The Billionaire Contract Agreement

The Billionaire Contract Agreement
Part 35



Happy reading..


Jam sudah menunjuk pukul dua belas siang. Tidak biasanya Amanda bangun kesiangan. Ini semua gara gara ulah Adward yang memintanya hingga beberapa ronde hingga membuat mereka kelelahan. dan yang terjadi akhirnya dia sampai bangun kesiangan.


Setelah itu Amanda ingin mandi untuk membersihkan dirinya, saat Amanda ingin turun dari ranjang langkahnya terhenti karena lengan tangan kanan Amanda di tahan oleh suaminya Adward.


“Kamu mau kemana sayang?” tanya Adward sambil menahan lengan tangan istrinya itu.


“Aku mau mandi,lihat nih.. semua perbuatanmu semalam..” ucap Amanda sebal tapi sayang pada suaminya itu.


Adward pun hanya tertawa melihat istrinya yang cemberut itu.


“ya udah kalau gitu mandi bareng aja lagi gimana?” pancing Adward lagi.


“nggak ahh.. aku mandi sendiri aja, nanti kalau mandi sama kamu jadinya lama..” ejek Amanda yang langsung melarikan diri dari suaminya.


Amanda lalu masuk ke kamar mandi dan sesegera dia membersihkan dirinya agar terlihat lebih segar. Setelah kegiatan mandinya selesai dia lalu menghampiri suaminya yang masih berbaring di ranjangnya itu.


“Mas mandi sana.. bau tau udah” ejek Amanda.


“Masa bau sih? Hidung kamu paling itu..” elak Adward pada istrinya.


“Iya baunya sampai sini kok” ucap Amanda lagi.


“Aku nggak percaya, sinian dikit deh kamu, coba cium” lontar Adward pada istrinya.


“mana mana.. bau tau” bantah Amanda sambil mendekatkan wajahnya ke Adaward.


Lalu tiba tiba Adward megecup bibir istrinya lama.


“Ihh.. kamu nakal” rengek Amanda.


“Habisnya kamu harum sayang, aku kan jadi mau cium kamu” elak Adward pada istrinya.


“Kalau mau harum mandi dong, jangan tiduran terus” ucap Amanda yang masih menyuruh suaminya untuk mandi.


“Di mandiin sama kamu boleh nggak?” tanya Adward yangmenggoda istrinya.


“Ihh.. udah besar kok minta dimandiin, mandi sendiri lah..” ucap Amanda sambil berjalan keluar dari kamarnya.


“Kamu mau kemana lagi sayang ?” tanya Adward lagi.


“Aku mau masak dulu buat makanan untuk kita” balas Amanda.


“Nggak usah sayang nanti kita keluar aja, sekalian kita mau lihat rumah baru kita” Ucap Adward yang kemudian dia bangun dari ranjangnya segera menuju ke kamar mandi.


“Kamu tunggu aku mandi dulu. Selesai aku mandi kita nanti pergi ya istriku sayang..”


“Iya kalau gitu aku siapin baju ganti kamu ya” balas Amanda.


“Iya sayang” ucap Adward pada istinya itu.


Setelah Adward selesai mandi dan berganti pakaian, mereka kemudian masuk ke mobilnya dan segera pergi untuk mencari makan, karena Amanda sudah kelaparan.


“Makan gado gado aja mas seperti biasa” ajak Amanda.


Adward pun menyetujui permintaan istrinya itu. Setelah sampai di tempat warung langganan istrinya, Adward lalu memesan dua gado gado dan dua es teh manis seperti biasanya.


**


Setelah selesai makan mereka memutuskan untuk segera menuju ke rumah baru mereka yang telah di beli Adward untuk istinya Amanda.


“welcome to our new home, Honey..” ucap Adward yang membuat mata Amanda takjub saat melihat rumah baru mereka.


“Ini ruamah kita? Tapi.. ini besar sekali untuk kita tinggali untuk berdua aja?” tanya Amanda.


“Nggak papa sayang. Nanti kita akan buat anak banyak agar rumah kita nggak sepi, dan kita bisa melakukannya setiap hari agar cepat prosesnya” ucap Adward pada istrinya.


“Itu mah maunya kamu” balas Amanda.


“Jadi kamu nggak mau ya punya anak sama aku?” tanya Adward lagi.


“Ya aku mau. tapi kan nggak harus setiap hari juga ngelakuinya. nanti capek.. ” sebal Amanda.


“Ya kan biar cepat sayang jadinya” ucap Adward lagi sambil menahan tawanya.


“Ya udah ayok masuk dan lihat lihat, apakah kamu suka nggak?” ajannya.


Mereka lalu turun dari mobil dan memasuki rumah barunya itu, dan meihat lihat semua yang ada.


“Giamana sayang kamu suka?” tanya Adward untuk menyakinkan istrinya.


“Emm.. semua pemberian dari kamu aku suka semuanya” jawab Amanda.


“Makasih sayang udah beliin rumah baru untuk kita tinggali ini” ucap Amanda pada suaminya.


“Iya sayang, semua ini demi kamu” ucapnya.


“Kalau gitu, kapan kita akan pindah mas?’ tanya Amanda.


“Sekarang juga bisa sayang, aku tinggal suruh orang untuk pindahin barang barang kita aja” ucap Adward enteng.


“Iya sayang. Aku mencintaimu Adward” Ucap Amanda pada suaminya.


“Aku juga sangat mencintaimu” ucap Adward yang kemudian mencium bibir Amanda dengan sangat manis.


Halloo.. semuanya, jangan lupa tinggalkan like, koment, dan Vote untuk selalu dukung autor ya ..


Agar selalu semangat menulisnya...


Semoga kalian semua menyukainya...


Dan terima kasih kalian semua yang telah mendukung autor dengan MengeVote.


xie xie.