
Happy reading..
Matahari mulai menampakan dirinya, Amanda terbangun dengan adanya sinar yang masuk dari sela sela gorden yang memancarkan wajahnya. Segera Amanda bangun dari ranjangnya dan melangkahkan kakiknya menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Jam menunjuk ke arah pukul setengah tujuh pagi, setelah Amanda selesai mandi dia lalu menuju ke dapur untuk mempersiapkan sarapan pagi untuknya dan Adward.
Pagi ini Amanda memasak Clam chowdah untuk sarapan paginya. Setelah selesai memasak dia lalu membangunkan Adward kekasihnya itu.
“Mas bangun, ini udah pagi, bentar lagi kita juga berangkat kantor” ujar Amanda saat membangunkan Adward.
“Bentar lagi ya sayang..” ucap Adward menawar padanya.
“Ihh.. gak ada bentar bentaran, ayo bangun..dan cepat sana mandi” ucap Amanda sambil menggoyangkan bahu kekasihnya itu.
“Aku mau bangun dan Mandi, tapi mandinya bareng kamu ya sayang” ucap Adward dengan senyumnya.
“ihh.. pagi pagi udah mesum” ucap Amanda.
“Lagian aku juga udah mandi tadi”
Tiba tiba Adward lalu bangun dari tidurnya dan menggendong Amanda yang secara tiba tiba. Adward membawa Amanda menuju ke kamar mandi untuk mandi lagi bersamanya.
“Kamu mandi lagi ya baby sama aku” ucap Adward yang menggodanya.
Adward lalu melepaskan semua pakaian Amanda tanpa sehelai benang tersisa di tubuhnya, dia juga melepaskan celananya dan memasukkan Amanda ke Bathtub bersamaan dengannya.
Karena semalam dia tidak jadi melakukanya terpaksa dia menggantinya bersaamaan dengan kegiatan mandinya.
Karena melihat tubuh Amanda yang indah itu dia menjadi tidak sabar lagi untuk melakukanya, lalu Adward mencium bibir Amanda yang semula tadinya pelan sekarang menjadi menuntut dan ciuman itu memintanya untuk masuk lebih dalam lagi.
tangan Adward pun tidak tinggal diam, tanganya mulai meraba bahu Amanda kemudian turun menuju ke gundukan dua daging kembar Amanda. Meremasnya yang membuat sang empunya mendesah.
“Ahh.. Adward” desis Amanda.
“Yes.. Baby”
" Aku suka sekali dengan desahamu itu" ucap Adward yang sudah melepaskan ciuam di bibir Amanda dan turun berganti ke gundukan daging kembar yang menggodanya sedari tadi.
Bibir Adward lalu ******* gundukan daging kembar itu dan tangan yang satunya dia gunakan untuk meremas yang satunya lagi, karena Adward tidak mau itu menganggur sia sia.
Karena Amanda tidak tahan dengan kegeli di campur kenikmatan itu Amanda lalu meremas rambut Adward kuat.
“Baby aku udah nggak tahan lagi..”ucap Adward pada Amanda.
“Kamu mau melakukanya di sini ?” tanya Amanda.
“Boleh ya sayang..” ucap Adward meminta yang di balas Amanda dengan anggukan.
**
Setelah selesai dari kegiatan mandinya Adward dan Amanda lalu menuju ke ruang makan untuk memakan sarapan paginya.
“Kamu ini pagi pagi udah minta, dan sekarang ini sudah pukul berapa hayo..?” timpal Amanda.
“Nggak papa baby, habisnya semalam kan nggak jadi, ya udah sekalian mandi aja kan” seru Adward.
“Oh ya mas, nanti habis pulang kantor aku mau mampir ke rumah Papa ya?” izin Amanda padanya.
“Iya sayang sekalian nanti aku anterinya” tawar Adward.
“Nggak usah mas, kan nanti kamu ada schedule meeting” ucap Amanda memberi tahu.
“Ya udah kalau gitu nanti kamu aku jemput ya habis meeting, kamu nggak boleh pulang sendirian tanpa aku pokoknya” ucap Adward yang di balas Amanda dengan Anggukanya.
