The Billionaire Contract Agreement

The Billionaire Contract Agreement
Part 37



Happy reading..


Saat ini Amanda sedang berjalan menuju ke villanya. Begitu sampai ke villa Amanda kaget karena Adward sudah kembali dari urusan Bisnisnya.


Dan terlihat jelas dari raut wajah Adward itu yang terlihat cemas karena saat dia kembali istrinya tercinta tidak di temukan keberadaanya. Sehingga membuat Adward begitu khawatir.


Adward juga sudah menghubungi telpon Amanda akan tetapi telpon Amanda tergeletak di atas sofa. Hampir saja Adward menyuruh anak buahnya untuk mencari keberadaan Amanda. Akan tetapi terhenti karena Amanda telah kembali.


Saat Amanda tiba di depan villa dia lalu berlari kecil menuju ke arah Amanda.


" Sayang kamu dari mana saja? Aku cari cari kamu nggak ada? "


" kenapa kamu meninggalkan telepon kamu? "


" Kenapa kamu menghakimi telpon kamu sayang?"


" Aku kira kamu di culik lagi sayang" ucap Adward berturut turut.


" Maaf mas, buat kamu khawatir. tadi aku bosan sekali, jadi aku memutuskan untuk jalan jalan di sekitar pantai" ucap Amanda yang merasa bersalah.


" Iya sayang, aku tau kamu pasti akan bosan, maafin aku juga aku meninggalkan kamu sendirian" ucap Adward sambil memeluk istrinya itu.


" Ya udah ayo masuk dulu sayang" ajak Adward.


Mereka berdua lalu masuk ke dalam dan beristirahat di sofa.


" Sayang nanti mau makan apa? Tanya Adward pada istrinya.


" Emmm makan apa ya enaknya.. " pikir Amanda.


Drrtt.. Notif pesan di telpon Amanda berbunyi.


Lalu Amanda membuka telponya di lihat nomer tak dikenal.


" Gimana kalau nanti kita makan sefood di pinggir pantai" isi pesan tersebut.


Lalu Amanda baru mengingat kalau dia ada janji makan malam dengan Jansen orang asing itu.


" Mas gimana kalau kita makan sefood aja ?" Ajak Amanda.


" Iya sayang aku ikut kamu aja maunya makan apa" turut Adward pada istrinya itu.


" Tapi mas.. " potong Amanda.


" Tapi apa sayang? " Tanya Adward penasaran.


" Boleh gak aku ajak seseorang ikut? " tanya Amanda pada suaminya.


" Seseorang? "


" laki atau perempuan" Ucap Adward yang tidak begitu senang mendengarnya.


" Sebenarnya tadi ada sedikit kejadian.. " lirih Amanda.


" Kejadian? Maksud kamu? Kamu gak kenapa kenapa kan? " Tanya Adward lagi.


" Tadi saat aku jalan topi yang aku kenakan terbang dan saat aku mau mencarinya ada seseorang yang datang memberikan topi itu padaku" jelas Amanda.


" Lalu? Apa dia seorang pria? " Tanya Adward sedikit agresif.


" Dan dia meminta balas budi? " tanya Adward jengkel.


" Dia meminta mu untuk makan malam bersama? " ucap Adward dan dia sudah dapat menebak apa yang terjadi.


Amanda masih tetap mengangguk dan dia takut untuk berbicara pada suaminya itu.


Akan tetapi dia memberanikan diri untuk bertanya kepada suaminya.


" Apa kamu marah sama aku?" Tanya Amanda sedikit takut.


Adward tau kalau saat ini Amanda sedang ketakutan karenanya. Lalu Adward menarik tubuh istrinya dan mendudukan istrinya ke pangkuanya.


" Sayang.. Look at me aku nggak marah kok, aku malah seneng kalau kamu cerita ke aku" ucap lembut Adward lalu mencium bibir istrinya , Lama lama ciuman itu turun ke leher Amanda dan membuat kiss mark di sana.


" Mas jangan di situ. Nanti kan kita mau keluar" ucap Amanda memberitahu suaminya.


" Kalau gitu bagian yang lain boleh nggak? " Tanya Adward lalu dia menggendong istrinya dan membawanya di kamar untuk melanjutkan aksinya.


**


Amanda Lalu mengirimkan pesan pada Jansen untuk datang ke restoran yang telah dia pilih.


Saat ini Amanda dan Adward telah samapi ke restoran sambil menunggu kedatangan pria itu mereka memesan menu yang akan mereka santap.


" Maaf aku terlambat" ucap Jansen yang baru datang. Dan dia kaget saat melihat seorang pria yang ada di samping Amanda.


" Iya tidak apa. Silahkan duduk dulu aku sudah memesankan makan dulu tadi , kamu boleh pesan makanan apa yang kamu mau" Jelas Amanda.


" Baik...lah.. " balas Jansen.


Sambil menunggu pesanan Jansen datang Amanda lalu mengenalkan suaminya pada Jansen.


" Oh Ya mas, ini dia orang yang telah menemukan topi aku" ucap Amanda pada suaminya.


" Jansen kenalin juga ini suami aku" Ucapnya lagi.


" Terima kasih telah memberikan topi itu padaku ISTRIKU tercinta" ucap Adward memperjelas katanya.


" Sama sama aku juga senang telah menolong istrimu yang cantik ini" balas Jansen tak mau kalah.


" Em.. Ya udah ayoo di makan" ucap Amanda untuk mengakhiri pembicaraan itu.


" Sayang aku mau itu, suapin ya ?" ucap Adward manja keoada istrinya.


" Iya aku ambil dulu ya" ucap Amanda sambil menyuapi suaminya itu.


Hal itu benar benar membuat Jansen marah, Iri dan sakit hati. Karena wanita yang dia kagumi saat pertama kali dia bertemu itu ternyata sudah memiliki suami. Entah apa yang akan di lakukan Jansen saat ini apakah dia akan mundur atau dia malah akan sekuat tenaga untuk merebutnya dari Adward.


Halloo.. semuanya, jangan lupa tinggalkan like, koment, dan Vote untuk selalu dukung autor ya ..


Agar selalu semangat menulisnya...


Semoga kalian semua menyukainya...


Dan terima kasih kalian semua yang telah mendukung autor dengan MengeVote.


xie xie.