
Mereka masuk kedalam mobil lalu melajukannya kencang menuju ke rumah Jenny.Didalam mobil tangan Xavier menggenggam tangan Sera dengan erat hal itu membuat Sera menoleh dan tersenyum tipis.
"Jangan cemas sayang aku akan selalu di samping mu," ujar Xavier sambil tersenyum
"Iya sayang," balas Sera dengan singkat
Xavier pun kembali fokus menyetir. beberapa menit kemudian mereka telah sampai di mansion milik orang tua Jenny.Mereka berdua segera keluar dari mobil dan Xavier segera merangkul pinggang Sera dan berjalan masuk ke dalam mansion.
Didalam mansion banyak tamu yang diundang dan Jenny yang melihat kedatangan Xavier tersenyum sumringah.Namun dalam sekejap senyumnya lenyap melihat wanita yang bersama Xavier. Xavier dan Sera menghampiri Jenny dan mengucapkan selamat ulang tahun.
"Selamat ulang tahun jenny," ucap Sera sambil tersenyum manis
"Terimakasih," jawab Jenny dengan nada ketus
Jenny beralih menatap kearah Xavier dan tersenyum manis padanya.Dia langsung bergelayut manja pada lengan Xavier namun Xavier langsung menepisnya.
"Kenapa sayang?" protes Jenny
"Apakah kamu tidak melihatku yang membawa pasanganku," ucap Xavier sambil merangkul pinggang Sera
"Kamu itu tunanganku kenapa malah bersama wanita j***** ini ," teriak Jenny emosi
Semua tamu langsung berbisik bisik membicarakan Sera hal itu membuatnya tidak nyaman.Sementara Jenny tersenyum puas melihat Sera malu.Xavier mengeraskan rahangnya dan menatap tajam Jenny.
"Siapa yang kamu sebut wanita j******ng hah bukankah kamu 2 tahun lalu yang memohon mohon padaku untuk bertunangan padamu jika aku tidak mau kamu akan bunuh diri," bentak Xavier dengan nada tinggi
Jenny langsung terdiam mendengar pengakuan Xavier mengenai dirinya. Semua orang langsung menatap jenny dan berbisik bisik mengenai dirinya. Sementara Sera tersenyum menyeringai menatap Jenny.
"Aku putuskan akan membatalkan pertunangan kita Jenny," ucap Xavier dengan nada datar
Jenny terbelalak sekaligus terkejut mendengarnya begitu juga dengan kedua orang tua Jenny.Dia mengalihkan pandangannya dan menatap tajam Sera. Namun Sera hanya mengacuhkan tatapannya dan memilih memeluk Xavier.Hal itu membuat Jenny geram dan langsung mencengkeram tangan Sera. Sera meringis merasakan pergelangan tangannya sakit.Xavier yang emosi langsung menarik Jenny dengan kuat dan mendorongnya kasar.
"Xavier kamu keterlaluan kamu telah menyakiti putriku," ucap Wisnu , papa dari Jenny dengan emosi
"Beritahu puterimu jangan pernah mengusik dan menyakiti kekasihku.Jika kamu berani melakukannya aku akan membuat perusahaanmu bangkrut dan hancur begitu juga kehidupan putermu ," ancam Xavier dengan nada serius
Jenny dan orang tuanya merasa ketakutan mendengar ancaman dari Xavier.Setelah itu Xavier mengajak Sera keluar dari rumah Jenny. Sementara Jenny menatap Sera dengan penuh kebencian dan mengepalkan kedua tangannya.Xavier dan sera langsung masuk kedalam mobil dan melajukannya dengan kencang.Didalam mobil Xavier melirik kearah Sera yang terdiam.
"Sayang tangan kamu masih sakit?" tanya Xavier cemas
"Eh tidak kok sayang tanganku sudah enggak papa," balas Sera tersenyum manis
Xavier merasa lega mendengarnya lalu dia kembali fokus menyetir.Sementara Sera memilih diam dan menatap keluar kaca mobil dan hanya keheningan melanda keduanya.Beberapa menit kemudian mereka telah kembali ke mansion Xavier.Mereka keluar dari mobil dan berjalan masuk kedalam mansion.
"Sayang bisakah kita tidur dikamar masing masing," ungkap Sera
"Kenapa sayang?" tanya Xavier bingung
"Kita kan belum menikah Sayang," ucap Sera dengan nada pelan
"Baiklah sayang aku menyetujui ucapanmu," balas Xavier tersenyum tipis
Mereka langsung berjalan menaiki tangga menuju kekamar dan Sera segera mengambil koper dan pakaiannya.Lalu dia keluar dari kamar dan masuk kedalam kamar satunya setelah diberi kunci oleh Xavier.Dikamar barunya Sera menaruh pakaiannya kedalam lemari setelah itu dia segera membersihkan tubuhnya. Setelah mandi dan berganti pakaian Sera merebahkan tubuhnya di ranjang.
Sementara di kamar nya Xavier sudah berganti pakaian dan kini dia mencoba memejamkan matanya namun tidak bisa. Lalu dia bangkit dari ranjang dan keluar kamar menuju kamar sebelahnya.Cklek pintu kamar terbuka dan dia masuk kedalam kamar Sera dan langsung merebahkan tubuhnya disamping Sera.
"Sayang aku tidak bisa tidur kalau tidak memelukmu," gumam Xavier
Xavier memeluk Sera dari belakang dan menaruh kepalanya dileher sang kekasih.Lalu dia memejamkan matanya menuju kedalam mimpi.
TBC