
Happy reading..
Rumah sakit.
“Selamat Pagi.., bagaimana keadaanya pak ? apa ada sesuatu yang di rasakan ? seperti pusing atau mual ? “ tanya dokter sambil memeriksa keadaanya.
“ Agak mendingan dok, dan masih sedikit pusing saja dok “ ucap Robert.
“ Oh ya..kalau begitu.. akan memberikan resep baru “
“ Untuk memastikan keadaan bapak lebih baik pak Robert satu malam lagi menginap ya.. “ saran dokter yang menangani.
“ Baik dok. Tapi keadaan papa sudah baik kan dokter ? “ tanya Amanda resah.
“ Untuk saat ini sudah baik “ ucap dokter itu.
“ Terima kasih dokter..” ucap Amanda.
“ Mari saya antar keluar dokter “ ucap Adward.
**
“ Sayang kita makan dulu yuk, kamu kan dari pagi belum makan, mumpung papa lagi tidur, biar nanti suster yang jagain “ ajak Adward.
“ Iya mas “ jawab Amanda dan mereka pergi keluar untuk mencari makan di sekitar rumah sakit.
“ kita makan di sini ya sayang kamu pesen makanya dulu ya aku mau ke toilet sebentar” ucap Adward.
“ Iya jangan lama lama mas ” sahut Amanda pada suaminya.
" Iya sayang aku " bual Adward pada istrinya.
Setelah 15 menit lebih berlalu.
Karena lama dan tak kunjung datang Amanda mencari suaminya ke tolilet, tetapi saat menuju ke toilet Amanda sekilas melihat seseorang yang mirip dengan sosok pria itu.
“ Mana mungkin itu dia ? “ batin Amanda tidak percaya.
“ Sayang, kok kamu disini ? “ tanya Adward kepada istrinya.
“ Eh.. kamu udah keluar, kok lama banget sih ? “ tanya Amanda.
“ Maaf sayang, kamu jadi menunggu lama “ ucap Adward.
“ Iya gak papa, ya udah ayo mas, makananya Udah siap semua “ ucap Amanda.
**
Setelah selesai makan Amanda dan Adward kembali ke rumah sakit dan menunggu papa Robert.
Adward yang duduk di sofa menyuruh Amanda untuk duduk di sampingnya.
“ Sayang aku kangen sama kamu..” ucap Adward yang tak tahan karena sudah lama dia tidak bermanja manjaan dengan istrinya saat papa Robert di rumah sakit.
“ Ihh.. ini di rumah sakit.. nggak boleh begitu ah “ ucap Amanda.
“ Kalau nggak di rumah sakit boleh ? “ tanya Adward menggoda istrinya.
“ Nggak boleh “ ucap Amanda kesal.
“ Sayang...” bisik Adward di telinga Amanda.
“ Lagian papa masih tidur.. “ ucap Adward dan tanpa aba aba dia langsung meraup bibir istrinya. Menciumnya lebih dalam dan tangan nakal Adward sudah ingin membuka kancing kacing baju milik istrinya itu.
“ Mmhhh..hhh.”
“ Adward..” ucap Amanda lalu mendorong tubuh suaminya pelan untuk menyudahinya.
“ Tidak di sini “ ucap Amanda pelan karena takut nanti papanya bangun karena ulah Adward.
“ Maaf sayang. Aku tadi tidak terkontrol “ elak Adward.
**
“ Kalian sedang apa ? “ tanya Robert yang terbangun dari tidurnya karena suara mereka.
“ Papa ? udah bangun ? “
“ Emm.. papa lapar? , biar Amanda siapin makanan “ ucap Amanda gugup.
“ Kamu kenapa gugup Amanda ? seperti telah melakukan sesuatu hal ” ucap Robert yang sedang menggoda anaknya yang terciduk bermesraan saat dia tertidur.
“ Adward bisa ambilkan papa minum “ ucap Papa Robert pada menantunya.
“ Biar manda saja pa “ sela Amanda.
“ Tidak papa sayang, biar aku saja yang mengambilnya”
“ Ini pa airnya “ ucap Adward sambil memberikan gelas kepada Robert.
