
Xavier pun sudah sampai di mansion nya.Dia segera keluar dari mobil dan berjalan masuk kedalam.Para pelayan pun menyambut tuan mudanya dan hanya dibalas gumaman oleh Xavier.Dia terus berjalan dan menaiki tangga menuju kemarnya.Cklek pintu kamar terbuka Xavier langsung masuk kedalam. Dia memutuskan segera membersihkan tubuhnya di kamar mandi.Beberapa menit kemudian Dia keluar dengan selembar handuk dan berjalan menuju ke lemari.Xavier segera mengambil kaos dan celananya kemudian dia langsung memakainya. Setelah itu Xavier duduk di ranjang dan mengambil hapenya palu mengirimi Sera pesan.
"Sayang aku merindukanmu," ucap Xavier dalam pesan setelah itu mengirim nya ke Sera
Di kamar nya Sera mengambil hapenya lalu membaca pesan yang masuk.Dia pun langsung tersenyum mendapat pesan dari bayi besarnya.
"Aku juga merindukanmu bayi besarku," balas Sera dengan emoticon ketawa
"**Hemm siap siap saja sayang saat kamu sudah resmi menjadi istriku aku akan menggempurmu tanpa henti," balas Xavier dengan cepat
"Oh ya aku sudah tidak sabar menantikan hal itu sayang," ledek Sera**
Di kamar nya Xavier hanya mendengus membaca balasan pesan kekasihnya yang terus mengejeknya.Dia semakin tidak sabar ingin segera menjadi suami dari Sera. Sementara Sera kini tengah tertawa puas telah menggoda calon suaminya yang super mesum lewat pesan.Xavier tersenyum licik dan langsung membalas pesan kekasihnya.
"Bagaimana kalau pernikahan kita diajukan menjadi besok?" tanya Xavier dalam pesan
Sera pun terkejut dengan balasan pesan dari calon kekasihnya.Dia tidak menyangka Xavier akan memberi saran agar memajukan tanggal pernikahan. Sera pun segera membalas pesan kekasihnya itu dengan raut panik.
"**Tidak sayang pernikahan kita tetap lima hari lagi," protes Sera
"Ku tadi cuma menggodamu sayang jadi jangan memajukan pernikahan kita ya," balas Sera**
Xavier pun langsung tertawa terbahak bahak setelah membaca pesan balasan dari kekasihnya.Dia berhasil membalas kejahilan dari calon istrinya itu.
Drrt drtt Sera membuka pesan dari Xavier dan membacanya. Dia mendengus setelah membacanya dan lalu menaruh hapenya diatas nakas.Kini
Sera merasa sangat merindukan Xavier dan ingin segera memeluknya dengan erat. Sementara Xavier tertawa penuh kemenangan karena kekasihnya pasti sedang kesal saat ini.Setelah itu dia berdiri dan keluar dari kamarnya.Xavier menuruni tangga menuju ke dapur. Disana dia meneguk air putih setelah itu dia berjalan menuju ke ruang tamu. Xavier melihat orang tuanya yang kini tengah bermesraan diruang tamu. Dia pun langsung duduk disofa dan menatap kedua orang tuanya secara bergantian.
"Mommy dan Daddy mesra sekali," sindir Xavier
"Yaampun calon pengantin pria sedang cemburu melihat kemesraan kita dad," ledek Mommy Clarissa sambil tertawa
"Kamu kenapa nak tidak mendapat jatah dari Sera ya," goda Daddy Aldrich tersenyum mesum
Mommy yang mendengar ucapan Daddy langsung mencubit paha suaminya.Daddy pun meringis kesakitan sementara Xavier tertawa melihat daddy-nya kena cubitan mommy.Daddy menatap puteranya dengan tatapan tajamnya namun hanya diabaikan oleh Xavier.
"Hemm aku merindukan Sera mommy," ungkap Xavier
"Sabar sayang sebentar lagi kamu akan menikah dengannya dan siapa saja yang ingin kamu undang nak dalam pernikahanmu?" tanya Mommy
"Mungkin sahabatku waktu SMA dan keluarga kita," jawab Xavier
TBC