The Billionaire Contract Agreement

The Billionaire Contract Agreement
Part 44



Happy Reading..


Pagi Ini Adward sedang mengantarkan Amanda ke rumah sakit untuk menjenguk Papa Amanda, karena sedari tadi Amanda merengek terus ingin bertemu dengan Papaya.


“ Ayo Mas.. cepat, Papa sendirian di sana “ ucap Amanda pada suaminya.


“ Sabar sayang ya, disana juga ada suster yang jaga, jadi jangan khawatir ya..” tenang Adward.


Dan Amanda hanya terdiam saja dia mengalihkan pandangnya dari Adward suaminya.


“ Udah ayo kita pergi sekrang, aku nggak mau istriku ini nanti ngambek lagi “ goda Adward pada istrinya sambil mencubit pipi Amanda.


“ Ahhh.. sakit ..” ucap Amanda yang sedikit tersenyum itu.


Akirnya mereka berdua menuju ke rumah sakit, setelah tiba di rumah sakit ternyata di situ ada Roy yang sedang menemani papa Robert yang telah sadar dari komanya.


“ Papa..” ucap Amanda di susul air mata yang menetes di pipinya.


“ Papa udah sadar ?, Papa maafin Amanda yang nggak bisa jaga papa “ ucap sesal Amanda.


“ Amanda.. papa nggak apa apa kok, malah papa yang buat liburan kamu sama Adward jadi bernatakan” ucap pelan papanya yang masih terbaring lemah.


“ Katanya papa waktu itu di bawa langsung sama Roy? “ Tanya Robert.


“ Terima kasih ya Roy telah membawa Om dengan cepat ke rumah sakit “ ucap papa Robert.


“ Iya om, kebetulan waktu itu juga Roy mampir ke rumah dan langsung lihat Om terbaring” jelas Roy.


“ Heh.. sandiwara apa lagi ini “ batin Adward.


“ Em.. papa pasti belum makan, Amanda potongkan apel ya pa? “ ucap Amanda.


“ Iya, Manda “ balas papanya.


Drett..drrrtt..


“ Sudah ? “ jawab Adward.


...


“ Tunggu di sana aku akan segera datang “ balasnya lalu menutup telfonya.


“ Sayang, Papa.. maaf aku nggak bisa lama di sini. Ada masalah di kantor yang harus aku tangani sendiri “ ucap Adwad.


“ Iya Adward,papa tau kamu pasti sibuk sekali “ ucap Robert.


“ Iya mas, kamu hati hati ya di jalan “ ucap Amanda.


Adwardpun terdiam menatap wajah istrinya dan Amanda tau apa yang sedang di pikirkan oleh suaminya itu.


Dengan tau kebiasaan dia dan suaminya sebelum berangkat ke kantor. Amanda lalu memberikan ciuman di pipi suaminya dengan sedikit menahan malu karena ada Papanya di sini.


Dan setelah itu Adward pergi meninggalkan mereka untuk segera menuju ke kantornya.


Melihat langsung kemesraan mereka membuat hati Roy sakit.


“ Sabar Roy, kamu bisa sabar, sebentar lagi kamu akan mendapatkan kembali Amanda mu “ batin dalam hati Roy.


**


Sesampainya di kantor.


“ Kamu sudah menemukanya ? “ Tanya Adward tegas.


“ Sudah pak, dan saya telah mengikuti sampai ke kampung halamanya, dan menyuruh orang itu untuk mengatakan yang sebenarnya terjadi “ jelas orang suruhan Adward.


“ Ini semua bukti file nya dan rekaman suara pelayan itu yang mengakui kesalahanya “ ucap suruhan Adward.


“ Mana saya ingin lihat “ ucap Adward.


“ Kerja mu sangat bagus “ Puji Adward.


“ Terima kasih pak, kalau begitu saya pamit dulu” ucap orang suruhanya itu.


“ Tolong kamu ambil ini dan serahkan ke kantor polisi segera. Saya tunggu di rumah sakit” perintah Adward saat mentelfon pegawainya.


“ Baik pak “ ucap pegawai tersebut dan segera ke ruangan bosnya.


**


Setelah semua selesai dan beres sebelum pergi ke rumah sakit Adward memutuskan untuk mentelfon istinya.


“ Sayang, apa sampah itu masih di sana ? “ ucap Adward yang langsung ceplos.


