
Happy reading..
Tiit tit tiit tiit... bunyi suara tombol dari pintu apartemen yang sedang memencet kode.
“Itu pasti Adward” batin Amanda yang Mendengar suara itu lalu Amanda segera bangun dan menuju ke arah pintu untuk menghampiri dan menyambut kepulangan Adward.
Amanda lalu mengambil jas milik Adward.
“Mandi dulu okey?” ucap Amanda lalu mengambilkan baju untuk Adward kenakan nanti.
“Sayang... mandi bareng lagi yuukk” rayu Adward.
“Emang semalam dan tadi pagi belum puas kamunya?” ucap Amanda.
“Baby kalau sama kamu itu bikin ketagihan teruss, jadi gak bakal puas kalu melakukanya cuma sekali hehehe” rayu Adward lagi dan lagi.
“Eemm nggak ah.. lagian aku udah selesai mandi juga” ucap Amanda yang ingin segera kabur karena nanti dia takut terkena rayuan maut Adward.
Lalu Adward menghentikan Amanda yang ingin kabur itu dengan memegang tanganya. “kalau begitu kamu cium aku dulu” ucap Adward.
“Cii..cii ciium?” tanya Amanda. Belum Amanda menyetujuinya tiba tiba Adward langsung melahap bibir manis milik Amanda.
“Huuh.. Huuh” napas Amnda tersengal karena ciuman itu.
“Sudah sana kamu segera mandi, lalu kita makan” perintah Amanda.
“Baiklah Baby..” sahut Adward yang segera masuk menuju kamar mandi.
Saat ini Amanda sedang menunggu Adward di Ruang makan. Selang beberapa menit Adward pun berjalan menuju ke ruang makan.
“Karena kamu sudah selesai ayoo kita makan. Ini adalah masakan steak pertama ku untukmu” ucap Amanda.
medengar itu Adward menjadi tersenyum Lalu Adward segera duduk dan mencicipi steak buatan Amanda.
“Bagaimana apakah itu lezat?” tanya Amanda polos.
“Lezat.. tapi kamu lebih lezat. Hehehe..” ucap Adward.
“Iiihh kamu mulai lagi” Ucap Amanda.
“Baby kamu sangat buat aku ketagihan.. ayo kita lakukan lagi” seru Adward yang langsung terus terang.
“Enggak ah aku masih capek tau! Lagian ini juga masih sakkitt” ucap Amanda pelan.
“Kalau gitu mau aku obatin nggak ?” tanya Adward.
“Emang kamu bisa?” tanya Amanda heran.
“Bisa lah.., caranya itu kita harus bercinta lagi supaya itu mu terbiasa dengan milikku dan nantinya jadi nggak sakit lagi deh..” ucap Adward vulgar dengan omonganya tanpa di saring terlebih dahulu.
“Iihh kok gitu sihh.. nanti kalau hamil kamu mau tanggung jawab?” tanya Amanda lagi untuk memastikanya.
“Aku akan bertanggung jawab. Aku janjii padamu dan aku tidak akan meninggalkanmu” ucap Lantang Adward padanya.
Lalu Amanda tiba tiba langsung menghadap ke arah Adward dan mencium bibirnya yang membuat sang empunya membelalakan matanya, Adward terkejut dengan apa yang dilakukan Amanda saat ini padanya.
“You love me?” tanya Adward
“Yess i love you baby” ucap Amanda lantang.
Dan lalu dia memeluk erat Adward.
Adward menatap Amanda lebih dalam lagi, menatapnya lalu dia menciumnya lagi.
Yang dia rasakan Adward sekarang ini adalah sangat bahagia, karena mendengar ucapan cinta dari Amanda. Dan Adward berharap semoga selamanya bisa seperti ini. Adward tidak akan pernah melepaskan Amanda dan Adward benar benar sudah mencintai wanita yang ada di pelukanya saat ini.
**
Mendengar ungkapan cinta dari Amanda membuat Adward sangat senang sekali, ternyata cintanya tidak bertepuk sebelah tangan juga.
lalu Adward mengungkapkan kebahagian itu dengan sebuah ciuman yang sanagt lembut.
Lalu ciuman itu berubah menjadi menuntut dengan disertai desahan karena kenikmatan yang Amanda rasakan. Adward memang pandai dalam berciuman dan juga ehmm urusan ranjang, dan apa yang dia lakukan tidak akan membuat Amanda kecewa, ehh malahan membuat Amanda ketagihan.
“Emmhh..” desahan Amanda dan dia merangkul kan tanganya ke leher Adward, Amanda mulai menikmati apa ynag di lakukan oleh Adward.
Saat ini tubuh Amanda berada di pangkuan Adward.
“Boleh ya? Milikku udah trun on lagi sayang, dan dia membutuhkan pelepasan” lirih Adward serak serah karena bergairah.
Lalu Amanda menganggukan kepalanya tanda bahwa dia setuju.
Lalu mereka memulainya dan menuju ke arah sofa. Adward memulai menciumi leher Amanda dengan sensual hingga membuat Amanda meremang merasakan seperti aliran listrik dari gairah yang dia rasakan itu, dan Adward membuat kissmark di sana.
Adward lalu membuka kaos Amanda melepaskan bra miliknya , Adward mulai meremas dan menciumi dada ranum Amanda.
Dada Amanda sangat pas di tangan Adward ini adalah bagian favorit Adward. Adward lalu menjilati bagian ujungnya dan sukses membuat Amanda mendesah keras memanggil namanya.
“Ahhh.. Adward..” desah Amanda karena perbuatanya.
Dan dia semakin menguatkan mengalungka tanganya karena tak kuasa menahanya.
Adward menurunkan ciumanya hingga ke bagian bawah perut Amanda. Dia mulai menciumi titik sensitiv milik Amanda dengan lidahnya.
Daannn geli itulah yang dirasakan Amanda. Kegelian yang dicampur dengan kenikmatan karena ulah Adward.
Adward mulai meraba milik Amanda dengan menggunakan jarinya.
“Kamu semakin basah sayang” ucap Adward vulgar, dan dia segera memasukkan jarinya kelubang kenikmatan milik Amanda.
Halloo.. semuanya, jangan lupa tinggalkan like, koment dan selalu dukung autor ya dengan vote ya.
Terima kasih semuanya..