The Billionaire Contract Agreement

The Billionaire Contract Agreement
Part 47



Happy reading...


Flash back on.


Di mobil.


“ Aku keluar dulu..” ucap Amanda sambil membuka pintu mobilnya. Tetapi tiba tiba langkah Amanda terhenti karena tanganya di tahan oleh Adward.


“ kamu lupa memberikan ku moring kiss babe” ucap Adward.


Lalu Amanda memberikan kecupan ke bibir suaminya.


“ Sudah aku pergi dulu “ pamit Amanda. Tetapi Adward menghentikanya lagi dia langsung ******* bibir istinya lama hingga mereka kehabisan nafas.


“ Haahhh.. haah..” deru nafas Amanda.


“ Maaf sayang, aku terlalu menikmatinya “ ucap Adward.


“ Hati hati sayang, aku mencintai mu “ ucapnya.


“ Aku juga mencintai mu Adward “ balas Amanda dengan senyum menawanya.


Kemudian Adward melihatkan seringainya pada Jansen yang sedang menatapnya dan Amanda dari kejauhan dan kemudian dia pergi.


**


Adward menggambil ponselnya dan menghubungi bawahanya.


“ Pergi diam diam dan ikuti nyonya kemanapun, dan laporkan kepada saya” ucap Adward tajam.


...


**


Di kantor Adward.


Drrrrtt...drrttt..


Lalu dia membuka ponsel miliknya dilihatnya notif pesan tersebut.


“ Sial, kamu masih berani menyentuh wanitaku. Kamu lihat saja nanti” ucapnya marah dan segera ia pergi meningalkan kantor dan berlalu ke rumah sakit.


Di dalam mobil.


“ Dimana keberadaan istriku sekarang ?” tanya Adward dengan nada marah pada bawahanya.


“ Nyonya masih di kamar mandi dan belum keluar tuan “ ucap orang itu takut.


“ Tetap awasi nyonya “ balas Adward.


**


Sesampainya di rumah sakit.


Kedatangan Adward yang di susul oleh bawahanya.


“ Masih di sana ? “ Tanya Adward datar tanpa ekspresi.


“ Masih tuan “ jawab orang itu takut takut.


Adward lalu langsung masuk ke dalam kamar mandi karena kebetulan kamar mandi itu


kosong.


“ Babe..” ucap Adward lembut.


“ Kenapa menagis sayang..” ucapnya lembut dan mengusap air mata di pipi istrinya.


“ Ada apa sayang ? “ tanya Adward lagi dengan lembut.


“ Maaf Adward aku minta maaf aku salah“ ucap Amanda sambil meneteskan air mata.


“ Di mataku kamu tidak pernah salah Babe..” ucapnya.


“ Seharunya aku tidak akan pernah mengenalnya saja Adward..” ucap Amanda lagi sambil menarik lengan suaminya.


“ Sudahlah sayang jangan menangis lagi, biar aku urus semuanya “ ucapnya.


“ Bahkan aku belum mengatakanya, apa kamu tahu apa yang aku maksud itu? “ tanya Amanda.


“ Apa yang tidak aku tahu dari kamu Amanda “ Jawab Adward


“ Karena kamu segalanya bagiku” ucapnya lagi.


“ Ayo kita pergi dari sini “ ajak Adward yang kemudian membawa istrinya masuk ke dalam mobilnya.


“ Kita akan pergi kemana ? “ tanya Amanda heran.


“ Kita akan bersenag senang sayang “ balas Adward dengan seringainya.


“ Tapi papa ..” ucapan Amada terpotong oleh Adward.


“ Tenang saja Babe.. , sudah ada yang akan mengantar papa kamu kembali dengan selamat“ jawab Adward enteng dan kemudian dia memakaikan seatblet istrinya.


Adward lalu menancapkan gas minumnya umtuk segera pergi meninggalkan rumah sakit itu.


Dilihatnya Amanda yang kelelahan sampai tertidur lelap. Adward lalu mengambil ponselnya dan sedang sibuk menghubungi seseorang di sebrang sana.


" Cari semua informasi tentang pria itu dengan rinci " perintah Adward singkat dan jelas.


" Baik tuan " balas suara di sebrang sana.


**


1 jam lebih perjalanan Adward. melihat istrinya yang masih tertidur lelap, Adward lalu menggendong istrinya ke jet pribadi miliknya.


**


Sri Lanka, Maladewa.


Amanda yang tertidur lelap itu masih belum terbangun dari tidurnya.


" Mungkin kamu kelelahan " batin Adward.


" Walaupun sudah sampai sini kamu tetap masih tertidur, sayang.. " Batinya.


Adward lalu menggendong istrinya dan membawanya di kamar yang telah di pesannya di pulau yang indah dan terkenal ini.


" Aku mencintai mu Amanda, hanya aku lah yang bisa memilikimu " ucap Adward pada istrinya dan mencium kening istrinya yang masih tertidur.


Halloo.. semuanya, jangan lupa tinggalkan like, koment, dan Vote untuk selalu dukung autor ya ..


Agar selalu semangat menulisnya...


Semoga kalian semua menyukainya...


Dan terima kasih kalian semua yang telah mendukung autor dengan MengeVote.


xie xie.