Setelah itu mereka lalu pergi ke kantor. Hari ini Adward sangat sibuk sekali dengan kegiatan di kantornya ada banyak schedule meeting dan berkas berkas yang harus di tanda tangani yang di tinggalkannya karena menemani Amanda saat di rumah sakit waktu itu.
**
Hari semakin menjelang sore, waktunya Amanda untuk pergi mengujungi ke kediaman papanya, sebelum Amanda pergi dia mengirimkan pesan singkat untuk berpamitan kepada kekasihnya itu.
Setelah tiba di rumah papanya rasanya Amanda takut sekali untuk memasuki pintu rumahnya dulu saat sebelum di usir.
Saat Amanda memberanikan diri melangkahkan kakinya menuju pintu masuk tiba tiba...
“Amanda..” teriak suara laki laki dari belakang Amanda yang langsung memeluknya.
“Amanda maafkan aku, aku tidak bisa menlindungi mu, aku nggak nyangka adik kamu bisa melakukan hal seperti itu, aku nggak akan maafin dia” ucap Roy sambil memeluk Amanda erat.
“Lepain aku Roy” ucap Amanda memohon kepadanya untuk melepaskan pelukan nya.
Lalu Roy melepaskan pelukanya dari tubuh Amanda itu.
“Nak kamu sudah kembali ?” suara papa Amanda yang sedang melangkahkan kakinya menghampiri Amanda dan memeluknya.
“Maaf kan papa nak, ini semua salah papa yang selalu membela mama mu dan adikmu” ucap papanya sambil meminta maaf pada anaknya.
“Biarlah yang belalu pa, Amanda memaafkan papa” ucap Amanda yang tidak kuat menahan air matanya saat melihat papanya.
“kamu benar memaafkan papamu ini atas semua yang telah papa lakukan?” ucap papanya yang di bals Amanda dengan anggukan dan balas memeluk papnya.
“Terima kasih nak, telah memaafkan papamu ini ” ucap papanya lagi.
“Ayo kita masuk dulu nak, dan Roy juga ayo masuk” ucap papanya yang mepersilahkan mereka masuk.
“Papa beneran tidak tahu kalau adik kamu setega itu sama kamu” ucap papanya heran.
“Sudahlah pa, yang penting Manda sekarang baik baik saja kan?” ucap Amanda untuk menenagkan papanya.
“Kamu kembali lagi ya di sini? Tinggal bersama papa lagi?” tanya papanya.
“Tapi pa, aku udah punya tempat tinggal sendiri” ucap Amanda memberi tahu.
“Apa kamu tinggal berdua dengan laki laki itu?” sela Roy.
“Laki laki itu? Siapa laki laki itu manda?”
“Apakah laki laki itu yang membuat kamu tidak pulang semalaman dan waktu papa mengusirmu itu?” tanya papanya.
“Iya pa, namanya adalah Adaward dia kekasihku yang selalu menjagaku dan melindungiku” ucap Amanda memberitahu.
“Dan minggu depan aku akan menikah denganya, sekalian manda di sini meminta restu dari papa” ucap Amanda pada papanya.
“Apakah dia yang terbaik untuk mu nak, apakah kamu sudah benar benar yakin padanya?” tanya papanya lagi.
“Dia yang selalu ada dan selalu melindungi ku pa, dari saat aku pergi dari rumah ini sampai sekarang” jelas Amanda.
**
Akan tetapi didalam hati Roy
Dia tidak setuju akan pernikahan Amanda dengan Adward itu. Dan Roy akan melakukan berbagai cara untuk mencegah pernikahan mereka agar tidak terjadi.
“Aku tidak akan biarkan kamu dimiliki siapa pun kecuali aku manda ku, kamu hanya milikku” ucap dalam batin Roy.
Halloo.. semuanya, jangan lupa tinggalkan like, koment, dan Vote untuk selalu dukung autor ya ..
Agar selalu semangat menulisnya...
Semoga kalian semua menyukainya...
Dan terima kasih kalian semua yang telah mendukung autor dengan MengeVote.
xie xie.
zai jian..