Wa'Alaikum Salam Mei

Wa'Alaikum Salam Mei
Episode 6



Natasya Rara dan Alika sedang asik menikmati santapan kue yang dibawa oleh bu Halimah


“Sya loe punya hutang sama kita” ucap Rara tiba-tiba mengejutkan keduanya


“Apaan?” tanya Natasya tak paham


“Cerita loe dengan kak Adrian, loe kan janji pulang sekolah. Gue lupa tadi”  balas Rara


“Yappp bener banget Ra” sahut Alika yang masih asik mengunyah makannya


“Ooo ia gue lupa juga. Sory-sory. Ok gue ceritain” sambil menikmati cemilan, Natasya pun mulai bercerita


“Jadi minggu lalu gue ketemu dengan ka Adrian di Bandara” Lanjut Natasya yang memulai ceritanya bertemu dengan Adrian


“Trus Sya apa yang terjadi, apa dia nabrak loe Sya?” tanya Alika penasaran memotong cerita Natasya


“Ishhh kupret, kebanyakan nonton drakor, diem dulu dengerin” balas Rara yang merasa terganggu karena ia dari awal sudah fokus mendengarkan cerita Natasya


“Lanjut gak nih?” tanya Natasya


“Lanjuttttt” jawab mereka serentak


“Bukan Dia atau gue yang nabrak, tidak ada tragedi itu. Waktu itu gue ke Bandara bareng adek gue Iqbal untuk menjemput Azizah saudaranya ustad Mahmud yang akan pesantren disini.


Ketika menunggu kedatangan Azizah, Iqbal izin untuk mengangkat telfon dari temannya. Kemudian gue dengar bahwa pesawat dari Aceh sudah mendarat, terus disitu gue gak tau yang namanya Azizah tuh yang mana, karena gue belum pernah bertemu Azizah, ditambah pikunnya gue saat itu gak minta nomor ponsel Azizah. Kemudian gue menghampirilah pria yang berdiri dipinggir tiang dan menarik tangannya menuju pintu kedatangan dari dalam Negeri, karena saat itu hanya Iqbal yang tau Azizah. Gue terus menariknya sampai didepan pintu kedatangan, disana gue terkejut yang melihat Iqbal berada didepan sedang mencari Azizah”.


flashback dilanjutkan author ya 😁


Ketika Natasya melihat Iqbal didepannya, ia berkata


dalam hati


“lalu siapa yang gue tarik ini”. Natasya langsung melepaskan tangannya dan berbalik ke belakang, ternyata dia Adrian. Natasya melotot terkejut setelah mengetahui bukan tangan adiknya yang ia tarik. Langsung saja ia minta maaf.


“Maaf ka, gue gak sengaja, gue kira tadi adek gue”


“Loe gak bisa bedain adek loe dengan orang lain hah???” jawab Adrian


Saat itu Natasya merasa sangat malu, kemudian ia menjelaskan lagi sambil meminta maaf kepada Adrian


“Maaf ka tadi adek gue berdiri ditempat kakak dan gue ngira kakak adalah adek gue, gue minta maaf ka”.


Adrian tidak menjawab hanya melihat ke arah Natasya dengan pandangannya yang angkuh dan sombong.


Kemudian dia berlalu pergi begitu saja tanpa kata, Natasya pun teriak lagi


 “kaaaakk maaf ”


ucapan Natasya masih tidak dijawab oleh Adrian


“Dasar cowok jutek, biar sajalah yang penting gue udah minta maaf” gumam Natasya.


“ka, ka ka tas gue nyangkut” ucap Natasya dari belakang.


Namun pria itu tidak memperdulikan ucapan Natasya dan dia terus berjalan, Natasya yang mulai kesal, ia melemparkan kotak bekas minumannya kearah Adrian.


 Dan.....


Bugggg


Lemparan Natasya tepat mengenai kepalanya.


Adrian pun berhenti dan berbalik sambil menarik kopernya. sontak tas Natasya juga ikut terseret begitupun dengan dirinya yang menyeruduk Adrian. Muka Natasya tepat mendarat di dada bidangnya Adrian.


“Ehhh maaf ka gue gak sengaja seriusan, ini gara-gara loe juga  ka yang narik koper loe itu”  jelas Natasya yang sudah kesal.


Lagi-lagi Adrian hanya melihat Natasya dengan tatapannya yang dingin kemudian melepaskan jeratan tas Natasya yang menyangkut di kopernya. Setelah itu Adrian berbalik dan akan pergi


“Dasar Burung Hantu” gumam Natasya yang didengar oleh Adrian. Ia pun berbalik arah dan menghampiri Natasya


“Apa loe bilang?” tanya Adrian


“BURUNG HANTU” tegas Natasya


Adrian pun semakin mendekati Natasya, membuat Natasya semakin ketakutan dan jantungnya berdetak kencang, matanya terbuka lebar dan dia berjalan mundur mencoba menghindar dari Adrian.


“Gadis kecil ini manis juga, matanya indah sekali, ahhhh Adrian sadar, dia gadis menyebalkan yang sudah membuat dirimu terlambat” dalam hati Adrian. Kemudian Adrian berkata “loe Banteng” sambil berlalu pergi meninggalkan Natasya


“Burung Hantu sialan, awas aja loe kalau ketemu lagi” teriak Natasya yang semakin kesal dengan Adrian.


Kemudian Iqbal menghampiri kakaknya yang sedang marah-marah


“Mbak kenapa” tanya Iqbal


“Gak apa-apa, mba habis ketemu BURUNG HANTU. Ini Azizah?” balas Natasya kemudian sadar dengan seorang perempuan yang disamping Iqbal


“Ia mba, saya Azizah” balas Azizah sambil mencium tangan Natasya


“Ehhhh gak usah, gue masih muda” pinta Natasya yang memang tidak nyaman ketika tangannya harus dicium orang lain


“Yuk pulang sepertinya Abi dan Ustad Mahmud sudah menunggu” ucap Iqbal yang mengajak pulang.


Mereka pun pulang menuju pesantren. Natasya lah yang membawa mobil karena memang ia sudah memiliki SIM sedangkan Iqbal belum.


********


JANGAN LUPA UNTUK TERUS DUKUNG DENGAN LIKE, KOMEN DAN JADIKAN FAVORIT YA KA


TERIMAKASIH 😊