The Billionaire Contract Agreement

The Billionaire Contract Agreement
Part 41



Happy reading..


“ Mas.. “ Ucap Amanda yang sedang memanggil suaminya.


“ Ada apa sayang ?” Tanya Adward.


“ Aku lapar” ucap Amanda sambil memegang perutnya yang sudah lapar.


“ Kamu mau makan apa dan mau makan di mana sayang? ” tanya Adward.


“ Tapi aku maunya makan masakan kamu” ucap Amanda.


“ Kamu bercanda sayang ? aku tak bisa memasak sama sekali” ucap Adward sambil terkekeh menahan tawanya.


“ Kalau gitu kamu bisa nya apa dong?” tanya Amanda.


“ Yang aku bisanya hanya bercinta dengan kamu dan membuat kamu merasakan kenik.....” tiba tiba saja ucapan Adward terhenti karena tangan Amanda yang menutup mulut suaminya yang berkata vulgar dan tidak bia di saring terlebih dahulu.


“ Kenapa kamu menutup mulut aku sayang ? di sini hanya kita berdua saja, apa kau malu ?” ejek Adward pada istrinya.


“ Huh.. “ sebal Amanda.


“ Kamu marah sayang ? sayang ?” ucap Adward sambil memeluk istrinya itu.


“ Aku minta maaf sayang, aku Cuma bercanda saja tadi” bujuk Adward.


“ Ya udah kalau kamu sudah lapar ayo kita pergi sekarang” ajaknya.


“ Ayoo ..” ucap Amanda dengan senang.


“ Tapi tunggu dulu..” ucap Adward yang membuat langkah Amanda terhenti.


“ Ada apa lagi mas?” tanya Amanda heran.


“ Kiss me baby..” ucapnya sambil memegang bibirnya.


Karena Amanda sudah tidak sabar dan lapar, Amanda lalu mengecup bibir suami tampanya itu.


“ Terima kasih sayang” ucap Adward.


“ Ayo kita pergi sekarang”


Akhirnya Adward membawa Amanda untuk makan siang sebelum dia memutuskan membawa Amanda untuk menikmati indahnya dunia bawah laut Bali.


**


Setelah makan siang mereka berdua selesai.


“ Apa sudah kenyang sayang?” tanya Adward pada istrinya.


“ Iya sudah, dan aku sangat menyukai makanan seafoodnya mas” balas Amanda.


“ Aku senang kamu menyukainya” ucap Adward.


“ Kalau begitu ayo kita pergi ke tempat lain” Ajak nya.


“ Kita mau kemana lagi mas ?” tanya Amanda bingung.


“ Aku ingin membawamu ke dunia bawah laut Bali, dan kamu pasti akan menyukainya sayang” ucap Adward yang yakin bahwa istrinya nanti akan menyukainya.


“ Iya mas” ucap Amanda dengan senyum menawanya.


Setelah mereka sampai, Adward lalu memesan tiket dan memasangkan snorkel, masker dan kaki katak di kaki istrinya.


Setelah selesai Adward lalu memegang tangan istrinya agar Amanda mengikuti arah berenagnya.


Saat mereka berdua masuk ke dalam air betapa bahagianya Amanda dapat melihat indahnya bawah laut yang tidak pernah dia lihat sama sekali sebelumnya.


Dimana Amanda yang berenang sedang di kelilingi ratusan ikan ikan kecil yang mengemaskan itu.


Ingin sekali dia mengejar ikan ikan yang bermacm macam spesies dan Varian itu.


Tiba tiba saja Adward menarik tangan istrinya saat Amanda yang akan mengejar ikan ikan kecil tadi.


Adward menggelengkan kepalanya tanda Adward tidak mengizin kannya. Lalu Adward membawanya ke permukaan karena kita sudah cukup lumanyan lama berenangnya.


“ Kamu akan sakit kalau kita lebih lama lagi, sayang” ucap Adward pada istrinya karena dia tidak ingin istrinya sakit nanti.


“ Tapi aku masih belum puas Adward.. ” ucap Amanda.


Akhirnya Amanda pasrah dan naik ke permukaan bersama.


Lalu Adward memeberikan dress transparan berwarna putih yang mengekspos punggung mulusnya yang tadi di kenakan istrinya sebelum menyelam karena tadi Amanda memutuskan untuk memakai bikini saat menyelam berada di dalam air.


setelah mereka selesai berganti pakaian. Amanda berbisik pada sumainya tercinta.


