The Best Decision

The Best Decision
Konferensi Pers 2



Hyeon menatap Myung yang ternganga dengan jawabannya, Hyeon mencium bibir Myung yang sedikit terbuka karena terkejut dengan pengakuan Hyeon. Selama ini mereka tidak pernah membahas tentang perasaan, namun hari ini Hyeon mengungkapkan perasaan nya di hadapan semua orang.


Hyeon melepaskan ciuman mereka, Myung menatap manik Hyeon untuk mencari kebohongan namun tidak ada.


"Tuan Hyeon" salah seorang reporter menginterupsi mereka yang sedang bertatapan satu sama lain. Hyeon menatap tajam ke arah reporter itu.


"Tuan Hyeon, apa alasan kalian menyembunyikan status pernikahan?" reporter itu menatap cemas bercampur takut.


"Seperti yang kalian semua ketahui, para fans fanatik tidak ingin kalau idol mereka dipasangkan dengan siapapun, meskipun sebenarnya mereka tidak menginginkan berada di posisi pasangan sang idol, saya ingin melindungi istri saya agar dia aman dari fans fanatik saya, seujung kuku pun saya tidak rela kalau istri saya di sentuh selain dari tangan saya" Hyeon tersenyum di akhir kalimatnya membuat banyak reporter yang histeris.


"Tuan" Salah satu menunjuk tangan.


"Saya harap ini pertanyaan terakhir" Moderator membatasi sesi tanya jawab dan mempersilakan reporter yang tadi untuk bertanya.


"Maaf sebelumnya saya tidak ingin bertanya kepada tuan tapi kepada Nona Myung" Reporter itu menatap ragu namun sepersekian detik Hyeon mengangguk.


"Nona banyak sekali berita tentang tuan Hyeon yang beredar, nona pasti tau berita itu, bagaimana menurut nona? Maksud saya bagaimana tuan Hyeon di ranjang?"


Wajah Myung memerah mendengar kalimat terakhir yang terlontar dari mulut reporter itu.


Hyeon menatap sekitar aula dengan wajah cemas namun tidak ada yang mengetahui hal itu selain dari manajer Han yang berdiri di dekat Hyeon.


"Tetapi saya agak kecewa dengan berita itu, tidak seharusnya mereka membuat berita yang bisa mencemarkan nama baik seseorang, Mereka tidak tau seorang yang mereka anggap gay bisa membuat saya berteriak frustasi di bawahnya, sebenarnya saya agak malu menceritakan hal seperti ini, tapi saya tidak ingin setelah ini ada berita yang mengatakan kalau suami saya gay. Dia bukan gay, dia adalah sosok yang sempurna, jika kalian bertanya apakah dia termasuk jajaran suami yang hot di ranjang? Jawabannya adalah benar, fantasi liar kalian tentang suami saya tidak jauh beda dengan fakta yang sebenarnya, dia bahkan sangat agresif, sangat berbeda dengan berita, saya merasa bersyukur mempunyai suami yang bisa menghangatkan saya kapan pun" Myung tersenyum di akhir kalimatnya.


Seung Ki tersedak mendengar penuturan Myung di TV tentang betapa liarnya Hyeon di ranjang. Berbeda dengan Ye Jun yang kelihatan marah.


"Saya kira demikian konferensi pers hari ini, silakan kepada narasumber untuk mengucapkan penutup"


"Kedepannya saya harap para fans saya di luar agar mereka memcintai istri saya layaknya mereka mencintai saya, jika kalian tidak sanggup mencintai istri saya, maka setidaknya jangan membenci nya, terima kasih telah menghadiri konferensi pers hari ini, selamat siang"


Hyeon meninggalkan podium sambil menggenggam erat tangan Myung. Sementara itu manajer Han mengurusi acara konferensi pers di dalam aula itu.


Sesampainya di mansion Myung dan Hyeon di sambut Seung Ki dan Ye Jun dengan tatapan jahil.


"Myung noona, kau begitu beruntung mempunyai suami yang bisa membuat Noona berteriak frustasi" Seung Ki sengaja mengikuti langkah kaki Myung hingga ke tangga, Myung pura pura tidak mendengar ucapan Seung Ki.


BERSAMBUNG 🙂🙂🙂