“ Terima kasih Adward “ ucap Papa Amanda.
“ Kalian berdua sebaiknya pulang dan istirahat di rumah saja, pasti kalian lelah menjaga papa. Lagian papa udah lebih baik sekarang “ ucap papa Amanda.
“ Tapi pa..” potong Amanda.
“ Papa di sini juga ada yang jaga, kamu pulang ya sama Adward, kasihan Adward “ ucap papanya lagi.
“ Kalau itu mau papa Adward dan Amanda tidak bisa menolaknya “ ucap Adward sambil tesenyum kepada Papa Robert seolah olah papanya mengerti apa yang di inginkanya.
“ Kita pulang dulu pa, papa baik baik di sini “ pamit Adward lalu dia menggandeng tangan istrinya.
“ Iya hati hati, jangan lupa buatkan papa cucu yang banyak ya Adward “ teriak papanya.
“ Baik pa, Adward akan berusaha dengan Amanda sekuat tenaga “ sahut Adward. sedangkan istrinya Amanda yang tertipu malu dengan ucapan papanya yang minta di berikan banyak cucu.
Di dalam mobil.
“ Apa .. papa tadi papa melihat kita ? “ tanya Amanda.
“ Mungkin saja sayang ” jawab santai Adward sambil tersenyum.
“ Kamu tadi dengar kan papa minta apa ?, bagaimana kalau kita memberikan cucu pada Papa ? “ ucap Adward.
Dan Amanda hanya menjawab dengan anggukan karena malu.
**
Sesampainya di depan rumah.
“ Mas aku mandi dulu ya badan aku udah lengket semua “ ucap Amanda lalu dia segera turun dari mobil.
“ Iya sayang, aku parkirkan mobil dulu “ jawab Adward.
Setelah memarkirkan mobilnya Adward langsung menuju ke kamar mandi menyusul istrinya.
Dan saat ini Amanda sudah melepaskan semua bajunya dan mengguyur seluruh badanya dengan shower yang mengaliri seluruh tubuhnya.
Amanda yang tidak sadar kalau suaminya telah masuk ke dalam kamar mandi itu lalu memeluknya dari belakang. Lalu tangan Adward menjalar meraba menyentuh perut Amanda kemudian naik ke atas dan meremas kedua gunung kembar milik istirnya itu.
Adward lalu mengecup dan menjilat tengkuk istrinya sambil meremas kedua gundukan daging kenyal milik istrinya.
Hingga tubuh Amanda yang tidak tahan pun menggeliat. Dan dia merasakan sesuatu di bawahnya menengang.
“ Emmmhh... “ desis Amanda sambil menegliat tak tahan.
“ Aku sudah tidak bisa menahanya lagi sayang “ desis Adward di telinga Amanda.
Adward lalu melepas semua pakainya. Dan saat ini mereka berdua tidak mengenakan sehelai benang apa pun.
Tidak sampai disitu Adward lalu melanjutkan aksinya dengan memojokan tubuh Amanda di dinding.
Adward mendekatkan tubuhnya kepada Amanda mencium bibir istrinya lagi dengan sensual dan ciuman itu kemudian turun ke dada Amanda. Adward membuka mulutnya dan mengganti mengulum daging kenyal Amanda yang sudah tegang itu secara bergantian.
Hingga membuat Amanda mendesah tidak tahan, Amanda lalu meremas rambut belakang Adward dan menekan kepala Adward agar lebih dalam lagi mengulum dadanya.
Tidak sampai di situ tangan Adward kemudian turun ke paha Amanda, membelainya naik dan turun berulang.
“ aku akan membuatmu merasakan kenikmatan yang luar biasa sayang , tapi tidak di sini ..” bisik Adward.
Adward lalu mematikan gucuran shower dan menggendong tubuh istrinya ke ranjang. Adward lalu membaringkan tubuh istrinya di ranjangnya.
Halloo.. semuanya, jangan lupa tinggalkan like, koment, dan Vote untuk selalu dukung autor ya ..
Agar selalu semangat menulisnya...
Semoga kalian semua menyukainya...
Dan terima kasih kalian semua yang telah mendukung autor dengan MengeVote.
xie xie