
Happy reading...
Jam sudah menunjukan pukul lima sore dan Amanda baru terbangun dari tidurnya, sore ini Amanda terkejut karena terlalu lama tertidur bahkan dia sampai tak sadar jika sekarang ini sudah pukul jam lima sore, hingga dia lupa akan janji Adward yang akan mengajaknya jalan jalan tadi pagi.
“Bangunnn” ini udah sore, nggak jadi jalan jalan kan jadinya. Ucap Amanda yang kesal dan dia langsung meninggalkan Adward dan bergegas untuk mandi.
Setelah Amanda selesai mandi, Adward tetap saja masih menutup matanya, lalu Amanda langsung menuju ke dapur untuk mengambil minuman dan mencari sesuatu untuk di makan, perutnya sangat lapar karena dia melewatkan jam makan siangnya,
Amanda melihat mama Diandra yang sedang memasak untuk makan malam dan Amanda lalu menyapanya.
“Hei Ma,” Sapa Amanda ketika selesai minum.
“Hei sayang , kamu dan Adward kenapa tadi nggak makan siang sih? Tadi mama cariin eh malah mama denger suara ******* ******* enak gitu” Goda mama Diandra kepada Amanda yang pipinya langsung memerah.
“Ihh mama, gara gara anak mama tuh aku jadi lupa makan siang” sebal Amanda.
“Pengen cepetan jadi Dady tu dia kali da, sekarang dia ada di mana? Kok nggak turun ? nggak lapar apa dia? ” tanya Diandra.
“Iya ma, Kak Adward itu kalau bangun susah ma, aku bangunin aja dia nggak bangn bangun , sampai aku selesai mandipun belum bangun” curhat Amanda.
“Kecapean kali ya, dia kan lagi ngebet ingin punya anak. hehehe. ..” ucap Mama Diandra.
“Oh ya mama udah atur semua persiapan pernikahan kamu sama Adward dan tanggal pernikahan mama majuin jadi tinggal tiga minggu lagi oke? Minggu besok kamu fitting baju sama milih cincin ya sama Adward yang lainya biar jadi urusan Mama sama papa ya.
“Iya ma, baik. ya udah aku bangunin kak Adward dulu ma” ucap Amanda dan langsung menuju kamar Adward dan dilihatnya Adward masih saja dengan posisi yang semula.
Akhirnya Amanda menjalankan aksinya dengan meraba dada Adward, Amanda lalu memberikan ciuman basah di seluruh dada bidang milik Adward dan hal itu sekses membuat Adward bangun. Nggak cuam dia yang bangun tapi juga adeknya juga ikut bangun.
“Kenap sih sayang, kamu mau lagi ?” tanya Adward masih dengan menutup matanya karena dia masih saja mengantuk padahal sudah jam segini.
“Kamu sih dibangunin nggak bangun bangun, coba lihat ini udah jam berapa tau? Gagal jalan jalan dong nih kita?” Ambek Amanda berharap Adward segera bangun sudah capek dia membangunkan Adward.
“Ya udah ayok kita jalan aku mau mandi dulu ya” ucap Adward dengan santai berjalan di depan Amanda tapa malu dan bahkan Adeknya yang masih mengacung tegak itu tak dihiraukanya.
“Ihh itu. .. itu kamu berdiri lagi! cepetan sana mandi, aku tunggu di bawah ya” ucap Amanda yang langsung melarikan diri kebawah dan membuat Adward tertawa terbahak bahak Adward paling suka melihat ekspresi kekasihnya ketika seperti itu, wajahnya akan memerah karena malu itu terlihat sangat menggemaskan di mata Adward.
Setelah selesai mandi Adward langsung menuju ke bawah menuju ke ruang makan. Dia langsung duduk di samping kekasihnya, tanpa komando Amanda langsung mengambilkan makanan untuk Adward kekasihnya itu, mereka berdua dan mama Diadra juga papah Adward akhirnya menyantap makan malamnya bersama sama, dan semua terlihat sangat bahagia dengan adanya Amanda bersama keluarga mereka.