“ Mas, aku mau ke toilet sebentar ya?” bisik Amanda.


“ Baiklah sayang, akau akan mengantar mu” ucap Adward.


“ Aku sendiri saja mas. kamu bisa kan membeilkanku kelapa muda, mas? Aku haus” pinta Amanda.


“ Apa kamu bisa mencari toilet sendiri? Tanya Adward ragu.


“ Aku bisa Adward sayang ku” ucap Amanda sambil merangkulkan tanganya ke leher suaminya.


“ Baik sayang. Aku akan mencari kelapa muda dan akan menunggumu di sana” Ucap Adward sambil menunjuk ke kursi panjang di pinggir pantai itu.


“ Okey.. aku akan segera menyusulmu setelah buang air kecil ini sayang.


Dan kamu harus sudah mendapatkan kelapa muda nya saat aku kembali nanti” ucap Amanda lalu pergi mencari toilet terdekat.


Setelah berlari mencari cari toilet akhirnya Amanda menemukanya dan dia segera masuk ke dalam dan segera mengeluarkanya segera karena sudah tidak tahan.


Setelah selesai Amanda lalu membuka pintu toiletnya dan segera keluar untuk menemui suaminya Adward.


Akan tetapi langkah Amanda terhenti. Tiba tiba saja sebuah lengan yang kekar mendorongnaya kembali masuk ke dalam toilet lagi yang membuatnya hapir terjatuh karena tidak seimbang.


Tetapi lengan kekar itu dengan sigap menahan nya agar Amanda tidak terjatuh dan lengan kekar itu bergegas untuk segera menutup pintu toilet dan menguncinya.


“Apa yang aku sedang aku lihat ?”


“ Jansen !!!!” batin Amanda kaget.


Belum sempat Amanda mengeluarkan kata katanya Jansen membungkam mulut Amanda dengan bibir sexy nya itu.


“Emmphh, Jansen!!” erang Amanda disela sela pagutan bibir nya dengan Jansen dan Amanda mendorong dada bidang laki laki itu.


“ Apa yang kamu lakukan Jansen” marah Amanda.


Tetapi Jansen menghiraukanya ucapan Amanda dan lagi lagi dia mencium bibir Amanda secara paksa dan lebih sensual.


“ Apa kau senang menyiksaku dengan memamerkan kemersaan bersama dia! Honey.. ” bentak Jansen denga kilatan merah di matanya.


“ Apa masalahnya ? Dia suamiku dan kita sudah menikah. Sedangkan kamu hanya orang yang yang baru aku kenal!” ucap Amanda pelan karena dia takut ada yang mendengar pembicaraanya dengan Jansen.


“ Aku menginginkan mu Honey.. untuk menjadi milik ku seutuhnya. Kau hanya milik ku Honey.." tegas Jansen.


Dia sangat menginginkan Amanda. apapun akan dia lakukan untuk mendapatkan cinta dari Amanda dan Amanda akan menjadi miliknya.


“ Hanya ada satu cara” pikir Jansen dalam batinya.


Jansen tersenyum kepada Amanda lalu tangan kirinya mulai menyentuh dan menyusuri punggung mulus Amanda dan tangan satunya lagi meremas pantat Amanda.


Hingga membuat tubuh Amanda gemetar saat Jansen melakukanya.


“ Aku sangat menginginkan mu, Amanda..” bisik Jansen yang sudah tak tahan lalu dia mulai menyusuri leher Amanda dengan lidahnya akan tetapi itu hanya sebentar saja dan berhenti karena sesorang mengetuk keras pintu tolietnya.


“ Ada apa ini? Apa ada orang di dalam? Apakah pintunya rusak?” teriak seseorang di luar sana.


“ Ada seseorang?” Panik Amanda.


“ Aku mohon lepasakn aku Jansen. Dan tolong lupakan tentang diriku. Kau hanya akan menyia- nyiakan hidupmu saja dengan hanya mengejar diriku.


Aku sudah menjadi milik sumiku Adward untuk selamanya” ucap Amanda memberi tahu dan segera pergi meninggalkan Jansen di sana.


Amanda kemudian keluar dari toliet dan segera menemui suaminya yang sedang menunggu dirinya.


Halloo.. semuanya, jangan lupa tinggalkan like, koment, dan Vote untuk selalu dukung autor ya ..


Agar selalu semangat menulisnya...


Semoga kalian semua menyukainya...


Dan terima kasih kalian semua yang telah mendukung autor dengan MengeVote.


xie xie.