Say Love Me, Please

Say Love Me, Please
Episode 106



"Mau pesan apa nyonya?" tanya pelayan


"Saya pesan Bubur Mangguh Bali , Rujak kuah Pindang dan minumnya es teh, dan kalau kamu mau pesan apa hubby?" tanya Sera pada sang suami


"Tidak sayang kamu saja yang pesan," tolak Xavier


"Ini saja," ucap Sera pada sang pelayan


Pelayan pun berbalik dan berjalan meninggalkan mereka.Sementara Xavier hanya mengerutkan dahinya melihat mood sang istri yang berubah ubah.Beberapa menit kemudian pelayan kembali sambil membawa nampan berisi pesanan Sera.Pelayan pun menaruhnya diatas meja lalu berbalik meninggalkan mereka.Sera pun langsung melahap Bubur Mangguh Bali nya dengan sangat lahap.Xavier pun mengelengkan kepalanya melihat sang istri yang begitu lahap.


"Pelan pelan sayang makannya," tegur Xavier


Sera pun mengangguk kecil dan setelah menghabiskan buburnya.Dia beralih ke Rujak Kuah Pindang dan menatapnya membuat Sera meneteskan air liurnya.Diapun langsung memakan rujaknya dengan lahap dan sangat menikmatinya. Selesai menghabiskan makanannya Sera pun langsung meminum es teh nya hingga tandas.Xavier pun tersenyum melihat sang istri yang selesai makan.


"Masih lapar tidak sayang?" Tanya Xavier


"Sudah kenyang hubby," jawab Sera sambil memegang perutnya


"Pelayan," panggil Xavier


Pelayan pun langsung berjalan mnghampirinya dan berdiri diantara mereka. Xavier segera mengeluarkan uang dari dompetnya dan menyerahkannya pada pelayan.Mereka pun keluar dari rumah makan tersebut dan hendak masuk kemobil namun Sera menghentikannya.


"Hubby tiba tiba aku pengen es Tambring," ucap Sera tiba tiba


"Es tambring apa itu?" tanya Xavier bingung


"Ck kamu orang kaya kok enggak tahu sih hubby dan sebaiknya ksmu mencari infonya diinternet lewat hapemu," cibir Sera kesal


Xavier mendengus mendengar cibiran istrinya.Dia langsung merogoh hapenya dari saku lalu mencari tahu tentang Es Tambring. Setelah mengetahuinya dia pun nyengir kearah sang istri yang menatapnya tajam.


"Kenapa tadi kamu tidak pesan dirumah makan tadi sayang?" tanya Xavier


"Aku maunya baru sekarang bukan tadi hubby," balas Sera tak mau kalah


"Sst sayang jangan menangis oke kita akan mencari Es Tambring sesuai keinginanmu sayang," bujuk Xavier


Sera menganggukkan kepalanya dan Xavier pun melepaskan pelukannya pada sang istri.


Mereka pun berjalan kaki menuju ke rumah makan lagi dan membeli Es Tambring.Setelah mendapatkannya mereka pun duduk kembali disebuah rumah makan dan membiarkan Sera menikmati Es Tambringnya.


"Hubby kamu mau tidak Esnya?" tawar Sera


"Buat kamu saja sayang kan kamu yang pengen," tolak Xavier dengan halus


Selesai menghabiskan Es Tambringnya Sera dan Xavier segera membayarnya.Setelah itu mereka berjalan menuju ke mobilnya.Mereka pun langsung masuk kedalam mobil dan melajukannya dengan kecepatan sedang.Sera melirik jam tangannya menunjukkan angka 01.00 siang.Tiba tiba dia merasa kepalanya pusing dan Sera pun memijit pelipisnya tersebut. Xavier pun menoleh dan mengernyitkan dahinya melihat istrinya yang memijit pelipinya.


"Kamu kenapa sayang?" tanya Xavier panik.


"Aku cuma pusing kok sayang," balas Sera sambil tersenyum kecil


"Apa sebaiknya kita kedokter sayang," tawar Xavier dengan raut paniknya


"Tidak usah sayang sebaiknya aku tidur saja," ujar Sera


"Baiklah kamu tidur saja kalau begitu," ucap Xavier


Sera mengangguk lalu diapun langsung bersandar pada kursinya dan dia pun memejamkan matanya perlahan.Xavier pun kembali fokus menyetir namun sesekali melirik kearah istrinya yang sudah tertidur. Lalu dia melajukan mobilnya menuju ke Hotel.


30 menit kemudian dia telah sampai didepan hotel dan langsung memarkirkan mobilnya. Xavier keluar dari mobil lalu mengendong istrinya dan membawanya masuk kedalam hotel.


tbc


Jangan lupa like , vote , rate dan komen makasih hehe