
....
“Sya, sebenarnya ada apa antara kalian?” tanya Rara kepada Natasya yang sedang menyerahkan uang ke ibu kantin
“Nanti gue ceritain, mana si kupret tadi?” jawab Natasya yang mencari Alika
“Gue disini cayang” Alika datang dengan membawa kedua lolipop ditangannya
“Yuk kekelas sepertinya bel telah berbunyi” lanjut Natasya
Sesampainya dikelas.....
“Sya.... ayo ceritakan” pinta Rara yang duduk disebelah Natasya dengan nada berbisik.
ketika Natasya hendak cerita tiba-tiba
“Loe pada kenapa bisik-bisik gitu?” bisik Alika yang menirukan suara Rara dari tempat duduknya yang berada dibelakang Natasya dan Rara.
“Ahhhh kupret bikin gua kaget aja” ucap Rara yang mengelus dadanya
“Sory cayangku, emang ada apa sih” balas Alika sambil mencubit pipit Rara
“Ishhh lepasin, Alika. loe gak penasaran antara Natasya dan kak Adrian?” balas Rara sambil menyingkirkan tangan Alika
“Sutttttt” ucap Natasya yang berusaha mengecilkan volume suara kedua sahabatnya itu
“Nahhh iya gue lupa menanyakan itu, jadi gimana gimana?” Alika yang penasaran dan semakin menyodorkan mukanya kedepan Natasya dan Rara
“Hemmm, jadi gini....” lanjut Natasya
“Selamat siang” ucap sang guru kepada seluruh siswa didalam kelas yang memberhentikan Natasya untuk bercerita kepada kedua sahabatnya itu
“Nanti aja pas balik gue ceritain” Natasya melanjutkan ucapanya dan memperhatikan guru.
Bel pulang telah berbunyi, guru mata pelajaran sudah meninggalkan kelas mereka disusul dengan siswa lain yang bergantian pergi untuk pulang, begitupun dengan Natasya dan kedua sahabatnya keluar menuju parkiran.
“Natasya cayang, kita jadi nih kerja kelompok di rumahmu?” tanya Alika yang berada disamping motor Natasya
“Rara cayang.....” ucap Alika dengan muka yang dibuat-buat sok manis
“Udah gak usah sok manis gitu, cepat naik” Rara menaiki motornya dan mengajak Alika untuk segera naik
“Tumben loe gak bawa motor?” tanya Natasya pada Alika
“Motor gue disevis makanya tadi pagi gue telat” balasnya yang sambil naik kemotor Rara
“Halahhh kupret alasan aja loe, mau motor loe diservis atau gak loe tetep telat” ejek Rara yang tak dibalas Alika. Kemudian mereka melajukan motornya menuju rumah Natasya.
Diujung parkiran terlihat Adrian, Bili dan Robi hendak pulang juga. Kemudian Robi ngajak mereka makan dulu karena adanya insiden istirahat tadi antara Burung Hantu dan Banteng pesanan mereka belum sempat dimakan dan bel masuk sudah berbunyi.
“Rob, mau makan dimana?” tanya Bili
“Hmmm enaknya dimana ya Bil, akh gue bingung tapi gue udah kelaperan banget nih. Gara-gara Burung Hantu dan Banteng tadi” Balas Robi yang terus membicarakan kejadian istirahat itu dan ia masih menghina kawan barunya.
“Ke Cafe aja. Gue traktir” Ucap Adrian yang memang sedikit kesal dengan Robi yang terus membahas kejadian istirahat itu.
“Baru kenal aja udah ditraktir, anak sultan mah bebas” kata Bili yang hendak membuk mobilnya
“Jom lah lanjut” timpal Robi yang semakin bersemangat mendengar traktiran
“Dasar buaya gak modal” ejek Bili pada Robi.
Adrian yang mendengar itu hanya diam dan kemudian mereka melajukan mobilnua sampai ketempat yang mereka tuju.
Ditengah jalan Adrian melihat dua motor yang dikendarai Natasnya, Rara dan Alika belok ke pesantren modern, ia pun dibuat bingung dengan itu.
Sesampainya di caffe mereka memesan makanan dan bercerita, lebih tepatnya menceritakan kondisi sekolahnya pada Adrian lengkap dengan para siswi yang sering jadi tranding topik. Tak lupa juga Adrian menanyakan apa yang dilihatnya dijalan tadi. Mereka berdua menjelaskan tentang hal itu lengkap dengan tiga gadis cantik yang sering jadi rebutan.
*****
JANGAN LUPA UNTUK TERUS DUKUNG DENGAN LIKE, KOMEN DAN JADIKAN FAVORIT YA KA
TERIMAKASIH 😊