
LANJUT YUK KA
JANGAN LUPA UNTUK TERUS DUKUNG DENGAN LIKE, KOMEN DAN JADIKAN FAVORIT YA KA
TERIMAKASIH 😊
SELAMAT MEMBACA
*****
Pukul 13.30 wib Natasya keluar rumah dengan dandanannya yang rapih
“Hendak kemana?” tanya bu Halimah yang baru datang
“Mau ke panti sosial mi” jawab Natasya
“Gak usah, istirahatlah” ucap bu Halimah
“Sya akan hati-hati kok, boleh ya mi” Natasya memasang wajah memelas
“Gak” jawab bu Halimah tegas
“Hemmm ya udah biar Sya pergi sama ka Adrian aja ya, kan ada dia juga disana” ucap Natasya yang mencoba membujuk ibunya
“Adrian udah pergi dari tadi dan dia juga bilang sama umi kalau kamu gak usah ikut acara hari ini, udah masuk” balas bu Halimah menyuruh anaknya masuk
Bu Halimah meletakkan tangannya dipundak Natasya dan membalikkan dan mendorong badan anaknya berjalan memasuki rumah menuju kamar Natasya.
Natasya hanya diam menurut berjalan sesuai arahan ibunya sambil memanyunkan bibir bawahnya dan menggerutu dalam hati tentang Adrian
“Dasar burung hantu. apa maunya sih, sampe melarang gue?” gumam Natasya dalam kamarnya
Natasya menjatuhkan tubuhnya di atas tempat tidur dan meraih ponsel untuk mengirim pesan pada kedua sahabatnya
Isi pesan WA grup
Natasya : “Assalamu’alaikum”
“Kalian pada di mana?”
Rara : “Wa’alikum salam, gue di rumah”
Natasya : “Loe gak ke Pansos?”
Rara : “Gak Sya, badan gue sakit semua, tadi juga gue izin sama ka Adrian”
“Loe jadi bernagkat?”
Natasya : “Gak jadi, umi ngelarang gue pergi”
“Kemana si kupret?”
"@Kupret Alika baby unyu"
"@Kupret Alika baby unyu"
Rara : “Sepertinya sedang bermanja dengan Mamihnya wkwkwk”
Natasya : “Hahaha, aduh jadi pengen dimanja juga”
Rara : "Sini-sini gue peyuk peyuk"
Natasya : "Ihhh jijik"
Natasya pun terlelap setelah bermain chat dengan sahabatnya.
.......
Acara di panti sosial berjalan dengan lancar Adrian pulang ke pesantren pukul 19.00 wib. Setelah memarkirkan mobilnya di rumah Natasya, Adrian turun dan melihat Natasya sedang bercengkrama dengan ustad Mahmud di depan rumah.
“Apa yang semalam tidak apa-apa?” tanya ustad Mahmud
“Saya baik-baik saja ustad” jawab Natasya
“Syukurlah, apa sudah di obati?” tanya ustad Mahmud lagi
“Sudah” Natasya melihat Adrian memperhatikannya dari samping mobil
Adrian yang mengetahui Natasya melihatnya kini berjalan meninggalkan mobil
“Sya.... saya ingin menyampaikan sesuatu. Entah kenapa saya selalu khawatir jika terjadi apa-apa dengan mu saya ingin bisa melindungumu, jika saya ingin mengajak kamu serius apa kamu menerima?” ucap ustad Mahmud yang tak didengar Natasya
Natasya yang melihat Adrian berlalu pergi kemudian memanggil dan mendekatinya
“Burung Hantu tunggu....” Panggil Natasya berjalan meninggalkan ustad Mahmud yang sedang berbicara
Adrian yang mendengar panggilan Natasya menghentikan langkahnya dan berbalik arah
“Ko baru balik? Di pansos lancarkan?” tanya Natasya penasaran
“Eemmm” balas Adrian
“Huhhh padahal gue pengen ikut loe malah melarang” ucap Natasya dengan memanyunkan bibirnya
“Kalau loe ikut yang ada acara gak berjalan” balas Adrian
“Halah pasti kalian juga kesusahan gak ada gue disana, adek-adek panti pasti pada nanyain gue kan” balas Natasya dengan PD
“Sok tau banget loe” ucap Adrian yang sambil berbicara dalam hatinya
“Kenapa dia bisa tau? Apa dia sering kesana?”batin Adrian
“Bukan sok tau, emang itu kenyataannya” balas Natasya
“Banteng, liat noh ada pria di belakang yang sedang menunggu loe, keburu jadi patung dia hehe” ucap Adrian dengan nada berbisik sambil tertawa
Natasya berbalik dan melihat ustad Mahmud yang masih berdiri di posisinya sambil memperhatikan Natasya
“Hiyakkkk dasar burung hantu, gue belum selesai malah ditinggal” teriak Natasya yang melihat Adrian pergi meninggalkannya
Ustad Mahmud berjalan menghampiri Natasya yang sedang kesal denga Adrian
“Kenapa?” tanya Ustad Mahmud pada Natasya
“Tidak ustad, oh ia tadi ustad bilang apa ya?” balas Natasya yang megingat perkataan ustad mahmud yang di abaikannya
“Bukan apa-apa, nanti saja sama Abi saya sampaikan” jawab ustad Mahmud
“Apa tentang diriku yang kemarin?” tanya Natasya
“Memang tentangmu, tapi bukan pristiwa kemarin, kalau begitu saya permisi dulu sudah Isya. Assalamu’alaikum” balas ustad mahmud yang berlalu
“Wa’alaikum salam” jawab Natasya
Natasya masuk ke dalam rumahnya untuk megambil alat sholat dan melanjutkan lagkahnya ke masjid untuk tarawih...