
"Sudah jangan cubit lagi sakit tahu," keluh Xavier
"Makanya jangan mesum terus pikiran kamu sayang dan dasar mesum," pekik Sera kesal
Xavier hanya terkekeh melihat sera yang kesal padanya.Diapun memeluk Sera dari samping dan Sera menyandarkan kepalanya di dada Xavier.Dia mencium pelipis Sera dengan lembut.
"Sayang bagaimana kalau kita ber******** di sofa," tawar Xavier
Sera terdiam dan memilih mengabaikan ucapan Xavier yang mesum.Sementara Xavier tengah merajuk lalu tangan kirinya mulai meraba raba hingga ke dada Sera.Sera yang kesal langsung mencubit tangan nakal Xavier hingga membuatnya meringis.Dia mengambil hapenya dan memilih mengotak atik hapenya.Xavier mendengus melihat kekasihnya mengacuhkannya dan membiarkan meringis kesakitan pada tangannya.
"Sayang kenapa kamu mengabaikan ku," rajuk Xavier
"Hemm," gumam Sera tanpa mengalihkan pandangannya dari hapenya
Xavier merasa kesal dan langsung merebut hape Sera lalu menaruhnya dimeja.Xavier langsung membalik tubuh Sera dan membawanya kepangkuannya. Sera duduk di pangkuan Xavier dan mengalungkan kedua tangannya.Dia tersenyum menatap Xavier tengah merajuk seperti bayi.
"Dasar bayi besarku makanya jangan mesum terus sayang," ledek Sera sambil tertawa
"Bayi besar yang bisa membuat bayi kan sayang," balas Xavier tersenyum nakal
Blush kedua pipi Sera langsung merona mendengar ucapan Xavier.Sementara Xavier tersenyum menyeringai kearah Sera.Dia pun langsung menyembunyikan wajahnya dileher Xavier.Nafas hangat dan aroma wangi dari tubuh Sera membuat gairahnya memuncak.Xavier merasakan sesak pada bagian bawahnya.
"Sayang kamu mau menggodaku hem," geram Xavier
"Maaf sayang ," ucap Sera mengangkat
kepalanya dan menjauhi leher Xavier
Sera segera turun dari pangkuan Xavier dan Xavier hanya menghela nafas kasar.
Dia melirik arlojinya menunjukkan angka 06.00 sore.Sera menatap Xavier dengan tatapan sedikit bersalah karna membuatnya tersiksa. Sera duduk di sofa merapat kearah Xavier kemudian membelai wajahnya.
"Sayang kamu ingin melakukannya ya hemm?" tanya Sera
"Iya sayang dan kini aku sangat tersiksa," ungkap Xavier sambil memelas
"Masih ada waktu sayang satu jam saja," bujuk Xavier
Sera menghela nafas lalu dia langsung menganggukkan kepalanya menatap Xavier.Xavier tersenyum cerah menatap kekasihnya.Dia langsung membuka pakaian mereka hingga polos.Lalu dia melakukannya di sofa dan Sera terus menjerit kan namanya menikmati permainan Xavier.1 jam kemudian Xavier menyudahi permainannya dan dia turun dari tubuh Sera.Xavier segera memakai celananya kembali dan langsung mengendong Sera menuju ke kamar.
"Aku mandi dulu sayang ," ucap Xavier tanpa menunggu jawaban Sera
Selesai mandi Xavier segera memakai Jas dan celana nya setelah itu dia turun ke bawah.Sementara kini gantian Sera yang mandi.Beberapa menit kemudian selesai mandi Sera segera memakai gaun berwarna merah dengan bagian dada sedikit rendah.
lalu dia menata rambutnya dengan gaya Romantic Twists setelah itu make up.
Selesai makeup dia segera keluar dari kamar dan menuruni tangga.
"Xavier sayang," panggil Sera
Xavier menoleh dan terpesona dengan penampilan Sera yang begitu cantik seperti bidadari.Lalu dia merasa geram dengan gaun yang dipakai Sera.
"Sayang kamu sangat cantik malam ini dan kenapa gaun yang kamu pakai harus yang ini," protes Xavier tidak terima
"Memangnya apa yang salah dengan gaunku?" tanya Sera bingung
"Aku tidak mau tubuhmu terlihat dan ditatap pria lain sayang," geram Xavier dengan nada posesif
Sera tersenyum sambil mengangguk mengerti dengan ucapan kekasihnya. Lalu dia mencoba merayunya agar tidak kesal lagi.
"Sayang sekali ini saja sayang ya please," ucap Sera sambil memohon
"Baiklah sayang aku izinkan kali ini tetapi selesai dari pesta aku akan menghukummu," ungkap Xavier sambil tersenyum menyeringai
Sera mendengus dan berjalan mendahuluinya.Xavier tersenyum penuh kemenangan dan segera menyusul Sera.
TBC