Wa'Alaikum Salam Mei

Wa'Alaikum Salam Mei
Episode 47



LANJUT YUK KA


JANGAN LUPA UNTUK TERUS DUKUNG DENGAN LIKE, KOMEN DAN JADIKAN FAVORIT YA KA


TERIMAKASIH 😊


SELAMAT MEMBACA


*****


Ketiga mobil gadis cantik itu telah pergi dari halaman sekolah dan menuju mall. Sampai disana mereka berkeliling mencari yang mereka suka, tentunya tanpa melewatkan tempat bermain games.


Natasya. yang mengenakan sweater moccanya asik bermian games tembak bersama Rara, sedangkan Alika duduk tak jauh dari mereka sambil menikmati ice cream paforitnya.


“Bukankah itu ka Adrian?” tanya Alika yang melihat Adrian duduk di dalam geray ponsel sambil mengkedip kedip dan mengucek ngucek matanya seraya memastikan itu benar-benar Adrian


Adrian duduk bersama Bili dan seorang manager seakan berbicara serius. Kemudian setelah selesai Adrian berdiri dari duduknya diikuti Bili dan Manajer itu yang membungkuk hormat pada Adrian dan Bili.


Adrian melangkahkan kakinya seraya meninggalkan geray ponsel bersama Bili.


Alika yang melihat Adrian dan Bili keluar geray ponsel melambaikan tangannya


“Ka Adriiaaaan” panggil Alika dengan melambai lambaikan tangan kirinya karena tangan kanannya memegang ice cream


Bili yang mendengar panggilan Alika menoleh dan menyikut lengan Adrian


“Yan liat noh” ucap Bili menunjukkan Alika


Adrian melihat Alika yang terus melambai kemudian melangkahkan kakinya menuju Alika


“Haii ka” ucap Alika berdiri didepan Adrian dan Bili yang sampai dihadapannya


“Loe ngapain duduk sendirian disini?” tanya Bili


“Noh lagi nungguin dua kunyuk main” jawab Alika menunjuk Natasya dan Rara yang masih sibuk bermain games


“Loe gak ikut main?” tanya Adrian yang mulai duduk


“Gue capek ka, jadi istirahat dulu hehe” jawab Alika yang duduk juga sambil kembali menikmati ice creamnya


“Yan kayanya asik ikutan yuk” ajak Bili melihat Natasya dan Rara


“Ka Bili main sama Alika aja yuk” ajak Alika yang telah menghabiskan ice creamnya


Bili melangkah bersama Alika dan mulai bermain bersama Natasya dan Rara.


Adrian masih duduk sendirian di kursi yang tak jauh dari mereka.


Natasya dan Rara yang melihat Bili ikut bermain hanya sekedar menyapanya dan lanjut bermain.


Setelah 20 menit bermain Natasya dikalahkan oleh Rara dan ia gugur dalam permainan. Tinggal Rara, Alika dan Bili yang terus saling serang.


Natasya yang kalah menyingkir dari tempat permainan dan hendak melangkah ke kursi yang berjejer dimana ia meletakkan tasnya. sebelum sampai, ia melihat Adrian duduk disana dengan wajah seriusnya kemudian datang Sandra menghampiri Adrian.


“Loe bisa gak, gak usah ganguin gue!” ucap Adrian marah pada Sandra


Natasya yang talah sampai di kursinya perlahan mengambil tas dengan hati-hati seraya tak ingin terlihat Adrian dan Sandra, apalagi tadi pagi Natasya melihat Adrian menatapnya tajam yang kesal karena Natasya menghindar dijemput oleh Adrian, ditambah siang ini mukanya serius seperti singa yang siap menerkam mangsanya.


Ketika hendak meraih tasnya tangan Natasya malah di tarik Adrian hingga membuat Natasya terduduk disampingnya


“Loe mau kemana? Gue udah nungguin loe dari tadi” ucap Adrian lembut yang memegang tangan Natasya dan menatapnya dengan senyuman


Natasya terkejut dan bergumam dalam hatinya


“Kenapa si burung hantu ini, tadi marah sekarang senyum pada gue?” gumam Natasya dalam hatinya


“Gue mau kesana” balas Natasya menunjuk teman-temannya yang masih asik bermain


“Udah disini aja nih minumannya diminum” ucap Adrian yang menyodorkan botol minuman dingin pada Natasya


Natasya dengan terpaksa meraih botol minum yang Adrian berikan setelah Adrian menggenggam tangan Natasya lebih kuat.


Sandra yang melihat perlakuan Adrian terhadap Natasya membuatnya kebakaran jenggot.


“Awas loe Natasya” gumam Sandra dalam hati dengan muka merah padam menahan amarahnya


“Ngapain loe masih disini? loe ganggu kita aja” Adrian melihat Sandra yang masih setia berdiri dihadapannya


Sandra yang sudah kebakaran jenggot akhirnya pergi meninggalkan Adrian dan Natasya dengan amarah dan kesalnya.