
Happy reading..
Di rumah sakit.
“ Papa.. cepat bangun pa, Amanda sudah ada di sini. Amanda janji akan selalu menjaga Papa “ ucap Amanda pada papanya yang masih tertidur itu.
Adward tidak tega melihat istrinya yang seperti itu, apalagi dia tidak akan bisa meninggalkan istrinya sendirian menemani Papanya, tapi dia harus mencari tahu di balik semua ini. Jadi Adward memutuskan untuk memanggil Mamanya untuk datang menemani Amanda di rumah sakit sampai dia menyelesaikan semuanya.
“ Sayang maaf aku tidak bisa menemani mu sekarang ini , aku akan menyuruh mamah untuk datang ke sini agar kamu tidak sendiri “ ucap Adward.
“ Iya mas, aku akan menjaga papa di sini ” jawab Amanda.
“ Aku pergi dulu sayang “ Pamit Adward lalu mencium kening istrinya.
Di dalam mobil.
“ Ma, aku butuh bantuan mama “ ucap Adward dalam telponya.
“ Ada apa Adward ?” balas mamanya.
“ Ma aku minta tolong, mama temenin jaga Amanda di rumah sakit ya “ ucapnya.
“ Amanda kenapa ? Amanda sakit ?” taya Mamanya takut.
“ Nggak ma, Papa Robert yang sakit dan Amanda sendirian menjaganya, itu membuat ku cemas ma” jelas Adward.
“ Baik, mama akan segera ke rumah sakit menemani Amanda” balas Mamanya.
“ Terima kasih ma” ucap Adward yang lalu mengakhiri panggilanya.
Setelah itu Adward melakukan panggilan lagi dengan orang kepercayaanya.
“ Hallo, selidiki masalah Papa Robert dengan rinci, kalau perlu kamu selidiki sampai di rumahnya juga dan tangkap dalang di balik semua ini” ucap Adward tegas.
“ Baik, bos” ucap seseorang di sebrang telfon.
Saat Adward akan menuju ke kantornya tanpa sengaja dia melihat asistenya Roy yang gerak geriknya mencurigakan dan Adward memutuskan untuk mengikuti mereka.
“ Siapa wanita itu, seperti pernah melihatnya saja tapi di mana aku pernah melihatnya“ ingat Adward yang masih mengikuti mereka dan berhenti di sebuah cafe. Adward pun segera turun dari mobilnya dan sedikit mendekat untuk mengetahui apa yang mereka bicarakan.
**
“ Ini adalah tambahan uang tutup mulut untuk mu. Dan ini adalah tiket untuk mu pulang ke kampung halamanmu. Disana kamu pasti aman dari pada di sini” ucap Asisten itu mengancam.
“ Ingat kalau kamu berani membuka mulut mu kamu akan masuk ke dalam penjara dan anak kamu yang ada di kampung tidak akan pernah melihat wajah ibunya lagi” Ancamnya lagi.
“ Baaa.. baik” ucap wanita itu terbata bata.
" Tapi pak, kalau saya tiba tiba pulang kampung bagaimana kalau nanti ada yang curiga? " ucap wanita itu.
" Tidak akan ada yang akan curiga. bilang saja kalau anakmu yang ada di kampung sakit keras. beres kan ? " jawab asisten itu.
“ Kalau sudah jelas kita akan berpisah sampai di sini saja. Aku akan pergi terlebih dahulu” ucap Asisten itu.
**
“ Dugaanku memang selalu benar. Semua ini pasti ulah Roy "
" Kira Kira Apa yang di rencanakanya dengan meracuni Papa "
“ Apa dia menggunakan Papa untuk mendekati Amanda kembali? ” batin Adward.
Karena masih khawatir dengan kesehatan istrinya Adward memutuskan untuk kembali ke rumah sakit untuk menjemput Amanda pulang.
Sesampainya di rumah sakit.
“ Adward kamu sudah kembali ?” tanya Mamanya.
“ Iya ma, sudah” balas Adward.
“ Kalau begitu mama akan kembali ke rumah untuk mengurus papmu ya” ucap Mamanya.
“ Iya ma, hati hati “ jawab Adward pada mamanya.
“ Sayang.. ayo kita makan, kamu udah seharian ini belum makan kan? “ ucap Adward.
“ Tapi papa bagaimana?” ucap Amanda sedih.
“ Sayang kalau kamu ingin menjaga papa kondisi kamu harus tetap vit agar bisa menjaganya. Jangan sampai kamu sakit dan tidak bisa menjaga papa” nasihat Adward.
“ Aku sudah menyiapkan suster khusus untuk menjaga papa, sayang. jadi kita bisa keluar makan dulu ya ?” bujuk Adward pada istrinya tercinta.
“ Iya mas” ucap Amanda sedikit lemah karena seharian belum ada makanan yang masuk dalam perutnya.
Lalu Adward menggandeng istrinya dan masuk ke dalam mobilnya untuk segera pergi makan malam.
Setelah selesai makan malam Adward memutuskan untuk membawa Amanda pulang ke rumah agar dia bisa beristirahat dengan tenang.
“ Kita pulang dulu ya, jangan sampai kamu sakit nanti” ucap Adward dan Amanda mengangguk setuju.
Sesampainya di rumah.
“ Sayang kamu mandi dulu ya aku siapkan air untuk mu ya?” ucap Adward dan Amanda sedang menunggu suaminya yang sedang menyiapkan air untuknya.
“ Sudah kamu mandi dulu ya ? ” ucapnya.
Sementara itu Adward sedang duduk di sofa ruang kerjanya. Dan dia sedang menunggu kepercayaanya untuk memberikan informasi.
Lalu Amanda datang menghampiri suaminya setelah selesai dengan mandinya dan menghampiri suaminya.
“ Mas kau juga pasti belum mandi juga kan. Aku juga udah siapin air hangat untuk mu” ucap Amanda.
“ Maaf mas karena aku seharian ini tidak sempat mengurusi mu” ucap Amanda yang sambil menyenderkan kepalanya di dada suaminya.
“ Iya sayang, aku tau kamu pasti sangat kawatirkan papa sampai kamu lupa sama aku, aku jadi sedih sayang..” rengek Adward.
“ Aku janji akan cari tahu siapa yang telah meracuni papa” ucap Adward sambil mengelus kepala istrinya hingga istrinya tidur di pangkuannya dan Adward menggendong istrinya untuk membawanya ke dalam kamarnya.
“ Aku mencintai mu Amanda” ucapnya sambil mengecup bibir istrinya.
Halloo.. semuanya, jangan lupa tinggalkan like, koment, dan Vote untuk selalu dukung autor ya ..
Agar selalu semangat menulisnya...
Semoga kalian semua menyukainya...
Dan terima kasih kalian semua yang telah mendukung autor dengan MengeVote.
xie xie.