Wa'Alaikum Salam Mei

Wa'Alaikum Salam Mei
Episode 51



SELAMAT MEMBACA


Natasya menghembuskan nafas beratnya dan menjawab perkataan pak Yusuf


“Jika menurut Abi dan Umi pria itu baik untuk Natasya, Sya akan menerima lamarannya. Sya berangkat. Assalamu’alaikum”


Natasya bangkit dari duduknya dan beranjak pergi ke sekolah tak lupa mencium tangan kedua orang tuanya


“Wa’alaikum salam” jawab bu Halimah, pak Yusuf dan Iqbal berbarengan.


Iqbal yang menyaksikan dan mendengar perjodohan Natasya secara live itu hanya diam tanpa ikut campur.


.......


Di sekolah, Natasya Rara Alika dan dua orang anggota osis laki-laki sedang duduk di sudut ruangan osis yang disibukkan dengan menyiapkan konsep wisuda anak 12.


Robi, Eka dan Riko sibuk mencari link pendekor dan catering, dan beberapa anggota osis lainnya sibuk juga mengurus beberapa surat izin dan membuat undangan sedangkan geng bala-bala sibuk berdandan dan berselfi ria.


Terlihat diluar ruangan Adrian dan Bili yang sedang berbincang menuju ruang osis


“Perhatian sebentar, untuk acara wisudaan di percepat minggu depan” ucap Bili yang berdiri ditengah ruangan osis


“Whatttt minggu depan ka?” tanya Alika


Bili mengangguk kemudian melanjutkan ucapannya


“Bukankah lebih cepat lebih baik, biar selesai studinya hehe” ucap Bili yang tertawa


“Gila loe, kita masih memilih catering dan pendekor ini” sahut Robi


“Itu sih tugas loe dan team, gue hanya menyampaikan keputusan kepala sekolah” balas Bili yang berjalan duduk di samping Adrian


Setelah selesai mendengar pengumuman dari Bili mereka semua melanjutkan tugasnya masing-masing


“Bisa gila gue mikirin ini konsep mau dibuat gimana, mana pak kepala mintanya abstrak kagak jelas banget” gumam Alika dimejanya


“Kali ini loe bener Al, ini sangat abstrak” sahut Rara dengan berbisik


Natasya yang melihat Rara dan Alika saling berbisik kemudian berkata


“Udah kerjain aja dari pada loe ngomel dan ini gak selesai” ucap Natasya yang kemudian melanjutkan lagi tugasnya bersama kedua anggota osis laki-laki yang berada didepannya


Rara dan Alika pun memanyunkan bibirya sambil mengerjakan tugas mereka.


*


“Ihhh bala-bala itu tumben, mimpi apa dia?” Alika melihat aneh kelakuan Sandra


“Kali ini apa yang dia perbuat untuk mengganggu kita” gumam Rara


“Udah lah mungkin memang dia sudah mulai berubah, jangan ribut dan memperpanjang hal sepele” ucap Natasya dengan raut wajah tak bersemangat


“Loe kenapa? Gue perhatiin dari pagi lesu?” tanya Rara yang melihat Natasya


“Gak apa-apa, gue lagi pengen ketenangan saja” balas Natasya yang berjalan keluar ruangan


“Sya bilang, gue tau loe lagi menyembunyikan sesuatu” Rara menarik tangan Natasya


“Gak ada Ra... gue lagi bingung aja nambahin konsep itu” jawab Natasya yang berbalik menghadap Rara


Tiba-tiba Adrian datang untuk mengambil konsep yang sudah mereka buat


“Gak usah terlalu dipikirkan, biar gue bantu. Mana sini” ucap Adrian dari belakang Natasya yang meminta kertas konsep yang sudah mereka kerjakan


Alika yang sedang memegang kertas itupun memberikan pada Adrian dan berkata


“Ka Adrian.... baru kita mau cari kakak tadi” ucap Alika dengan senyum


“Gue udah disini, gak usah dicari” balas Adrian yang berlalu dengan senyumnya


Alika masih tersenyum memandang Adrian yang berlalu dengan senyumnya, membuat Alika terpesona


Celetakk


“Oyyy sadar jangan terbang loe. Baru juga disenyumin” Rara menjitak jidat Alika


Alika nyengir kaya kuda dihadapan kedua sahabatnya itu sambil memegang jidaknya yang di jitak Rara


Natasya pun tertawa melihat kelakuan Alika yang membalas Rara dengan senyum tidak dengan amarahnya kemudian Natasya mengajak kedua sahabatnya itu untuk pulang.


Setiap hari mereka sibuk menyiapkan acara wisuda, mulai dari membagi undangan dengan siswa lain sampai menyiapkan persembahan terakhir dari masing-masing angkatan.


******


TERUS DUKUNG DENGAN LIKE KOMEN DAN JADIKAN FAVORIT YA KA


TERIMAKASIH


☺️😊