
Xavier pun keluar dari mobil dan berjalan masuk kedalam Mansion.Dia pun langsung merebahkan tubuhnya diatas sofa.
"Mungkin dengan cara berjauhan sementara mampu menghilangkan sikap egois pada diriku dan merenungi kesalahanku pada Sera," gumam Xavier
"Sera aku merindukanmu sayang aku ingin memelukmu dan menciummu.Aku enggak sanggup berjauhan darimu sayang.ini semua terjadi karena keegoisanku dan juga amarah dalam dirikulah yang membuatmu terluka dan kecewa," ungkap Xavier dengan tatapan penyesalannya
Sementara di mansion daddy Anton Sera berada didalam kamarnya.Dia menangis mengingat sikap suaminya yang telah membentaknya. Sera pun merasa kecewa dengan sikap suaminya tersebut yang tidak memahami keadaannya yang rapuh.
"Untuk saat ini aku belum siap bertemu denganmu Xavier aku hanya kecewa pada sikapmu yang sedikit egois itu," gumam Sera lirih
"Aku harap dengan kita berjauhan kita bisa saling mengintropeksi diri masing masing," ucap Sera dengan pelan
Sera pun merebahkan tubuhnya diatas ranjang karena dia lelah menangis. Tok..tok.tok mommy Della pun mengetuk pintu kamar Sera namun Sera hanya diam. Cklek pintu kamar terbuka dan mommy pun langsung masuk kedalam.Dia menghampiri puterinya yang kini tengah berbaring.
"Sera sayang," panggil mommy dengan lembut
Sera pun langsung duduk dengan tegak dan sang mommy langsung duduk disebelahnya. Mommy menatap puteri semata wayangnya yang matanya sembab karena habis menangis.
"Ada apa mommy?" tanya Sera
"Ayo turun kebawah kamu pasti belum sarapankan?" tanya mommy
"Aku lagi enggak berselera mommy," jawab Sera sambil menggeleng
"Sebentar mommy ambilkan makanan dulu jika kamu tidakmau turun," ujar Mommy
Mommy pun berdiri dan berjalan keluar dari kamar Sera.Dia menuruni tangga lalu berjalan menuju kedapur.Sampai disana dia segera membuatkan nasi goreng.Beberapa menit kemudian Mommy meletakkan piring berisi nasgor dan segelas air diatas nampan.Lalu dia membawa kembali makanan itu menuju kekamar Sera.Cklek pintu kamar terbuka dan mommy pun langsung masuk kedalam.Dia menaruh makanannya disebelah Sera.
"Ayo sayang makanlah dulu agar kamu tidak sakit," bujuk mommy
"Baiklah mommy," jawab Sera
"Berbaringlah sayang jika kamu merasa lelah," ujar Mommy
Sera pun mengangguk sementara mommy mengambil nampan tersebut dan keluar dari kamar Sera.Tiba tiba hape Sera berbunyi dan dia pun segera memngambil hapenya dri dalam tas.Sera menatap nanar karena Xavier lah yang menghubunginya.Dia pun langsung mematikan hapenya langsung.
"Sebenarnya aku merindukanmu Xavier namun aku takut jika kamu membentakku lagi," gumam Sera lirih
Sementara Xavier merasa frustrasi karena sambungan teleponnya dimatikan langsung oleh Sera dan hape Sera pun tidak aktif. Mommy Clarissa dan Daddy Aldrich pun langsung datang.Mereka pun merasa kasihan dengan keadaan puteranya.Mereka berdua pun langsung menghampiri Xavier yang yang terlihat kacau.
"Xavier tenangkan dirimu nak," tegur Mommy Clarissa dengan lembut
"Mommy istriku tidak mau bertemu denganku
ini semua karena sikap egoisku mommy," ungkap Xavier sendu
"Kamu harus kuat dan biarkan Sera menenangkan dirinya dirumah mommy mertuamu.Dia masih kecewa dengan sikapmu itu sayang jadi berilah waktu untuk Sera," ujar Mommy Clarissa dengan bijak
Xavier pun langsung berdiri dan berjalan gontai dengan penampilan acakannya.Dia langsung menaiki tangga menuju kekamarnya Sekaligus kamar istrinya.Mommy Clarissa pun memitikkan airmatanya melihat puteranya dalam keadaan menyesal dan dia teringat dengan kejadian dimasalalu dia.
"Apa yang dialami Sera sama seperti aku namun aku justru menyalahkanmu Daddy," ucap Mommy Clarissa sambil menatap kearah daddy
"Mommy sudahlah mom lupakanlah masa lalu" balas Daddy Aldrich sambil menghapus air mata mommy
"Aku harap Sera segera kembali dan memaafkan sikap Xavier.Mommy tidak sanggup melihat putera kita seperti ini," ujar Mommy Clarissa
Daddy Aldrich pun langsung memeluk erat sang istri.Dia mengerti dengan perasaan istrinya saat ini dan dia juga tidak tega melihat puteranya terpuruk.
tbc