
Keesokkan harinya Xavier dan Sera kini sudah selesai berpakaian dan memutuskan keluar dari kamar.Mereka berjalan menuju ke meja makan bergabung dengan orang tua mereka.
"Pagi semuanya," sapa Sera sambil tersenyum manis
"Pagi sayang," jawab Mommy Clarissa
"Mommy Della dan Daddy Anton kapan datangnya?" tanya Sera bingung melihat kehadiran orang tuanya
"Baru saja sayang ayo sarapan dan mommy sudah membuatknmu susu," sahut Mommy Della
Sera tersenyum cerah lalu mengangguk. Mereka semua pun sarapan bersama tanpa ada obrolan hanya ada suara dentingan sendok yang beradu.Selesai sarapan para mommy pun langsung membereskan meja makan sementara Xavier membawa istrinya keruang tamu dan duduk disana.Para Daddy memilih bermain catur berdua disamping teras.Ting..tong..Bi Sari yang mendengarnya pun langsung segera melangkahkan kakinya menuju ke pintu.Cklek pintu terbuka dan berdirilah Max, Maureen dan Baby Jonathan.
"Silahkan masuk nona, tuan nyonya Sera ada diruang tamu," ungkap Bi Sari
"Terimakasih Bi," jawab Maureen sambil tersenyum
Max merangkul pinggang istrinya dan berjalan menuju ke ruang tamu dan Maureen menggendong putera pertama merela.Mereka pun langsung duduk disofa dan tersenyum menatap Xavier dan Sera.
"Maureen apa kabarmu?" tanya Sera heboh
"Aku baik Sera dan berapa usia kandunganmu sekarang?" tanya Maureen sambil menatap perut buncit sahabatnya
"Lima bulan Reen dan putra kamu namanya lengkapnya siapa?" tanya Sera
"Halo aunty nama aku Jonathan Oliver Stefanus aunty," jawab Maureen sambil meniru suara anak kecil
Sera berdiri dan berpindah duduk disebelah Maureen dengan pelan.Sementara Max duduk disebelah sepupunya yaitu Xavier. Mereka berdua memperhatikan para istri istri mereka.Sera mengelus pipi baby Nathan yang ada dalam gendongan Maureen.
"Baby Nathan sangatlah tampan," puji Sera sambil tersenyum
"Iya dia tampan sama seperti Papinya," ujar Maureen tersenyum sambil melirik kearah Max suaminya
"Oh ya Sera calon anak kalian jenis kelaminnya apa?" tanya Maureen
"Aku belum tahu Reen karena aku belum check up biarkan menjadi kejutan nantinya saat dia lahir nanti," jawab Sera sambil tersenyum
Maureen tersenyum mengangguk mendengar ucapan dari sahabatnya.Dia menatap putranya lalu menciumnya sekilas.Sementara Sera merasa ikut bahagia melihat sahabatnya bahagia.
"Kalian melupakan para suami kalian ya," cibir Xavier pada Sera dan Maureen
Maureen dan Sera saling berpandangan kemudian mereka pun tertawa terbahak bahak.Sementara Max dan Xavier mendengus melihat keduanya.Sementara orang tua merekanpun hanya menggelengkan kepalanya.
"jadi kalian ngambek karena kami abaikan begitu?" tanya Maureen
Max dan Xavier langsung mengangguk. sementara Maureen menggelengkan kepalanya melihat tingkah suami dan sepupunya tersebut.
Xavier langsung pindah duduk disebelah istrinya dan merangkulnya dari samping begitu juga dengan Max yang duuk disebelah Maureen.
"Sayang akukan lagi pengen melihat baby Jonathan keponakan kita karena aku masih kangen," gerutu Sera
"Maaf ya sayang aku kan enggak suka diabaikan oleh kamu benarkan baby?" tanya Xavier pada calon anak mereka diperut istrinya
Sera merasa gemas dengan suaminya dan diapun langsung mencium bibir suaminya sekilas.Sontak membuat bibir Xavier sedikit terangkat membentuk senyuman.
"Bayi besar jangan ngambek dong enggak malu apa sama keponakan dan juga calon anak kita ini," ujar Sera tersenyum sambil mengelus perutnya
Xavier tersenyum lalu mencium kening istrinya hal itu juga dilakukan oleh Max pada Maureen.orang tua Xavier dan Orang tua Sera ikut tersenyum melihat dua pasangan didepannya yang harmonis dan selalu mesra itu.
jangan lupa like vote rate dan komen
End tidak nih????