
Happy reading !
Seluruh tubuh Amanda menjadi panas dan rasanya seperti bergairah dia sudah tidak bisa menahanya,
sekali lagi dia menaikan suhu Acnya dengan maksimum tapi tetap saja.
Saat Amanda turun dari ranjang dan ingin membuka kemejanya kemudian terdengar suara pintu terbuka dan pintu itu lalu segera di tutup dan kemudian di kuncinya.
“ Ahhh.. Rara kamu sudah datang pas sekali tolong tempelkan es itu ke tubuh ku “ pinta Amanda yang kemudian membuka kemejanya.
Kemudian sosok itu pun memeluk Amanda dari belakang dan menciumi leher Amanda sensual.
Sontak tubuh Amanda merasa lebih memanas dari yang tadi.
“ Apakah aku membuat mu menunggu ku lama “ bisik Bram parau yang melihat tubuh Amanda palsu yang sudah menggodanya.
Segera Amanda menegok ke belakang.
“ Siapa kamu ? “ kata Amanda sedikit masih sadar dan ketakutan.
“ Aku .. aku hanya ingin membantu mu yang sedang sakit membutuhkan bantuan ku “ pekik Bram licik.
Bram lalu mencumbu bibir Amanda membuat Amanda terbuai dan menikmatinya.
“ Lihat lah tubuhmu sangat menginginkan aku sayang “ ucap Bram senang.
Lalu Bram mencium Bibir Amanda dan ciuman itu turun ke leher Amanda dan memberikan banya tanda di sana.
Lalu tangan bram mebuka ikatan bra milik Amanda dan merebahkan tubuh Amada di ranjang.
Amanda benar benar terbuai. Dia begitu menikmatinya. Tubuhnya semakin panas dan berderu meminta untuk di sentuh tubuhnya.
Bram lalu membuka seluruh pakaianya dan membuka celana milik Amanda dan merobek G-sting yang dikenakan Amanda.
Dan langsung memasukan juniornya yang telah tegang hanya melihat tubuh Amanda palsu itu.
“ jlebb..” Bram memasukanya dengan sekali hentakan.
Memompanya dengan ritme cepat membuat tubuh Amanda bergelinjang hebat yang masih terpengaruh obat itu.
“ Ahhh.. ahh.. “ desisi Amanda seraya menikmatinya dalam.
“ Hah..kau sungguh nikmat sayang “ pekik Bram di dalam milik Amanda.
Bram lalu mencium lagi milik Amanda, memelintirnya, mengigitnya gemas dan memberikan tanda banyak di sana. Hampir seluruh tubuh Amanda diberinya tanda.
“ Mmmmhh mmhhh hhhh. ” desis Amanda.
Hingga membuat Bram mencepatkan ritmenya lagi karena Amanda akan mencapai ******* dan akhirnya mereka berdua ******* bersamaan di dalam sana.
Tidak hanya satu kali Bram yang masih kenikmatan dengan milik Amanda itu kemudian menghentakan junornya lagi dan lagi. memompa dengan cepat sambil dia meremas dan menciumi milik Amanda. Sampai dia merasa sangat benar-benar puas dengan tubuh Amanda.
Setelah percintaan panas mereka Bram yang sudah puas menghujam Amanda berkali kali itu. Kemudian segera keluar dan meninggalkan tubuh Amanda yang telanjang dan ranjang yang begitu berantakan karena ulah merka bercinta.
“ Apakah sudah selesai kau melakukanya “ tanya Rara saat Bram sudah keluar dari kamar itu.
“ Bagus aku akan mempotret tubuh istrinya yang telanjang lemas di ranjang. “ ucap Rara senang.
“ Kamu banar – benar gila membuat kakak mu sendiri seperti ini. Ingat kamu jangan bawa namaku oke “ perinta Bram kemudian ia segera pergi meninggalkan villa itu.
Lalu Rara mengambil ponsel milik Amanda dan mengirimkan foto telanjang Amanda ke sumainya Adward.
Saat menerima pesan itu Adward pun langsung membukanya dan mentelfon Amanda tetapi Rara tidak menjawabnya dan dia segera pergi dari Villa itu tanpa meninggalkan jejak sekali pun.
Sebenarnya Adward telah menduga itu akan terjadi.
“ Heh.. sial ! cepat sekali tindakanya itu “ ucap Adward marah.
“ Kamu benar-benar ingin membuat kakak mu dan suaminya hancur “
“ Dan juga ingin mebuat kakak mu cerai dengan ku. Kalau begitu akan ku turuti keinginan mu itu “
" Kamu benar-benar wanita berhati busuk dan kejam Rara. aku benar-benar buta dulu " pekik Adward semakin marah.
“ Aku tahu kalau kamu akan mengambil jalan picik seperti ini. Tetapi aku penasaran siapa pria yang tidur dengan wanita pengganti Amanda itu “ pikir Adward.
“ Aku juga akan ikut bermain dengan mu Rara. “
Adward langsung melajukan mobilnya menuju ke Villa miliknya dan segera menemui Amanda itu.
Saat itu Amanda yang sudah tersadar lalu menutupi tubuhnya dengan selimut.
Adward langsung menuju kamar Amanda palsu.
“ Ttt..tuan.. “ sahut Amanda palsu itu.
“ Kita lanjutkan acting kita selanjutnya. Aku tau dia masih mengawasi kita “ kata Adward singkat lalu turun ke bawah.
“ Baik tuan. “ ucap Amanda.
Halloo.. semuanya, jangan lupa tinggalkan like, koment, dan Vote untuk selalu dukung author ya ..
Agar selalu semangat menulisnya...
Semoga kalian semua menyukainya...
Dan terima kasih kalian semua yang telah mendukung author dengan MengeVote.
xie xie.