
Happy reading..
Adward lalu membaringkan tubuh istrnya di ranjang.
Dengan cepat Adward memulai aksinya. Bibir Adward mulai menyentuh bibir Amanda, menciumnya dengan liar dan sementara tanganya bergerilya turun menuju dua gundukan kenyal Amanda sesekali Adward memainkan papilla milik istrinya karena gemasnya.
“ setiap inci dari tubuhmu selalu membuatku bergairah, babe..” bisik Adward.
“ Emmhh.. Adward..” desis Amanda saat lidah Adward yang sedang menjilat dan menghisap lubang sensitif Amanda.
“ Aku akan segera masuk babe..” ucap Adward.
“Ahh..ahh..” desahan Amanda. Lalu Adward mempercepat gerakanya, hingga terdengar suara tabrakan antara milik keduanya.
Tak lama kemudian Amanda mengeluarkan cairan kenikmatanya begitu juga di susul dengan Adward.
Karena kelelahan tubuh mereka tergeletak sampai mereka tertidur dan saling memeluk memberikan kehangatan.
**
Pagi pun tiba,
Pagi yang cerah ini Amanda dan Adward sedang bersiap untuk menjemput kepulangan papanya di rumah sakit.
“ Kamu sudah siap sayang ? “ tanya Adward sambil memakaikan kemejanya.
“ Aku sudah selesai “ sahut Amanda lalu menghampiri suaminya, Amanda lalu merapikan kemeja suaminya, membantu memakaikan dasi dan kemeja milik Adward.
“ Terima kasih sayang “ ucap Adward pada istrinya. Dan Amanda tersenyum kepada suaminya.
“ Ayo kita berangkat sekarang “ ucap Amanda senang.
Sesampainya di rumah sakit.
“ Maaf sayang sepertinya aku hanya bisa mengantar mu saja, tidak bisa menemainmu “ sesal Adward.
“ Tidak masalah, aku bisa sendiri mas “ ucap Amanda sambil megelus pipi suaminya.
“ Aku keluar dulu..” ucap Amanda sambil membuka pintu mobilnya. Tetapi tiba tiba langkah Amanda terhenti karena tanganya di tahan oleh Adward.
“ kamu lupa memberikan ku moring kiss babe” ucap Adward.
Lalu Amanda memberikan kecupan ke bibir suaminya.
“ Sudah ya aku pergi dulu “ pamit Amanda. Tetapi Adward menghentikanya lagi dia langsung ******* bibir istinya lama hingga mereka kehabisan nafas.
“ Huhh.. huh..” deru nafas Amanda.
“ Maaf sayang, aku terlalu menikmatinya “ ucap Adward santai.
“ Hati hati sayang, aku mencintai mu “ ucapnya.
“ Aku juga mencintai mu Adward “ balas Amanda dengan senyum menawanya.
**
Amanda lalu masuk ke dalam rumah sakit dan segera dia menuju ke kamar papanya. Tetapi langkahnya tiba tiba berhenti karena seseorang dengan kuatnya menarik tangan Amanda dan membawanya memasuki ruangan yang kosong.
“ Apa kamu sungguh menikmatinya ?”
“ Apa kamu bahagia bersamanya ?”
“ Kenapa kalian selalu memamerkan kemesran di depan mataku ? “ ucap seseorang itu bertubi tubi.
“ Iya ini aku Honey” ucap Jansen.
“ lama tidak bertemu, dan aku begitu merindukan mu “ ucap Jansen sambil mengelus pipi lembut Amanda.
Amanda menepis tangan Jansen kasar. Karena Amanda kawatir Jansen akan melakukan hal yang nekat denganya. seperti saat itu.
" Kenapa kamu bisa sampai ke sini? " tanya Amanda bingung.
" Aku disini mencari mu honey. aku kangen sama kamu? " jelas Jansen pada Amanda.
" Kangen aku? memang siapa aku? " ucap Amanda bingung.
" Suatu saat nanti kamu akan menjadi ibu dari anak anak ku, Amanda-ku " ucap Jansen.
“ Maaf Jansen aku tidak punya waktu untuk mu “ tolak Amanda.
“ Apa kamu sudah melupakan ku Honey ? “ tanya Jansen polos. Akan tetapi Amanda pura pura tak mendengarnya. dan Amanda segera pergi meninggalkan Jansen.
“ Baiklah kalau kamu menginginkan cara kasar “ gumam Jansen.
Amanda tersentak karena Jansen tiba tiba mendorong tubuhnya ke dinding,
“ Aku sangat merindukan mu, Amanda ku..” ucapnya.
Amanda lalu memberontak meminta Jansen untuk melepaskan dirinya. Tetapi Jansen tak menghiraukan.
" Kamu mau apa lagi? Jansen? " Tanya Amanda panik.
Jansen lalu mendekatkan wajahnya memulai mencium Amanda dengan dalam.
Akan tetapi tubuh Amanda memberontak keras. Hingga membuat Jansen hapir kewalahan.
Tetapi Jansen tidak selemah itu. Jansen lalu mengunci tubuh Amanda membukam mulut Amanda dengan menciumnya lagi menyatukan lidahnya dan lidah Amanda dengan begitu lama, hingga Amanda kehabisan nafas.
Amanda lalu mendorong tubuh Jansen keras.
“ Apa yang sebenarnya kamu lakukan Jansen !!! “ bentak Amanda keras.
“ Aku hanya menginginkan kamu menjadi milku, Honey.. “ ucap Jansen santai.
“ Hehh .. mimpi , kamu benar benar gila “ ucap kasar Amanda.
“ Ya aku tergila gila dengan mu saja Amanda “ ucapnya.
" ingat kataku ini Jansen. Aku tidak akan pernah meninggalkan Adward. jadi kamu meyerah dan menjauh dari ku " tegas Amanda lalu pergi meninggalkan Jansen.
" Heh.. aku tidak akan menyerah begitu saja Honey. lihat saja nanti, kamu akan menjadi miliku dan bukan milik Adward lagi " gumam Jansen.
Amanda lalu segera pergi meninggalkan Jansen dan pergi ke Toilet untuk menenangkan dirinya sebelum bertemu dengan papanya.
Halloo.. semuanya, jangan lupa tinggalkan like, koment, dan Vote untuk selalu dukung autor ya ..
Agar selalu semangat menulisnya...
Semoga kalian semua menyukainya...
Dan terima kasih kalian semua yang telah mendukung autor dengan MengeVote.
xie xie