
"Tidak, bukan itu. Masalahku lebih rumit dari pada mencari asal usul ku. Dan aku membutuhkan bantuan kalian untuk menyelesaikannya."ucap tuan Harris yang kembali memasang ekspresi seriusnya.
"Masalahku muncul saat orang - orang itu mengetahui kekuatan terkutuk ini..."tambahnya lagi.
"Siapa ?... Siapa ?..."tanya Alice dengan semangat seakan - akan dia telah mendengar cerita tentang pahlawan yang dikaguminya.
"Organisasi Cryonax..."ucap tuan Harris dengan singkat.
"Hm... Cryonax ? Bukankah itu adalah nama dari monster gorila raksasa dengan tiga pasang tentakel ditangannya ?"ucap Arthur menaikka sebelah alisnya.
"Ya, kau benar. Entah mengapa mereka menamakan organisasi mereka dengan nama monster yang mengerikan itu, tetapi yang terpenting adalah mereka menargetkan orang - orang yang memiliki kekuatan langka. Salah satunya adalah kekuatan yang ku miliki ini."jelas tuan Harris
"Cryonax. Organisasi yang berisi buronan paling dicari didunia yang berasal dari seluruh kerajaan yang ada di dunia Starus. Tujuannya merekrut sampai menculik orang - orang yang mempunyai kemampuan atau kekuatan khusus sampai langka untuk dijadikan sekutu agar memudahkan mereka untuk menguasai dunia."kata Alice yang tiba - tiba memasang wajah serius.
"Kelihatannya kau tahu banyak tentang mereka, Alice..."ucap Sierra.
"Ya, aku tahu beberapa hal tentang mereka."ucap Alice.
"Bisa kau ceritakan semua yang kau tahu ? Siapa yang tahu kalau nanti kita akan berbentrokan dengan mereka kan ?"ujar Arthur sembari mengedikkan bahunya.
"Baiklah. Ada tiga hal yang aku ketahui tentang organisasi Cryonax. Yang pertama, mereka mencari orang - orang dari seluruh ras yang memiliki kekuatan langka. Kedua, organisani Cryonax dipimpin oleh lima orang. Tapi aku baru mengetahui dua dari lima pemimpin itu. Pemimpin yang pertama bernama Drax Laxeton yang berasal dari ras Minotaur. Tidak seperti ras Minotaur yang lainnya yang meliliki elemen tanah, Drax memiliki elemen lava yang dimana merupakan elemen tingkat lanjut dari elemen besi.
Lalu pemimpin yang kedua bernama Mattias Miller yang berasal dari ras Manusia."ucap Alice menjelaskan.
Mendengar nama Mattias Miller disebutkan sebagai salah satu pemimpin organisasi yang mengincar dirinya, tuan Harris mengepalkan tangannya dengan erat.
*Brak* *krak*
Tuan Harris memukul meja menggunakan kepalan tangannya dan membuat meja itu hancur berantakan. Arthur dan yang lainnya menjadi sangat terkejut saat melihat tuan Harris menghancurkan meja yang ada dihadapannya.
"Mattias.....Miller....ternyata dia..."ucap tuan Harris dengan tenang. Tetapi berbanding terbalik dengan tangannya yang mengepal dengan kuat.
"Apa kau mengenalnya tuan Harris ?"tanya Sierra yang penasaran.
"Ya, bisa di bilang dulu kami bersahabat baik. Sangat baik sampai - sampai aku sudah menganggapnya sebagai saudaraku sendiri."ujar tuan Harris yang tetap tenang dalam menjawab pertanyaan yang diajukan kepadanya.
Arthur, Sierra, dan Aluce membelalakkan matanya dengan lebar karena terkejut mendengar Penuturan tuan Harris hingga tanpa mereka sadari, mereka menyerukan keterjutan mereka dengan satu kata yang sama.
"APA !!!"
"Jadi, kekuatan apa yang dimiliknya ?"tanya tuan Harris.
"Dia adalah seorang Beast Trainer."jawab Alice.
"Kau mendapat semua informasi itu dari mana Alice ?"tanya Arthur yang meragukan informasi dari Alice
"Kau tahu, Drax Laxeton merupakan Raja dari para Minotaur yang sering datang ke wilayah Rasku."ucap Alice menjelaskan.
"Drax dan Mattias selalu bersama - sama kemana pun mereka pergi. Mereka pun selalu membicarakan tentang organisasi yang mereka pimpin bersama tiga orang lainnya."tambahnya.
