
Happy reading..
Sesampainya masuk ke dalam rumah Amanda menaruh kotak itu di ruang Santai yang tumben sekali ruangan itu sepi. Lalu Amanda menaruh buah buahan yang di belinya tadi di dalam kulkas dan menaruh belanjaanya di dalam kamarnya.
Sesampainya di bawah dia langsung menuju ke ruang santai tadi sambil menunggu kekasihnya datang.
Amanda penasaran dengan isi kotak tersebut dia ingin sekali melihat apa isi dalam kotak itu, tetapi Amanda tidak berani untuk membukanya. Amanda terkejut ternyata kotak itu ditujukan untuknya dan dia bertanya tanya padahal kan ini bukan rumahnya kenapa mereka bisa mengrimkan paket ini ke sini?.
Dan tak mau menunggu lama lagi Amanda langsung membukanya , dia terkejut dengan apa yang ada di dalamnya itu.
“Aaaaaahh” jerit Amanda lalu melemparkan kado tersebut.
“Kenapa?” tanya Adward yang baru saja masuk ke dalam rumah , yang ikut terkejut dengan teriakan Amanda.
“iituu.. ada foto kamu, coba lihat” ucap Amanda sambil menunjuk kotak kado yang di lemparkanya tadi.
Adward langsung melihatnya dan di situ ada anak kelinci mati dengan banyak darah dan di sertai foto Adward di dalam nya dan tertulis.
“He will die soon, Amanda” Adward langsung memeluk Amanda untuk menenangkanya, dan dia memanggil papanya untuk bertanya tentang kado tersebut.
“Kamu jangan takut sayang, aku nggak akan kenapa kenapa” ucap Adward.
“Papa.. Mama..” teriak Adward, mamanya muncul dari dalam dan bertanya kenapa Amanda menangis.
“Kamu kenapa sayang?”tanya Mama Diandara kepada Amanda yang terlihat ketakutan di pelukan Adward, anaknya.
“Ada apa Adward? Kenapa kamu mengganggu papa dan mama mu malam malam begini?” tanya Papa Adward yang baru datang.
“Amanda diancam pah..” ucap Adward membuat Diandra dan Abraham terkejut, karena selama ini tidak ada seorang pun yang berani bermain main dengan keluarga Abraham sampai separah ini, ancama ini sudah termasuk parah dan membuat Abraham harus bertindak tegas untuk melakukan sesuatu.
“Kamu beneran ?” tanya Mama Diandra, hingga membuat orang linglung saking terkejutnya dengan apa yang di katakan oleh anaknya itu.
Mereka langsung menuju ke bawah di ruang keluarga untuk membahas masalah ini. Mama Diandra langsung melihat kotak yang di buka Adward dan dia sama terkejutnya dengan melihatnya.
“Apa ada orang yang tidak suka dengan hubungan kamu dengan Amanda? Dan dia ingin menyingkirkan kamu?” ucap papa Adward yang menjelasakan masalah ini membuat Amanda semakin sedih, dan menangis dipelukan Mama Diandra, Amanda tidak habis fikir dengan semua masalah yang menimpanya ini, dan dia hanya ingin bahagia hanya itu saja.. keanpa rasanya sesulit ini?
“Amanda bilang kemarin ada seseorang seperti sedang mengikutinya pa” ucaj Adward yang menjelasakan semuanya.
“Ya udah nanti biar papa urus semua ini, kamu tenangin Amanda aja dulu ya” ucap papahnya.
“Iya pa aku ke kamar dulu nanti biar bibi yang beresin semua” ucap Adward yang langsung berdiri dan menghampiri kekasihnya untuk membawanya di kamar.
Amanda memeluk erat Adward, dia merasa ketakutan dengan apa yang akan terjadi dengan ancaman yang akan membunuh Adward. Amanda berpikir siapa kira kira yang mengirimkanya apa kah Adik tirnya atau mantan kekasihnya dulu?.
"Apakah ini semua ulah Roy atau Rara? Seharusnya aku tidak menyeretmu dalam masalah hidupku. "ucap Amanda kepada Adward.
“Jangaan berkata seperti itu sayang. aku sangat mencintaimu dan menerimamu apa adanya dan jangan pikirkan itu sayang, tidak ada seorang pun yang akan menyelakaiku, sekarang kamu tidur dulu ya ? sudah malam dan aku akan memelukmu sampai pagi datang. Kamu nggak usah takut akan terjadi apa apa sama aku” ucap Adward sambil mencium kening Amanda dan memeluknya erat.
Lalu Adward ikut tidur ketika Amanda sudah memejamkan matanya dan nafasnya sudah kelihatan lebih tenang dari sebelumnya.
Halloo.. semuanya, jangan lupa tinggalkan like, koment, dan Vote untuk selalu dukung author ya ..
Agar selalu semangat menulisnya...
Semoga kalian semua menyukainya...
Dan terima kasih kalian semua yang telah mendukung author dengan MengeVote.
xie xie.
zai jian..