“ Sampah ? Siapa? “ tanya Amanda bingung.


“ Iya dia masih di sini sedang mengobrol dengan papa “ balas Amanda.


“ Bagus kalau begitu, aku akan meberikan hadiah untuk dia “ ucap Adward.


“ Kamu mau buat apa mas ? “ tanya Amanda lagi.


“ Tenang saja sayang, sebentar lagi kamu dan papa mu pasti akan tau “ ucap Adward.


“ Aku akan ke rumah sakit sekarang sayang, tunggu aku di sana” ucap Adward lalu dia segera pergi ke rumah sakit.


**


Sesampainya di rumah sakit.


Adward berjalan menuju ke sebelah istrinya.


“ Kamu sudah kembali Adward ? “ tanya Robert.


“ Iya pa, aku sudah kembali “ ucap santai Adward.


“ Apa pekerjaan mu sudah beres semua ? “ tanya Roy basa basi.


“ Oh.. buat aku semua pekerjaan itu mudah sekali buat aku itu hanya tinggal menentukan jari. bahkan aku sudah sampai lagi ke sini “ ejek Adward pada Roy.


“ Oh.. bagus kalau begitu “ balas Roy yang sedikit di buat marah Oleh Adward.


Tok..Tok..Tok..


“ Selamat siang maaf kami mengganggu kalian semua” ucap Polisi tersebut.


“ Kedatangan kami di sini untuk mencari Pak Roy “ ucap Polisi itu.


“ Iya pak, saya sendiri ada apa ya ? “ tanya Roy bingung dengan kehadiran polisi di sini.


“ Bapak saya tangkap karena telah berencana menyuruh seseorang untuk meracuni saudara Robert” jelas polisi itu.


“ Sebentar pak, Tapi mana buktinya pak, saya tidak merasa menyuruh seseorang utnuk meracuni om Robert “ Jawab Roy.


“ Kami telah menagkap semua sanksi nya terutama asisten bapak yang terlibat langsung, menyuruh pembantu Pak Robert untuk memasukkan racun tersebut” ucap Polisi itu lagi.


“ Apa benar kamu yang melakukan semua ini ? “ ucap Robert kaget.


“ J A W A B Om, Roy !!!!! “ ucap Robert keras.


“ Tapi saya tidak melakuakanya pak..” elak Roy lagi.


“ Anda bisa jelaskan semua nanti di kantor polisi “ ucap polisi itu yang langsung membawa Roy dan asistenya keluar dan segera menuju ke kantor polisi.


“ Apa maksud semua ini mas ?” tanya Amanda pada suaminya.


“ Ada apa sayang ? “tanya Adward polos seolah olah tak mengerti.


“ Kamu pasti sudah menemukan buktinya kan ? kenapa kamu nggak bilang sama aku dulu, kalau aku tau dia yang meracuni papa, pasti aku akan..” ucap Amanda terpotong.


“ Akan apa sayang ..? “ ucap Adward pada isrtinya.


Amanda hanya terdiam.


“ Maaf sayang, aku tidak memberitahu mu karena aku ingin memastikanya lagi” jelas Adward pada istrinya.


“ Tapi sekarang kita sudah tau siapa yang meracuni papa kan, kamu pasti sudah lebih tenang “ ucap Adward yang lalu memeluk tubuh istrinya.


Papa Robert hanya diam saja dia tidak menyangka kalau Roy bisa melakuakn itu padanya.


“ Papa tidak menyangka kalau Roy beberbuat seperti itu “ ucap Robert.


“ Papa.. sudahlah pa. Dengan semua ini Papa juga harus waspada jangan terlalu percaya dengan orang lain” ucap Amanda.


“ Terima kasih Adward, telah mencari tau semua ini, papa bersyukur punya menantu seperti kamu yang sayang kepada istri dan keluarga” ucap Robert.


“ Sama sama pa , semua aku lakukan karena aku sayang kalian semua terutama istriku Amanda..” jelas Adward.


“ Tidak salah kamu mencari suami Manda, Adward begitu sangat mencintaimu” ucap papanya.


Halloo.. semuanya, jangan lupa tinggalkan like, koment, dan Vote untuk selalu dukung autor ya ..


Agar selalu semangat menulisnya...


Semoga kalian semua menyukainya...


Dan terima kasih kalian semua yang telah mendukung autor dengan MengeVote.


xie xie