Say Love Me, Please

Say Love Me, Please
Episode 81



Keesokan harinya matahari pun menyinari kamar pasangan suami istri tersebut.Sera pun membuka matanya dan menatap tangan suaminya yang memeluknya dari belakang.


Dia pun menurunkan tangan suaminya dengan pelan lalu berbalik menghadap kearah suaminya.Sera tersenyum menatap sang suami yang masih tertidur pulas lalu dia pun memperhatikan wajah suaminya.Mata yang ketika menatapnya penuh cinta, Hidung yang mancung , rahang suaminya yang seksi dan juga Bibir yang selalu menciumnya juga mengatakan kata cinta pada dirinya setiap hari.


"Suamiku kalau tidur tetaplah tampan dan seksi," ungkap Sera sambil terkikik


"Memangnya kamu baru tahu suamimu selalu tampan dan juga seksi dalam kondisi apapun hemm," goda Xavier lalu membuka matanya


"Aku juga tambah seksi sayang apalagi dalam keadaan telanjang," ucap Xavier sambil tersenyum nakal


"Kamu memang mesum akut hubby" ledek Sera dengan pipi merona


Xavier pun langsung terkekeh mendengarnya kemudian dia menyandarkan tubuhnya di dipan ranjang.Sera pun memutuskan bangkit dari ranjang dan berjalan menuju ke kamar mandi.Beberapa menit kemudian dia keluar dari kamar mandi dan Xavier pun turun dari ranjang dan mendekatinya.Dia meraih pinggang istrinya lalu mencium bibir dan keningnya sang istri sekilas.


"Sayang kamu antar aku ke dokter kandungan ya hari ini," ucap Sera


"Iya sayang karena hari ini aku enggak ke kantor nanti aku temenin check up," balas Xavier


setelah itu dia pun melepaskan rangkulannya dan berjalan menuju ke kamar mandi. Sementara Sera segera memakai dress dan lalu duduk diranjang.Beberapa menit kemudian Xavier keluar dengan selembar handuk melilit dipinggangnya dan berjalan menuju ke lemari.Sera memperhatikan apa yang dilakukan oleh suaminya hal itu membuat Xavier menoleh dan tersenyum.Dia langsung memakai kemeja putih dan celana setelah itu menghampiri istrinya.


"Ayo kita keluar sayang," ajak Xavier


"Baiklah hubby ayo," Jawab Sera


"Sayang kamu tunggu dimeja makan ya aku mau buat susu ibu hamil untuk kamu," ucap Xavier


Sera tersenyum lalu mengangguk dan duduk dikursi dengan perlahan.Sementara Xavier berbalik dan berjalan menuju ke dapur.Bibi Sari tersenyum melihat sikap tuannya yang kini menjadi hangat dan ini pasti karena nyonyanya ini.


"Nyonya Sera terimakasih telah mengubah tuan Xavier menjadi orang yang hangat dan tidak dingin lagi," ucap Bibi Sari


"Bibi bisa saja sih aku beruntung memiliki suami seperti Xavier Bi," ucap Sera tersenyum menatap pelayan nya itu.


"Tuan Xavier begitu beruntung memiliki anda nyonya dan saya harap kalian selalu bahagia hingga anak dalam kandungan nyonya lahir dengan sehat," ungkap Bibi Sari


"Terimakasih Bi atas doanya," ucap Sera


Xavier kembali dengan segelas susu ditangannya dan membawanya ke meja makan.Sementara Bibi Sari segera pergi dari sana dan kembali kedapur.Xavier duduk disamping sang istri dan mereka pun sarapan bersama dengan tenang.Selesai sarapan Sera pun meminum susu yang dibuat suaminya hingga tandas.Xavier tersenyum melihat istrinya telah menghabiskan susunya.Dia melirik arlojinya menunjukkan angka 07.30 pagi.Mereka pun berdiri dan berjalan menuju keruang tamu dan duduk disofa.


"Oh ya 2 hari lagi pernikahan Max dan Maureen aku tidak sabar ingin melihat sahabatku bersanding dengan pria yang dicintainya," ungkap Sera dengan antusias


"Aku juga sayang aku harap Max bida menjaga Maureen dan setia padanya," ucap Xavier sambil tersenyum tipis


Sera pun tersenyum lalu menyandarkan tubuhnya ketubuh sang suami.Xavier melingkatkan tangannya diperut sang istri dengan pelan dan tangan kanannya mengelus perut rata istrinya.


tbc