
Happy reading...
Merekapun semuanya akhirnya berkumpul untuk menyatap sarapan pagi di ruang makan.
Mereka menikmati sarapan paginya dengan sangat nikmat sampai makanan nya habis tak tersisa.
Setelah selesai sarapan Amanda dan Mama Diandra membersihkan meja ruang makan. dan agar dirinya tidak bosan Amanda memutuskan untuk membuat kue cookies kesukaanya yang di temani oleh Mama Diandra. lalu dia bersiap siap untuk menyiapkan bahan bahan yang di perlukan untuk memebuat adonannya.
Sekarang ini Amanda sedang membuat adonanya. Diandra senang melihat Amanda yang memiliki kesamaan denganya yang sama sama suka memasak dan membuat keluarga menjadi senang.
“Manda kamu kok pinter buat Cookies sih?” tanya mama Diandra penasaran.
“Tadinya sih aku nggak bisa ma, gagal terus tapi karena aku suka dengan kegiatan masak memasak jadi aku mencobanya terus sampai berhasil” jawab Amanda.
“Ya ampun kamu sabar banget sih sayang, cocok banget untuk Anak Mama ini” ucap Diandra yang makin setuju jika nantinya Amanda yang akan bersanding dengan anaknya yang super nyebelin itu.
Karena Adward membutuhkan pendaping yang super duper sabar dan mampu mengerti setiap hal yang dilakukan olehnya. Karena Adward itu orang yang terkadang egois tetapi jika sudah jatuh cinta dia tidak akan pernah menyianyiakan wanita yang di cintainya itu, dia akan mempertahankanya dengan sepenuh hatinya.
Setelah adonannya selesai di buat, saat ini Amanda dan Diandra bersama sama sedang mencetaknya dengan bentuk cetakan yang di miliki oleh Mama Diandra.
Dan setelah selesai mencetak mereka memasuka adonan kuenya ke dalam oven. Amanda bernafas lega akhirnya cookies nya sebentar lagi akan jadi, dia dan mama Diandra tinggal menunggu kuenya matang saja.
“Ma, Amanda pengen mandi lagi dulu ya? Soalnya jadi gerah nih hehehe nggak papa kan kalau Amanda tinggal?” ijin Amanda yang kegerahan ingin mandi.
“Nggak papa sayang , mama tungguin ini kamu mandi aja” balas Diandra.
**
Setelah selesai mandi Amanda menuju ke dapur dan melihat Mama Diandra yang sedang menata kuenya di toples. Untung aja Mama Diandra orangnya baik banget hal ini kadang membuat Amanda bersyukur bisa mengenal keluarga ini dan jika mungkin tuhan mengijinkan dia ingin menjadi bagian dari salah satu anggota keluarga dalam keluarga Abraham.
“Hallo ma udah matang kuenya?” tanya Amanda yang langsung menghampiri mama Diandra.
“Udah nih, tinggal satu di oven bentar lagi juga mateng, kamu pergi cari Adward aja gih , ini serahin mama aja” ucap Diandra.
“Baik ma” balas Amanda.
Saat ini Adward sedang di runag GYM nya. Amanda langsung menuju ke tempat Adward berada. Dia membuka pintu dan meilhat Adward yang sedang berjalan di treadmill dengan mendengarkan sebuah musik. Amanda berjalan menuju ke kekasihnya dia memanggil Adward berkali kali hingga akhirnya Adward sadar lalu menengok ke arah Amanda.
“Kenapa sayang” tanya Adward sembari mencuri ciuman di pipi kekasihnya itu.
“Jalan jalan yuk,,” ajak Amanda pada Adward dengan begitu semangatnya.
“Kemana sayang?” tanya Adward yang semakin mendekatkan dirinya kepada Amanda.
“Kamu mau ngajak jalan jalan apa kamu juga mau goda aku ? heem?” ucap Adward dan langsung ******* bibir Amanda karena tidak tahan dengan godaan Amanda.
“Ini masih siang tau, udah nyosor aja” ucap Amanda yang memukul dada Adward pelan.
“Aku tiba tiba mau nih sayang, lanjut gimana? Mumpung ini masih jam sebelas. Nanti sore kita jalan jalannya ya?” rayu Adward dengan suara seraknya karena sedang menahan gairah.
Akhirnya mereka langsung menuju ke kamar Adward, sesampainya di kamar Adward langsung menuju ke kamar mandi karena badanya yang lengket dan berkeringat habis olahraga. Setelah kegiatan mandinya selesai dia menghampiri kekasihnya dengan menggunakan handuk yang hanya menutupi pinggangnya itu. Pada saat itu juga dilihatnya Amanda sedang memakai lingere warna hitam yang dibelikan oleh mama Diandra kemarin.
Adward langsung menghampiri Amanda dan menciumnya dengan sangat menuntut, lalu direbahkannya tubuh Amanda di ranjang.
“Kamu cantik sayang dann.. seksi” puji Adward pada Amanda.
Adward langsung mencium bibir Amanda lagi dengan tanganya yang sudah mulai menjelajah ke semua bagian tubuh Amanda.
Saat ini Adward mulai meremas remas dada milik Amanda yang berisi dan sangat pas untuk dia genggam. Hal ini seakan akan membuat Adward bersemangat setiap kali memainkan milik Amanda.
Setelah melakukan pemanasan mereka langsung melakukanya, dan Adward berharap apa yang dilakukanya itu akan membuahkan hasil karena dia ingin segera menjadi seorang papah.
Sekarang ini Amanda lebih agresif di bandingkan dengan yang dulu, sekarang dia lebih menikmati dan bahkan menggodanya terlebih dahulu.
Saat Adward ingin membuat tanda kepemilikanya di leher Amanda langsung menghentikanya, karena besok adalah hari masuk kantor dan Amanda tidak ingin bekas Kissmark Adward ada di lehernya.
“Jangan di sisni besok kan kerja” tolak Amanda.
Lalu Adward langsung berpindah menciumi dada Amanda, dan tak mau menunggu dengan lama Adward langsung menjelajah melanjutkan aksinya menuju ke lubang kenikmatan milik Amanda, Adward tersenyum dengan puas ketika dia berhasil memebuat sang empunya semakin mendesah, desahan kenikmatan. Dan apalagi saat Adward memasukkan jarinya itu. Yang hal ini membuat Amanda semakin mendesah.
“Panggil nama ku sayang” lirih Adward
Karena gerakan jari tangan Adward yang semakin cepat hal ini membuat Amanda semakin mendekati klimaks akan tetapi Adward malah menggodanya dengan mencabut jari tanganya. Karena Adward tidak ingin Amanda klimaks dengan tanganya itu.
“Pakai juniorku aja dong sayang” ucapnya lalu mereka berdua melakukanya lagi, lagi dan lagi sampai jam menunjukkan ke angka pukul tiga sore dan mereka baru berhenti dari keaktifanya itu. Pada akhirnya mereka tertidur karena kelelahan setelah melakukan aktifitas yang lumayan menguras tenaga.
Halloo.. semuanya, jangan lupa tinggalkan like, koment, dan Vote untuk selalu dukung autor ya ..
Agar selalu semangat menulisnya...
Semoga kalian semua menyukainya...
Dan terima kasih kalian semua yang telah mendukung autor dengan MengeVote.
xie xie...