
"Amanda, kau yakin ini akan aman? Carl pasti akan menemukan kita," ucap Amber pelan, kepalanya menoleh dan menatap sekitar untuk memastikan keamanan.
"Sudah ayo kita masuk, aku sudah menyiapkan semuanya, Carl tidak akan semudah itu menemukan kita, bawa tas mu." Amanda terlebih dahulu masuk ke dalam mobil, membuat Amber mau tak mau mengikuti Amanda masuk ke dalam mobil.
Amber tak langsung mengenakan seat belt-nya, ia menoleh kearah Amanda yang kini tengah mendudukan Earl di pangkuannya. "Amanda boleh aku mengatakan sesuatu?" Tanya Amber.
"Ada apa Amber? Kau kembali ragu untuk meninggalkannya?"
"Amanda, Carl sudah benar-benar berubah, aku rasa semuanya sudah membaik. Bisakah kita membatalkan rencana ini saja?" Tanya Amber, ia semakin tak tenang dalam duduknya saat Amanda menyalakan mesin mobil.
"Tidak Amber, jangan asal percaya begitu saja, ingat dulu Carl sudah memberi berapa janji pada mu? Namun saat ia mendapatkan yang lebih dari mu dia tak melihat mu sama sekali bahkan menyangkal Earl anaknya bukan? Kau ingin itu kembali terjadi? Ini masalah waktu Amber, kita lihat saja bagaimana pengorbanannya mencari mu, jika dia benar-benar mencintai mu, dia akan mencari mu sampai dapat." Amanda menghela nafasnya pelan. "Amber, aku hanya ingin kau selamat, aku tidak ingin kau kembali merasakan kesakitan yang sama oleh pria yang sama."
"Tapi dia sudah menyesal, aku yakin dia mencintai ku dan Earl."
"Tidak Amber, dia hanya merasa bersalah saja, percaya pada ku jika suatu saat nanti Ken dan Valerie bertengkar Carl akan mengambil kesempatan emas itu dan akan kembali membuang mu," ucap Amanda. "Ambil ini, aku sudah menyiapkan identitas palsu kita." Amber menerima sebuah dompet berwarna perak, kepalanya menoleh kearah rumah besar di belakangnya.
~
"Tidak, Ken. Kami disini tidak ada yang berangkat, Ada sesuatu-" Alicia tak menyelesaikan ucapannya, hanya ada kepanikan yang seakan mencengkam.
"Mom, ada apa?" wajah Ken berubah panik, saura Alicia tampak tergesa dan tidak beraturan. Valerie menatap Ken dengan sortotan mata bingung.
"Oh astaga Amber, Amber membawa Earl pergi, dan sekarang Carl sedang mencarinya. Ken, aku tidak tahu permasalan mereka apa, keduanya tampak baik-baik saja tadi pagi."
"Mengapa bisa Mom? Mungkin saja mereka sedang keluar sebentar."
"Tidak Ken, Amber tidak pulang dari dua jam yang lalu. Dia meninggalkan kereta dorong Earl ditaman depan. Ken, Mom takut, Carl mengendarai mobil dengan begitu kencang."
"Tenang mom, Carl pasti mencari mereka, Aku dan Valerie akan kesana nanti," ujar Ken.
"Tidak usah, Valerie belum pulih, aku akan memberikan kabar jika Amber sudah pulang. Kalian didalam rumah saja."
Valerie tahu sedang tidak ada yang beres, Ken tidak biasanya sepanik itu dan hatinya pun menjadi tidak tenang. Melihat Ken menyimpan ponselnya kembali membuat Valerie dengan cepat menyodorkan beberapa pertanyaan. "Amber pergi." Ken menarik nafasnya dalam. "Amber pagi tadi keluar dengan Earl, dan saat memeriksa CCTV, Amber ternyata masuk ke dalam sebuah mobil hitam dan mengeluarkan tas dari bawah kereta bayi yang ia sembunyikan, bahkan Amber meninggalkan kereta bayi itu di dekat taman."