
Happy reading ...
“ Tidak adil untuk mu bila aku membalaskan dendam ku sekarang Amanda. Tunggu .. tunggu sampai kamu benar-benar sembuh dari kegilaan mu itu dulu “ ucap Rara.
“ Tapi aku juga tidak akan mudah di bodohi oleh kalian. Apakah kamu benar-benar gila atau tidak Amanda akan aku pastikan sendiri dengan kedua mataku sendiri “ ucap Rara yang lalu akan menghampiri Amanda setelah Adward pergi.
Adward dengan senyum jahatnya akhinya bisa membuat Amanda sementara Aman dari incaran Rara. Dan tinggal langkah selanjutnya dia bisa berhasil menipu Rara dengan rencananya itu.
Adward telah menyuruh seseorang gadis yang akan menjadi Amanda palsu sebagai pengganti istrinya dan akan berpura-pura menjadi gila.
Kemudian gadis itu akan di buat seolah olah itu adalah benar-benar mirip Amanda. Yang Seperti pinang dibelah dua saja.
Ya.. walaupun sejujurnya masih cantikan Amanda istri Adward yang asli sih sebenarnya.
Namun di balik semua rencana Adward itu dia tidak memberitahukannya kepada istrinya karena Adward takut itu akan mempengaruhi kondisi mental Amanda yang sedang hamil anaknya.
Adward kemudian kembali ke kediamannya yang baru tanpa orang lain mengetahuinya. Dia kembali malam-malam sekali hingga membuat Amanda kawatir akan itu.
Amanda yang menunggu suaminya yang tidak kunjung datang itu pun kawatir, tidak seperti biasanya dia tak kunjung pulang biasanya Adward paling lambat pulang sore dan ini sudah hampir malam hari.
Amanda lalu menunggu kedatangan suaminya di halaamn rumah. Dan akhirnya mobil Adward pun muncul.
Adward yang melihat istrinya itu yang berada di luar pun kemudian dia segera keluar dari mobilnya dan menghampiri Amanda.
“ Babe .. kenapa kamu di luar. Di luar kan dingin. Nanti kalau kamu sakit gimana ? “ kata Adward kawatir.
“ Habisnya kamu lama sekali datangnya. “ ucap Amanda kesal kepada suaminya yang tao kunjung pulang itu.
“ Maafkan aku babe ... aku tadi ada urusan yang harus aku selesaikan. Aku berjanji tidak akan mengulanginya lagi. janjiii babe.. ya.. “ bujuk Adward kepada istrinya.
“ Ayo babe.. kita masuk dulu. Nanti kamu masuk angin. Aku nggak mau kamu dan anak kita nanti sakit “ ucap Adward manis.
“ Iiihh kamu belum jelasin tapi.. aku nggak mau sampai kamu memberitahuku apa yang terjadi sampai kamu telat pulang. “ eyel Amanda bawaan hamil.
“ Apa ini ya.. efek dari hamil. Amanda kadang kadang jadi ngeselin kalau di omongin. Sabar Adward.. sabar. Ini juga ulah kamu kan yang mau bikin anak “ batin Adward.
Tanpa pikir panjang Adward kemudian menggendong istrinya untuk masuk ke dalam dahulu. Adward pun akhirnya menggendong istrinya sampai ke ruang tengah.
“ Adward kamu ngapain ? aku Ngak mau .. ngak.. mau “ sebal Amanda meronta saat di gendong.
“ Babe dengerin aku ya.. sayang. aku beneran tadi ada masalah di kantor. Beneran babe aku nggak bohong “ ucap Adward menjelaskanya.
“ Tapi kamu nggak kasih tau akuuu dulu sihh.. “ kata Amanda pelan.
Adward pun tersenyum melihat tinggkah Amanda yang manis. Kemudian Adward mencium bibir istrinya lembut dan Amanda membalas ciuman itu.
“ Kamu percaya kan sama aku sayang ? ini semua demi kamu “ ucap Adward dengan lembut di sela ciuman mereka.
“ Tapi sayang mengapa kita pindah ke sini dan tidak tinggal di rumah papa lagi. aku kan jadi kesepian di sini sendirian “ keluh Amanda sedih.
“ Apa kamu mau tahu alasanya ? “ tanya Adward yang tidak bisa membohongi Amanda pada akhirnya karena diantara mereka harus saling terbuka dan jujur.
“ Aku akan memberitahukan itu. Tapi kamu janji jangan temui dia. Apa kamu bersedia dengan syarat ku ? “ kata Adward kepada istrinya.
“ Iya deh aku bersedia dengan syaratmu “ jawab Amanda.
“ Okey.. jadi sebenarnya Adik kamu telah bebas dari penjara “ kata Adward.
“ Dan kemungkinan dia pasti akan membuat kamu terluka lagi. apalagi saat ini kamu hamil aku takut dia akan macam-macam lagi “ kata Adward kawatir kepada istrinya.
“ Aku tidak ingin memberitahukan semua ini, aku takut nanti akan membuatmu merasa tertekan “ jelas Adward memegang tangan istrinya itu dengn erat.
Mendengar penjelasan Adward yang begitu kawatir dengan Amanda mebuat hati Amanda luluh.
" Sayang aku tidak akan kenapa – kenapa kok. Kan ada kamu yang selalu menjaga ku dan Ada papa, mama dan papa Abraham dan juga penjaga yang ketat yang selalu ada di dekatku “ balas Amanda menenangkan.
“ Iya sayang. tapi kan dia itu licik sekali “ jelas Adward.
“ Walaupun begitu dia tetap Adik tiri aku Adward. aku yakin dia pasti bisa berubah. “ kata Amanda yakin.
“ Itu mustahil Amanda. Dari dulu dia itu sudah iri dengan kamu. Mana mungkin dia kaan berbuah dengan cepat “ elak Adward.
“ Iya babe. Maafkan aku ya .. selalu membuatmu kawatir “ ucap Amanda.
“ Itu semua karena aku sayang sama kamu babe “ ucap Adward lalu mencium kening istrinya dengan manis.
" Ehemm " dehaman Adward dan mulai berfikir.
“ Kapan ya .. anak kita lahir aku sudah tidak bisa tahan lagi untuk melahap kamu lagi babe “ bisik Adward di telinga Amanda dan sesekali dia mengigit kecil karena gemas melihat perubahan tubuh Amanda yang menjadi lebih montok itu.
“ Ihhh.. kamu mulai lagi. kamu harus puasa Sayang “ kata Amanda.
“ Tapi sampai kapan Amanda.. “ kata Adward frustasi.
“ Sampai anak ini lahir ke dunia ini “ kata Amanda manis.
“ Aku tahu. Kalau tidak bisa kita bisa menggunakan cara lain babe .. “ kata Adward.
“ Cara lain ? maksud kamu apa mas ? “ tanya Amanda penasaran.
“ Mandi bersama. “ ucap Adward.
“ Itu tidak akan mungkin aku tau nanti pasti kamu jadi tidak bisa menahanya juga “ ejek Amanda kemudian kabur dari suaminya itu.
“ Babe.. babe.. sampai kapan aku akan berpuasa seperti inii “ teriak Adward sangat frustasi.
Halloo.. semuanya, jangan lupa tinggalkan like, koment, dan Vote untuk selalu dukung author ya ..
Agar selalu semangat menulisnya...
Semoga kalian semua menyukainya...
Dan terima kasih kalian semua yang telah mendukung author dengan MengeVote.
xie xie.