangat dan kerja kompak karena masih ada tiga hari kedepan yang siap menanti kita. Mungkin itu saja selamat istirahat dan semoga lancar puasanya” ucap Adrian yang mengakhiri rapatnya dan berlalu meninggalkan ruangan.


........


“Ka Adrian tunggu....” ucap Sandra yang memanggil Adrian


“Kenapa San?” tanya Bili yang bersama Adrian dan Robi


“Ka hari ini gue gak bawa mobil, gue boleh nebeng gak?” ucap Sandra


“Ehhh anak kecil, Adrian pulang sama gue” Eka tiba-tiba datang menghampiri mereka bertiga


Adrian tidak menanggapi kedua gadis itu ia berlalu pergi begitu saja


“Yan tunggu...” panggil Bili dan Robi


“Loh loh ka Adrian tunggu.... Ini gara-gara loe” ucap Sandra menyalahkan Eka


“Ehhh ada juga gara-gara loe” balas Eka yang berjalan mengejar Adrian


Kemudian Adrian kembali lagi kearah mereka untuk mengambil tasnya yang tertinggal di aula


“Ka gue bolehkan ikut?” tanya Sandra yang ngekor di belakang Adrian


“Bisa gak kalian berdua diem gak ngikutin dan ganggu gue?, dan sory gue udah ada janji pulang bareng sama orang lain” Adrian membalikkan badannya kemudian masuk kedalam aula


Bili dan Robi hanya duduk melihat kelakuan para gadis yang mengejar Adrian sambil menggelangkan kepalanya dengan senyum menertawakan kedua gadis yang ditolak Adrian


“Ka ini tasny....” ucap Alika tertahan


“Thanks” balas Adrian yang meraih tasnya dan terus berjalan sambil menarik tangan Natasya


“Ra... apa mereka jadian?” tanya Alika dengan matanya yang terkejut


“Bisa jadi Al” jawab Rara yang bengong juga melihat Adrian berlalu bersama Natasya


“Lepasin gue” Natasya memukul mukul tangan Adrian yang menariknya


Adrian pun melepaskan genggamannya didepan Sandra, Eka, Robi dan Bili. Sontak mereka terkejut dengan kedatangan Adrian yang membawa Natasya


“Untuk kalian berdua maaf gue udah janji sama dia, yuk Sya” ucap Adrian kemudian menarik tangan Natasya kembali menuju parkiran


“Apa???? Siganjen?” ucap Sandra sambil menunjuk Natasya tidak terima


Sedangkan Eka, Robi dan Bili masih diam tertegun melihat kelakuan Adrian


“Mau kemana Ka?” tanya Robi melihat Eka berlalu pergi


“Pulang” jawab Eka singkat


“Mau gue anter?” tawar Robi


“GAK PERLU” Eka pergi dengan raut wajah kecewa dan marah.


 Sandra pun  pergi menuju parkiran menemui teman-temannya


“Ka Biliiiii” panggil Alika dan Rara yang sedari tadi berdiri tak jauh dari mereka


“Kenapa Al” jawab Bili


“Apa yang terjadi dengan Ka Adrian dan Natasya?” tanyanya lagi


“Entah” jawab Bili


“Loe gak apa-apa Rob?” lanjut Bili melihat Robi


“Gue sih santuyyy, kalau emang mereka jadian ya no problem berarti Natasya bukan jodoh gue. walaupun hati gue sakit huhuhu” jawab Robi yang memang sudah bisa membaca tingkah Adrian yang menyukai Natasya.


“Ya udah mending pulang udah siang, nanti saja kita cari tau tentang mereka berdua” ucap Bili mengajak pulang


“Ia ka” balas Alika