"Dan hal terakhir yang aku ketahui adalah letak markas utama mereka yang berada di sebuah pulau yang terletak di tengah - tengah laut. Atau dengan kata lain, markas mereka ada di wilayah Tengah, yaitu pusat dari dunia ini."tambahnya lagi memberi tahu informasi terakhir yang diketahuinya.
"Mereka memang berbahaya, tetapi kalian harus lebih waspada kepada Copycat dan Mana Eater. Mereka lebih berbahaya dari pada Drax dan Mattias."ucap tuan Harris.
"Mereka juga adalah pimpinan Cryonax. Mana Eater merupakan julukan dari Fin, seorang buronan paling di cari di kerajaan penyihir karena telah membunuh banyak sekali penyihir dengan menyerap mana mereka hingga kering.
Sedangkan Copycat..... entahlah. Aku tidak tahu siapa dia sebenarnya karena saat aku bertemu dengannya dia memakai topeng yang menutupi semua wajahnya. Dan juga dia menggunakan jubah yang menutupi seluruh tubuhnya sehingga aku tidak mengetahui dia perempuan atau laki - laki."jelas tuan Harris dengan panjang lebar.
---------------------------------------------
Disisi lain diwaktu yang sama.
Hutan Grad.
Seorang pemuda berambut hijau dan mata yang juga berwarna hijau terlihat sedang menunggu seseorang. Dia adalah William, seorang Ras Half-Dryad terakhir.
Will saat ini sedang menunggu kedatangan Arthur dan yang lainnya. Rencananya, Will akan ikut bersama Arthur dan yang lainnya pergi ke benua para Naga.
Mereka akan berangkat setelah Arthur selesai dengan urusan questnya. Tetapi hingga kini, Arthur dan yang lainnya belum menampakkan batang hidungnya sedikitpun.
Karena Arthur dan yang lainnya tidak kunjung datang, Will memutuskan untuk kembali kerumahnya terlebih dahulu dan menggunakan salah satu kekuatannya untuk dijadikan mata ketiganya.
"Ancient magic : Perfect Clonning !"
Lalu banyak dedaunan yang berterbangan dan berkumpul di satu tempat, yaitu di depan Will. Lalu dedaunan itu menyatu dan membentuk tubuh Will dengan sangat sempurna.
"Kau jaga disini ! Jika Arthur dan yang lainnya susah datang beritahu aku."
"Baik ! Serahkan padaku..."
Will yang asli hanya menganggukan kepalanya dan mulai pergi dari tempat itu menuju rumahnya. Ia pun melompat dari satu dahan pohon ke dahan pohon yang lainnya dengan sangat lincah.
Hingga tidak lama kemudian, Will telah sampai di tepi sebuah danau yang sangat indah. Dengan warna airnya yang sangat jernih sampai - sampai ikan yang berenang - renang di danau itu terlihat dengan jelas.
Lalu ada beberapa jenis tanaman buah beri yang tumbuh di tepian danau, menambah kesan indah. Hewan - hewan kecil sampai yang besar seperti kelinci dan rusa terlihat tengah meminum air danau dengan tenang.
Tanpa memperdulikan semua keindahan yang ada di hadapannya, Will berjalan menuju sebuah pohon yang daunnya sangat lebat dan ditumbuhi tanaman rambat yang menjuntai dari atas hingga ke bawah, membentuk semacam tirai alami yang dipenuhi oleh bunga - bunga beraneka warna.
Will pun menyibakkan tirai tanaman itu menggunakan kedua tangannya. Tanpa disangka - sangka, tepat di balik tirai tanaman itu terdapat sebuah pondok yang sangat sederhana.
Tetapi itulah daya tariknya. Dengan ditumbuhi jamur yang beraneka warna dan dikelilingi oleh tanaman - tanaman hias membuat pondok itu terlihat seperti rumah yang sangat mewah.
Will berjalan menuju pondok itu dan memasukinya. Lalu ia pun mendudukkan dirinya ke kursi kayu dan memejamkan matanya sejenak untuk menghilangkan rasa penat yang dialaminya.
_____________________________________________
Jangan lupa dukung author dengan cara like, vote, rate, tip dan saran & komen supaya author tambah semangat untuk update cerita :)
Jangan pernah bosan untuk menunggu update-an cerita ini ya (:
Typo bertebaran dimana - mana. So, kalian harus hati - hati :)
See you in the next chap :v
CapricornDS089