“Ma aku mau jalan jalan ke Mall sama Amanda, mama mau titip apa?”
“Oh ya beliin stok buah aja Adward, soalnya stok buah mau habis” ucap mamanya.
“Siap ma” sahut Adward.
“Yuk Sayang kita siap siap sekarang mumpung masih jam delapan” ucap Adward, Amanda langsung menuju ke kamarnya untuk mengambil ponsel dan dompetnya.
Setelah mereka berpamitan mereka langsung menuju ke Mall yang dekat dengan rumahnya.
Karena terlalu hening akhirnya di tengah perjalanan Amanda buka suara.
“Emn, kemarin kok pas aku sama mama keluar kayak ada yang ngekutin aku sih” ucap Amanda yang sedang mengeluarkan isi hatinya.
“Ha? Kamu serius?” tanya Adward sedikit serius.
“Iya aku merasa begitu. Seperti Ada yang memata mataiku apa mungkin Cuma perasaanku aja ya?” timpal Amanda, Amanda bingung tetapi ini memang terjadi padanya.
Sesampainya di Mall mereka langsung menuju ke tempat buah buahan untuk membeli titipan dari mama Diandra, setelah dirasa cukup mereka langsung menuju ke kasir untuk membayarnya.
“Sayang kamu pengen beli apa?” tanya Adward.
“Nggak ada sih aku Cuma mau jalan jalan sama kamu aja” ucap Amanda.
“Kalau gitu beli jam yuk, mumpung aku juga lagi pengen beli” ajak Adward yang mengajak Amanda menuju ke toko jam tangan.
Kini Adward dan Amanda sedang berada di salah satu toko jam tangan yang sudah terkenal dengan kualitsnya, Adward sengaja kali ini dia ingin membeli jam couple agar bisa digunakan bersamaan dengan kekasihnya itu.
Adward tau Amanda nggak akan mau dibeliin kalau bukan dia yang memaksanya.
“selamat datang, ada yang bisa saya bantu?” ucap wanita penjaga toko yang ramah.
“Saya mau lihat jam tangan yang classic yang warnanya coklat yang couple ya” ucap Adward.
“Oh ya silahkan menuju sini pak”
“Sayang, kamu pakai ini ya” ucap Adward yang meperlihatkan jam tangan wanita classic seperti milik Adward.
“Ngga usah deh, ngerepotin kamu entar”Tolak Amanda.
“Nggak papa sayang, bentar lagi kan kamu jadi Istri aku jadi kan nggak papa” bujuk Adward kepada Amanda agar dia mau menerima jam tangan ini.
“Iya makasih sayang”
“Iya sayang ambil yang ini ya”
“Mbak saya ambil yang ini” ucap Adward kepada wanta itu dan langsung membayar belanjanya.
Setelah selesai mereka langsung pulang karena Amanda sudah lelah, padahal baru aja benatar keluar jalan jalanya.
Pada dasarnya Amanda hanya ingin keluar rumah bersama Adward tapi malah belanja seperti ini.
**
Sesampainya di rumah Amanda langsung keluar dari mobil dan membawa belanjaanya, akan tetapi saat mau masuk ke dalam Amanda melihat kotak berwarna merah tergeletak di dekat pintu masuk dan Amanda membawanya ke dalam rumah, karena dia mengira jika itu kirman dari seseorang untuk keluarga kekasihnya.
“Aku masuk dulu sayang” ucap Amanda kepada Adward yang sedang memarkirkan mobilnya.
“Iya sayang, tunggu aku di dalam ya” ucap Adward dan langsung menuju ke garasi mobil.
Halloo.. semuanya, jangan lupa tinggalkan like, koment, dan Vote untuk selalu dukung autor ya ..
Agar selalu semangat menulisnya...
Semoga kalian semua menyukainya...
Dan terima kasih kalian semua yang telah mendukung author dengan MengeVote.
xie xie.
zai jian..