
Happy reading..
Setelah selesai makan mereka pun langsung pulang akan tetapi mereka tak lupa untuk membelikan pesanan yang di minta oleh Adward.
Sesaimpainya di rumah Orang tua Adward. Amanda langsung menaruh semua barangnya di kamar, dan kebetulan saat itu Adward sedang di bawah jadi dia membantu Amanda membawa barang barang belanjanya.
Setelah selesai Amanda memutuskan untuk mandi karena dia rasa badanya terlalu lengket, Adward duduk di ranjang sembari menatap Amanda yang sedang menghapus make upnya itu.
“udah sayang kamu mandi dulu aja, nanti habis itu temenin aku makan” ucap Adward yang sambil melihat Amanda yang sedanng memilih pakianya yang akan dikenakan nya nanti.
“Mamah kamu beliin aku baju banyak banget, aku jadi nggak enak jadinya” curhatan seorang Amanda dengan Adward , dan Amanda nggak tahu orang yang menyuruh beliin bajunya itu Adward sendiri.
“Nggak apa apa sayang itu kan uang aku juga, orang tadi aku juga minta mamah untuk beliin kamu baju jadi kamu nggak usah ngerasa enggak enak. Ya udah kamu buruan mandi gih, jangan lama lama” sorak Adward.
Dan setelah itu Amanda segera masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket karena seharian beraktivitas.
Lagi lagi kelakuan Amanda yang sering lupa kalau mau mandi bawa handuk atau bawa kimomo mandi , eh malah dianya selalu langsung nyelonong masuk aja tapa membawanya. Terpaksa deh dia harus memanggil Adward untuk di minta tolong dari pada dia nanti di kamar mandi kelamaan mending dia memberanikan dirnya walaupun nanti bakalan di goda sama laki laki tampan berotak mesum itu.
“Sayang..” panggil Amanda. Sedangkan Adward yang tempatnya jauh dari Amanda pun dirinya langsung mendekatkan dirinya ke depan pintu kamar mandi agar dia bisa mendengar jelas perkataan kekasihnya itu.
“Apa?” tanya Adward
“Jubah mandi aku ketinggalan masih di ranjang tuh kayaknya, tolong ambilin dong” pinta Amanda.
“Iya ini udah aku ambil, kamu buka pintunya dong yang” ucap Adward pada kekasihnya itu, yang juga di balik itu dia ada kesempatan dalam kesempitan.
“Mana?” ucap Amanda yang ssambil mengulurkan tanganya dari pintu keluar kamar mandi akan tetapi malahan Adward menggodanya dan membuat Amanda menjadi kesal.
“Sini dong ambil sendiri” goda Adward yang sedang mencari kesempatan dalam kesempitan.
“Yaudah kalau gitu, kalau kamu minta aku nggak akan kasih, puasa deh puasa kamu” keluh Amanda yang sedikit mengancam kalau dia tidak akan memberikan jatah pada Adward.
Yah.. mana tahan lah seorang Adward tanpa membelai kekasihnya itu dari pada jatahnya di tangguhkan mending dia milih untuk segera memberikan jubah mandi itu kepada Amanda.
“Iya sayang maafin aku , janji deh nggak bakal usilin kamu lagi” ucap Adward dan langsung memberikan jubah mandi itu kepada Amanda.
“Sayang kalau baju baju tadi akuu sekalian taruh di sini nggak papa kan?” tanya Amanda untuk meminta ijin dulu kepada Adward sebelum menaruh pakaian nya di tempat ganti baju milik lelaki itu.
“Iya gak papa, sekalian rapiin baju kamu di lemari situ” ucap Adward, lalu Amanda langsung berganti pakain dan merapikanya. Saat merapikan nya dia melihat lingerie itu padahal dia tadi tidak membelinya kok bisa ada di sini.
Dia berpikir apa mamah Diandra yang membeli itu? Tapi buat apa kok malahan ini ukuranya dan bukan ukuran mama Diandra, hal ini membuat bingung Amanda jadi dia meberanikan diri untuk bertanya pada Adward.
“Sayang di sini kok ada Lingerie di belanjaan aku? Padahal tadi aku nggak membelinya loh apa kasirnya tadi lupa ya? Dan apa belanjaan ini milik orang lain yang nyasar ke aku ya?” ucap Amanda kebingungan.
“Enggak kok sayang, tadi aku memang yang nyuruh mamah untuk belin kamu lingerie” ucap Adward dengan senyuman menggodanya.
“Iihh kamu..” ucap Amanda sambil memukul bahu kekar Adward pelan karena dirinya juga sedikit malu.
“Nanti malam pakai warna hitam ya?” ucap Adward yang menggodanya lagi, hingga membuat wajah Amanda itu memerah tersipu.
“Iihh, udah ayo turun kamu kan belum makan malem” ucap Amanda dan menggadeng tangan Adward menuju ke dapur.
Sesampainya di dapur Amanda menyiapkan makanan untuk Adward lalu menemaninya makan malam. Biasanya sih Adward makan sendiri tapi sekarang ehh minta di temenin, mentang mentang sekarang udah nggak jomblo jadinya dia minta di temenin deh.
Adward memakan makanan nya dengang sangat lahap apa karena lapar atauu doyan ya?.
Dan akhirnya setelah Adward selesai menyantap makananya samapi habis tanpa sisa. mereka berdua langsung kembali ke kamar dan menonton tv. Saat ini Amanda bersandar di dada bidang milik Adward itu dan dia sedang membicarakan masalah dari yang masalah penting sampai ke masalah yang nggak ada manfaatnya sama sekali sih. wkwkwk..
Halloo.. semuanya, jangan lupa tinggalkan like, koment, dan Vote untuk selalu dukung autor ya ..
Agar selalu semangat menulisnya...
Semoga kalian semua meyukainya...
Terima Kasih semuanya...
Dan terima kasih kalian semua yang sudah mendukung autor dengan Vote.