The Billionaire Contract Agreement

The Billionaire Contract Agreement
Part 6



 


Setelah Adward dan Amanda puas bermain di pantai Adward memutuskan untuk beristirahat di sebuah hotel berkelas.


Mereka berdua menuju ke tempat parkiran untuk bergegas ke hotel. Setelah sampai di hotel Amanda lalu memesan kan kamar 2 untuk dirinya dan bosnya. Kamar Amanda bersebelahan dengan kamar bosnya.


Setelah mendapatkan kunci lalu Amanda bergegas menuju ke kamar nya untuk berendam karena dirasa badanya sudah lengket karena keringat. lalu Amanda berendam membersihkan tubuhnya tiba tiba handphone Amanda berbunyi. Notifikasi layar hpnya bertuliskan nama Adward yang menyuruhnya untuk segera ke kamar hotelnya.


Lalu Amanda segera bergegas menuju kamar bosnya itu. Amanda mengetuk pintu kamar bosnya.


 


Tok ..tok ..tok..~


“masuk” sahut Adward dengan suara serak yang seksi menurut Amanda.


Amanda lalu masuk ke kamar Adward dan Adward sedang berdiri hanya mengenakan handuk yang dia ikatkan di pinggangnya untuk menutupi bagian bawahnya.


“ada apa pak memanggil saya?” ucap Amanda tak sadar memanggil Adward pak, yang membuat Adward sedikit marah karena panggilanya.


Sambil mendekat ke arah Amanda dan merangkul pinggang Amanda membuat tubuh Amanda maju ke dada Adward.


“bukankah saya sudah bilang panggil namaku saja saat kita tidak di kantor” ucap Adward berbisik dan mencium bibir Amanda.


“ini hukumanmu karena tidak memanggil namaku dengan benar!”


“maaf aku lupa, ada apa memanggilku kemari?” ucap Amanda.


“menurutmu?” ucap Adward langsung menyela.


Amanda hanya diam saja berdiri di sana.


“apa kamu lupa surat yang kamu tanda tangani waktu pertama kamu masuk kerja dan terlambat?” ucap Adward menggingatkan kejadian saat pertama kali Amanda bekerja.


“iya pak, ingat ” ucap Amanda.


“apa kamu ingat isi di dalam surat itu Amanda?” ucap Adward lagi.


“Waktu itu aku langsung saja menada tangani surat perjanjian itu tapa tahu isinya bagaimana ini kalu isi surat itu...” Gerutu Amanda dalam hatinya.


Adward lalu memberikan Amanda selembar kertas perjanjianya padanya untuk di baca Amanda.


Saat di baca Amanda... “apa apaan isi surat perjanjian ini?” ucap Amanda marah kepada Adward.


“tetapi baby jelas jelas kamu sudah menanda tangani pejanjian itu” ucap Adward santai dan duduk di sofa menyilangkan kakinya.


“aku tidak menerima ini kenapa aku harus menjadi pacar kontak mu juga dan harus melayani mu ?” ucap Amanda.


“tidak apa apa kalau kamu tidak setuju. Tapi kamu harus membayar kontrak perjanjian itu!” sahut Adward.


“berapa berapa aku harus membayar nya?” tanya Amanda.


“di kontak kerja itu sudah tertulis. Apakah kamu bisa mengganti rugi?” tanya Adward.


“gaji ku saja Cuma 100 juta butuh waktu lama untuk membayarnya”


“bagaimana kamu mau lanjut atau membayarnya?” tanya Adward.


“kamu diam saja aku anggap kamu setuju” ucap Adward lagi.


Dan akhirnya kesepakatan perjanjian itu di sepakati Amanda dengan terpaksa.


“selanjutnya kamu harus melayani saya kamu harus membantu kebutuhan saya. Tugas pertama kamu adalah memakaikan baju saya setelah saya selesai mandi sampai seterusnya” ucap Adward dengan senyuman jahatnya.


“a..apa? kamu mesum” ucap Amanda.


“aku mesum hanya dengan kamu baby” ucap Adward “ayo lakukan!” ucap Adward.


Amanda lalu bergegas menuju ke almari baju Adward dan mengambil pakaian Adward. Lalu memakiakan pakaian Adward sesuai perintahnya.


Saat Amanda mencoba memakaikan pakainya ke tubuh gagah Adward jantung Amanda berdetak begitu cepat serasa mau copot dam pipi Amanda memerah.


“ada apa dengan wajahu itu? Apakah kamu tepesona melihat tubuh indah ku ini?” tanya Adward menggodanya.


“tidak ada tubuh mu ini biasa saja siap yang tertarik?” ucap Amanda kesal.


“benarkah kalau begitu” tiba tiba Adward mendorong Amanda ke tembok.”aku akan membuktikan kalau kamu itu suka dengan tubuh ku yang katamu biasa ini!” ucap Adward.


“Apa..apa yang akan kamu lakukan?” tanya Amanda sedikit ketakutan.


Tiba tiba saja Adward mencium bibir Amnda dan beralih ke lehernya dan membuat Amanda sedikit geli.


“apakah kamu menikmatinya baby?” ucap Adward saat berhenti dari kegiatanya.


“apa kamu mau lebih lagi?” tanya Adward.


Lalu saat Amanda sadar apa yang di lakuakn Adward, dia mendorong tubuh Adward agar mejauh darinya.


“tubuhmu tidak menolak baby!” ucap kata Adward menggodanya.


“kamu kamu benar benar mesum!” ucap Amanda lalu bernajak pergi meninggalkan kamar Adward.


Adward P.O.V


Sial !!


"Hanya menciumnya saja sudah membuat ku ketagihan bagaimana nanti dengan semuanya nanti. Benar benar tubuh yang begitu menggoda" ucap Adward.


Dan di lain sisi..


Amanda yang terus bergumam di dalam hatinya.


“apa apaan dia berani sekali mencium ku dengan lancang dan sangat tiba tiba ini” kesal Amanda saat sudah masuk di kamarnya.